Anak Mendadak Sakit Saat Liburan, Simak Langkah-Langkah Mengantisipasinya

 

Liburan bersama keluarga adalah momen yang menyenangkan dan penuh kenangan. Namun, tidak ada yang bisa memprediksi kapan anak akan jatuh sakit. Jangan panik, ini lima hal yang bisa dilakukan jika anak tiba-tiba sakit saat liburan.

Berlibur merupakan momen yang sangat dinantikan oleh banyak orang, termasuk keluarga dengan anak-anak. Anak-anak sekolah dari jenjang SD sampai SMA masuk libur semester genap. Tentu ini momen yang pas untuk pergi liburan keluarga.

Namun, tidak jarang kejadian yang tidak diinginkan terjadi ketika sedang berlibur, seperti anak yang jatuh sakit. Keadaan ini tentu dapat mengganggu liburan keluarga dan membuat orangtua merasa cemas. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui cara yang tepat dalam menangani anak yang sakit ketika berlibur.

Kalau anak sakit, apa yang harus dilakukan orang tua? Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk menghadapi situasi tersebut

1. Tetap Tenang dan Evaluasi Situasi

Saat anak sakit di perjalanan, langkah pertama yang penting adalah tetap tenang dan mengkaji situasi dengan bijak. Cari tahu gejala atau keluhan yang dialami anak dan evaluasi tingkat keparahan kondisinya. Hal ini akan membantu dalam mengambil keputusan yang tepat mengenai langkah selanjutnya yang harus diambil.

2. Cari Fasilitas Kesehatan Terdekat

Jika kondisi anak cukup parah atau membutuhkan perawatan medis lebih lanjut, segera cari fasilitas kesehatan terdekat. Gunakan aplikasi atau peta untuk mencari rumah sakit, klinik, atau apotek terdekat di daerah sekitar. Jangan ragu untuk meminta bantuan kepada penduduk setempat atau petugas di sekitarmu.

3. Hubungi Tim Medis atau Kontak Darurat

Jika fasilitas kesehatan terdekat tidak dapat dijangkau dalam waktu singkat, penting untuk menghubungi tim medis atau nomor darurat setempat. Laporkan situasi dan kondisi anak dengan jelas agar mereka dapat memberikan petunjuk dan saran yang sesuai. Tetap tenang dan ikuti instruksi yang diberikan.

4. Beri Pertolongan Pertama Umum

Saat menunggu bantuan medis atau jika gejala tidak terlalu parah, orang tua dapat memberikan pertolongan pertama umum kepada anak. Beberapa pertolongan pertama yang bisa dilakukan di antaranya sebagai berikut:

Demam: Jika anak demam, pastikan untuk memberikan obat penurun demam yang sesuai dosis dan jenisnya. Usahakan juga menjaga anak tetap terhidrasi dengan memberikan banyak minum.

Muntah dan Diare: Jika anak muntah atau diare, perhatikan tanda-tanda dehidrasi. Berikan cairan elektrolit oral untuk menggantikan cairan yang hilang dan hindari memberikan makanan berat atau pedas.

Cedera Kecil: Jika anak mengalami luka ringan seperti goresan atau lecet, bersihkan luka dengan air bersih dan sabun. Gunakan plester atau perban steril untuk melindungi luka dari infeksi.

Sengatan Serangga: Jika anak digigit atau tersengat serangga, hindari menggaruk area yang terkena. Gunakan krim atau salep antihistamin untuk mengurangi rasa gatal dan bengkak.

5. Jangan Lupa Bawa Perlengkapan Medis yang Penting

Sebelum melakukan perjalanan, pastikan untuk membawa obat-obatan dan perlengkapan medis yang penting. Sediakan obat penurun demam, obat alergi, plester, perban, antiseptik, dan peralatan lainnya yang mungkin dibutuhkan dalam situasi darurat. Tetap perbarui persediaan obat dan pastikan bahwa obat-obatan tidak kedaluwarsa.

Demikian lima hal yang bisa dilakukan jika anak tiba-tiba sakit saat liburan. Penting bagi orang tua untuk menjaga kesehatan anak sejak sebelum pergi liburan.

Pastikan anak mendapatkan imunisasi yang diperlukan sebelum melakukan perjalanan. Lalu hindari mengonsumsi makanan dan minuman yang kurang higienis. Jangan lupa pastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup selama perjalanan. Kurang tidur dapat membuat sistem kekebalan tubuh menurun, sehingga anak lebih rentan terhadap penyakit.

Perjalanan dengan anak-anak dapat menjadi pengalaman yang luar biasa, tetapi kesehatan dan keselamatan anak harus selalu menjadi prioritas utama. Dengan mengetahui pertolongan pertama yang tepat dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan, orang tua dapat memberikan perawatan yang tepat saat anak sakit di perjalanan

BERITA TERKAIT

Terkontaminasi Listeria - Danone Canada Tarik Produk Minuman 'Silk'

Demi menjaga keselamatan publik, Danone Canada menarik dari peredaran 15 Stock Keeping Unit (SKU) minuman hasil rekayasa protein nabati (plant-based…

Gejala Lumpuh Layu Pada Anak Belum Tentu Polio

Minimnya literasi kesehatan dan kekhawatiran orang tua akan efek samping hingga dampak lumpuh pada anak pasca imunisasi menjadi alasan rendahnya…

Konsumsi Makanan Ultra Berlebihan - Hati-Hati Bisa Picu Masalah Kesehatan Pada Anak

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah Yanuarso Sp.A (K) mengemukakan bahwa konsumsi makanan ultra proses secara berlebihan…

BERITA LAINNYA DI Kesehatan

Terkontaminasi Listeria - Danone Canada Tarik Produk Minuman 'Silk'

Demi menjaga keselamatan publik, Danone Canada menarik dari peredaran 15 Stock Keeping Unit (SKU) minuman hasil rekayasa protein nabati (plant-based…

Gejala Lumpuh Layu Pada Anak Belum Tentu Polio

Minimnya literasi kesehatan dan kekhawatiran orang tua akan efek samping hingga dampak lumpuh pada anak pasca imunisasi menjadi alasan rendahnya…

Konsumsi Makanan Ultra Berlebihan - Hati-Hati Bisa Picu Masalah Kesehatan Pada Anak

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah Yanuarso Sp.A (K) mengemukakan bahwa konsumsi makanan ultra proses secara berlebihan…