NERACA
Jakarta – Pandemi COVID-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia telah memporak porandakan hampir semua sendi-sendi kehidupan, yang berakibat timbulnya krisis, tidak hanya melanda sektor kesehatan, tetapi krisis ekonomi yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
Krisis ekonomi akibat COVID-19 menambah jumlah masyarakat yang jatuh ke dalam jurang kemiskinan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah penduduk miskin per September 2020 sebanyak 27,55 juta orang atau setara dengan 10,19% dari total penduduk. Bila dibandingkan dengan September 2019 yang sebanyak 9,22 juta orang, jumlah penduduk miskin pada bulan September 2020 naik 2,76 juta orang atau naik 0,97% poin.
Hal itu terjadi karena beberapa bisnis yang terdampak juga melakukan pemangkasan biaya, termasuk pemangkasan karyawan yang mengakibatkan bertambahnya jumlah pengangguran yang diprediksi akan bertambah 5 juta, menjadi sekitar 10 juta. Angka ini mirip dengan angka pengangguran terbuka yang terjadi pada 2008, sebanyak 9,39 juta. Hal ini berdampak pada penurunan daya beli konsumen. Adanya penurunan daya beli ini mempengaruhi antusiasme para pedagang kecil yang berperan menyediakan produk-produk secara langsung ke konsumen.
Pedagang kecil perannya begitu besar pada produk-produk Consumer Good, termasuk kuaci Rebo salah satunya. Kuaci Rebo ingin ambil bagian dalam membantu untuk mendorong supaya pedagang pengecer bisa tetap antusias dan sebagai ujung tombak untuk menyediakan produk sehat dan berkualitas dari Kuaci Rebo supaya tersedia, mudah ditemukan hingga sampai ke tangan konsumen di seluruh Indonesia.
Dengan kesempatan ini kuaci Rebo menciptakan program Gosok-Gosok Rejeki Kuaci Rebo sebagai wujud harapan dengan berbagi rejeki tambahan bagi pedagang pengecer. Pedagang pengecer tetap berjualan produk seperti biasanya, dari penjualan itulah pedagang memiliki kesempatan untuk mendapatkan tambahan rejeki tambahan melalui voucher gosok-gosok yang terdapat pada kemasan pack Kuaci Rebo.
Adapun untuk program Gosok-Gosok Rejeki Kuaci Rebo berlaku di seluruh Indonesia sejak 15 Januari hingga 31 Juli 2021, kesempatan masih terbuka lebar untuk para pedagang pengecer memiliki kesempatan mendapatkan tambahan rejeki dengan memenangkan ratusan logam mulia, puluhan sepeda gunung, puluhan televisi LED dan milyaran hadiah pulsa.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian PT Gumindo Bogamanis melalui produk Kuaci Rebo yang merupakan market leader untuk produk kuaci di Indonesia, agar masyarakat terutama para pedagang pengecer dapat mengambil manfaatnya di tengah kondisi ekonomi yang sulit ini,” jelas Marselus Albert selaku Marketing Manager PT. Gumindo Bogamanis, Kamis (20/5).
Lebih lanjut Marselus menjelaskan sejak program ini dijalankan, telah diperoleh sejumlah pemenang dan dari sejumlah hadiah yang diberikan sampai saat ini sudah lebih dari 50% yang diterima oleh para pedagang pengecer.“Saya tidak menyangka ternyata antusiasme dari para pemenang sangat besar. Harapan kami, program Gosok-Gosok Rejeki Kuaci Rebo ini bisa diikuti oleh seluruh pedagang pengecer sehingga ada lebih banyak orang lagi yang bisa terbantu dengan tambahan rejeki yang diberikan,” tambah Marselus.
Antusiasme masyarakat tersebut terlihat dari respon para pemenang saat mengetahui mereka mendapatkan rejeki tambahan. Seperti yang disampaikan Yulia, salah satu pedagang pemilik warung eceran di Kabupaten Bogor yang merupakan salah satu pemenang Gosok-Gosok Rejeki Kuaci Rebo mengaku tidak menyangka mendapatkan hadiah sepeda gunung dari Kuaci Rebo.
“Senang banget. Kaya mimpi dapat sepeda ditambah kondisi seperti ini dimana orang mengalami kesulitan, eh tiba-tiba dapat hadiah sepeda gunung. Beneran ga nangka,” ujar Yulia.
Kuaci Rebo merupakan produk nomor satu di kategori biji bunga matahari di Indonesia. Kami menjadi pioneer yang membawa pembaruan dari snack tradisional menjadi snack yang digemari oleh konsumen. Adapun produk kuaci Rebo diproduksi oleh PT. Gumindo Bogamanis yang merupakan salah satu business unit keluarga besar Adna (Adna group)
Kuaci Rebo adalah snack sehat dari biji bunga matahari dengan kandungan vitamin E yang tinggi dan nutrisi lainnya sehingga diyakini bermanfaat bagi kesehatan. Kuaci Rebo berasal dari biji bunga matahari alami yang diproses dengan teknologi tinggi sehingga dapat memberikan kerenyahan, rasa dan kualitas yang terbaik bagi konsumen. Mohar
NERACA Jakarta-PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel), penyedia infrastruktur menara telekomunikasi terbesar di Indonesia, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan…
NERACA Jakarta- Pemerintah terus mengintensifkan upaya pemberantasan judi daring dengan melibatkan berbagai lembaga terkait. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan…
NERACA Malang – Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan formal bagi anak-anak putus sekolah maupun orang dewasa, PT Permodalan Nasional…
NERACA Jakarta-PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel), penyedia infrastruktur menara telekomunikasi terbesar di Indonesia, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan…
NERACA Jakarta- Pemerintah terus mengintensifkan upaya pemberantasan judi daring dengan melibatkan berbagai lembaga terkait. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan…
NERACA Malang – Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan formal bagi anak-anak putus sekolah maupun orang dewasa, PT Permodalan Nasional…