Menggerakkan Roda Ekonomi, 60 Mal Siap Dibuka Kembali

 

NERACA

Jakarta - Demi menggerakkan roda perekonomian yang melambat lantaran virus covid19, 60 mall dan pusat perbelanjaan di Jakarta akan kembali beroperasi dengan kondisi normal pada 5 dan 8 Juni 2020. Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta Ellen Hidayat dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (26/5), merilis daftar 60 mal yang akan kembali buka pada Jumat (5/6) dan empat mal yang buka pada Senin (8/6).

"Data mal anggota APPBI DKI Jakarta yang akan buka kembali (new normal) berdasarkan Pergub Nomor 489 Tahun 2020," katanya. Ke 60 mal yang buka pada 5 Juni 2020, yakni Plaza Indonesia, FX Sudirman, ITC Mangga Dua, ITC Cempaka Mas, Golden Truly, Gajah Mada Plaza, Senayan City, ITC Roxy Mas, Mal Mangga Dua, Mangga 2 Square, Plaza Atrium, Plaza Kenari Mas, Thamrin City, Harco Pasar Baru, Jakarta Design Center, Plaza Glodok, ITC Permata Hijau, Kota Kasablanka, Gandaria City, Plaza Blok M. 

Kemudian Onebelpark, Lippo Mall Kemang, The Plaza Semanggi, Pacific Place, Pejaten Village, ITC Kuningan, Transmart Cilandak, Pondok Indah Mall, Ciputra World Jakarta/Lotte Shopping Avenue, Kuningan City, Blok M Square, ITC Fatmawati, Kalibata City Square, Mal Ambasador, Mal Blok M, Plaza Mebel, Mal Taman Anggrek, Lippo Mall Puri, Mal Taman Palem, Puri Indah Mall. 

Selanjutnya Mal Ciputra Jakarta, Central Park Mall dan Neo Soho Mall, PX Pavilioun, Seasons City, Lippo Plaza Kramat Jati, Cibubur Junction, Mall Cipinang Indah, Tamini Square, AEON MALL Jakarta Garden City, Arion Mall, Buaran Plaza, Mall@Bassura, Pulogadung Trade Center, Pusat Grosir Cililitan, Pluit Village Mall, Emporium Pluit Mall, Pluit Junction, Baywalk Mall, WTC Mangga Dua, Koja Trade Center

Sementara empat mal yang buka pada 8 Juni 2020, yakni Grand Indonesia, Teras Benhil, Summarecon Mal Kelapa Gading dan Sunter Mal. Sebelumnya, APPBI sendiri menyebutkan ada serangkaian protokol kesehatan jika pusat perbelanjaan kembali dioperasikan.

Pertama, disiapkan check-point pengukuran suhu tubuh di seluruh pintu masuk. Karyawan mal serta pengunjung wajib pakai masker. "Semua karyawan mal dan tenant memakai bahan pelindung tubuh yang wajar sesuai dengan karakteristik jenis industrinya. selain itu disiapkan hand sanitizer di beberapa akses dan juga area yang menjadi area umum," kata Ellen.

Selain itu akan ada pengaturan jarak tanda agar konsumen mengikuti tata cara social distancing jika ada antrean baik di lift/travelator maupun di eskalator dan di area lain. Tempat duduk di area tempat makan juga akan diatur.

"Para tenant lainnya juga diminta mengatur tata cara agar ada social distancing sesuai dengan kategori bisnis yang dijalankannya, misalnya untuk area kasir, (detail pelaksanaannya akan dilakukan di masing-masing tenant)," katanya.

Selain itu, disinfektan rutin terhadap area-area mal tetap akan dilakukan. Pengelola juga mengatakan tak akan ada batasan usia pengunjung mal. Pengunjung di atas 45 tahun tetap diizinkan mengunjungi mal.

"Asosiasi pengelola mal tidak pernah berencana melakukan pembatasan usia pengunjung ataupun tidak pernah berencana melakukan diskriminasi usia bagi pengunjung. Bilamana ada berita yang beredar tentang hal tersebut, maka berita tersebut berasal dari pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Ellen.

Namun pengamat kebijakan publik Agus Pambagio mengingatkan bahayanya jika pusat perbelanjaan kembali dibuka tanpa bukti ilmiah (scientific evidence). "Jadi apa dasar scientific evidence-nya? Itu saja. Sekarang belum tahu saya, kan belum dijelaskan buka tanggal 8 karena apa, kan belum. Ya scientific evidence harus ada dulu, kalau saya. Akan berbahaya itu," katanya. 

Dia menilai pemerintah belum punya bukti ilmiah yang dapat dijadikan landasan kebijakan lantaran sejauh ini masyarakat yang dites virus Corona (Covid-19) masih terbatas. Jadi menurutnya bisa saja orang yang terjangkit lebih besar dari yang sejauh ini terdata.

"Ya saya cuma menanyakan dasarnya apa kalau itu mau dibuka, memangnya sudah menurun? kan data pengujiannya juga masih di bawah 4 ribu per 1 juta penduduk. Standarnya kan 10.000 per 1 juta penduduk," sebutnya.

Dia mengingatkan agar pemerintah betul-betul mempertimbangkan rencana pembukaan mal. Jangan sampai nantinya itu malah membuat kasus positif Corona meledak. "Pokoknya menurut saya karena ini kasusnya kasus kesehatan, pandemi, jadi kalau mau mengubah kebijakan, melepas, segala macam itu harus ada scientific evidence-nya, jangan sembarangan, nanti kalau meledak bagaimana? apakah tenaga kesehatannya sanggup?," jelasnya.

"Tapi kalau mau semena-mana ya silahkan saja. Tapi nanti kalau ada ledakan ya kita tanggung bersama, ngeri saja," tambah Agus.

Sementara itu, Analis Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah angkat bicara soal dampak dari rencana mal yang akan kembali dibuka 5 Juni 2020 mendatang. Menurutnya tingkat penurunan virus Corona (Covid-19) di Jakarta masih belum sesuai harapan sehingga pembukaan mal dalam waktu dekat dinilai tidak aman.

"Nggak aman (mal dibuka 5 Juni). Di Jakarta memang sudah menurun tapi kan belum sampai ke titik yang diharapkan karena masih tinggi. Dalam hal ini tentu kesulitan juga di dalam pengawasan," kata Trubus.

Meski akan ada pemeriksaan suhu setiap masuk mal, cara itu dinilai tak efektif untuk berstatus orang tanpa gejala (OTG) Corona. Sehingga orang dengan status tersebut bisa menularkan virus Corona saat ke mal dan dikhawatirkan menimbulkan gelombang Corona kedua. 

"Kalau mal dibuka akan bertemulah mereka antara orang yang sehat dengan yang sakit atau yang OTG tadi, campur aduklah pembeli penjual. Saya khawatir jangan sampai menjadi ledakan gelombang kedua dari Covid-19 yang berbahaya di situ," ucapnya. bari

 

BERITA TERKAIT

DUGAAN TERJADI MALADMINISTRASI - ICW Laporkan Program Kartu Prakerja ke Ombudsman

Jakarta-Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan dugaan maladministrasi program Kartu Prakerja ke Ombudsman RI. Terdapat sejumlah potensi pelanggaran dalam program Presiden…

Ada Celah Hukum dalam Aturan Larangan Kantung Plastik

NERACA Jakarta - Peneliti dari 'Center for Environmental Law (ICEL) Bella Nathania mengingatkan larangan penggunaan kantung plastik sekali pakai yang…

DINILAI MEMBEBANI BIAYA MASYARAKAT - Anggota DPR Soroti Dugaan Komersialisasi Rapid Test

Jakarta-Anggota DPR-RI mempertanyakan aturan rapid test bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan utamanya menuju Jakarta. Pasalnya,  ada dugaan komersialisasi rapid…

BERITA LAINNYA DI Berita Utama

DUGAAN TERJADI MALADMINISTRASI - ICW Laporkan Program Kartu Prakerja ke Ombudsman

Jakarta-Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan dugaan maladministrasi program Kartu Prakerja ke Ombudsman RI. Terdapat sejumlah potensi pelanggaran dalam program Presiden…

Ada Celah Hukum dalam Aturan Larangan Kantung Plastik

NERACA Jakarta - Peneliti dari 'Center for Environmental Law (ICEL) Bella Nathania mengingatkan larangan penggunaan kantung plastik sekali pakai yang…

DINILAI MEMBEBANI BIAYA MASYARAKAT - Anggota DPR Soroti Dugaan Komersialisasi Rapid Test

Jakarta-Anggota DPR-RI mempertanyakan aturan rapid test bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan utamanya menuju Jakarta. Pasalnya,  ada dugaan komersialisasi rapid…