Dukung Inklusivitas - BCA Beri Pelatihan Jadi Perias Bagi Sahabat Disabilitas

Dukung pemberdayaan sahabat disabilitas, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memberikan pelatihan dan program kelas merias bagi sahabat disabilitas (teman tuli). Program pelatihan ini dilakukan untuk membekali sahabat disabilitas dengan kompetensi dan keterampilan merias wajah secara profesional. Harapannya agar para peserta pelatihan dapat meraih keterampilan, pengalaman, dan meningkatkan daya saing.

EVP Corporate Communication dan Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, melalui program The Beauty of Disabilites, perseroan ingin memberikan ruang inklusif bagi sahabat disabilitas agar dapat mengasah keterampilan merias wajah secara profesional. “Kami berharap program ini dapat membekali sahabat disabilitas dengan skill dan pengalaman praktis, sehingga teman-teman dapat lebih percaya diri dalam menyambut peluang-peluang baru,”ujarnya.

Disampaikannya, program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan pada dunia pendidikan dan komitmen nyata #BuktiBaktiBCA bagi Indonesia, yaitu dalam mendukung peningkatan daya saing individu. BCA percaya individu yang berdaya dapat memberdayakan komunitasnya.

Perseroan, lanjutnya, secara konsisten mendukung dan memberdayakan setiap individu, kelompok, dan pelestarian ekosistem melalui berbagai pendekatan yang inklusif. Langkah ini tidak hanya meningkatkan daya saing dan kemandirian bangsa, tapi juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Indonesia. “Melalui rangkaian program BCA Berbagi Ilmu, kami harap dapat membantu Sahabat Disabilitas untuk berkarya dan menjadi mandiri, sejalan dengan semangat #BuktiBaktiBCA”kata Hera.

Berkolaborasi dengan komunitas Perempuan Tangguh Indonesia (PTI), rangkaian pelatihan sendiri akan memberikan beragam materi, mulai dari pengenalan jenis-jenis kulit, praktik self-make up, praktik make up model, sanitasi, hingga etika profesi MUA dan body language. Selain itu, para sahabat disabilitas juga akan diajarkan keterampilan mengelola media sosial sebagai kanal promosi mereka serta keterampilan pengaturan keuangan untuk menjalankan bisnis jasa makeup artist secara efektif.

BCA dan PTI turut melibatkan perias kenamaan seperti Irwan Riady, social media enthusiast Asmara Wreksono, hair stylist Anda Arrusa, dan tim LT PRO untuk memberikan pelatihan kepada para peserta. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BCA atas komitmennya dalam meningkatkan daya saing sahabat disabilitas pada program ‘The Beauty of Disabilities,”kata Ketua Umum Perempuan Tangguh Indonesia, Myra Winarko.

Menurutnya, keterlibatan BCA secara nyata pada kegiatan ini menjadi pemantik semangat baginya untuk terus memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada sahabat disabilitas agar mereka memiliki daya saing dan menjadi individu yang mandiri. Keterampilan merias telah menjadi salah satu skill yang diminati dan dapat membuka peluang bagi sahabat disabilitas untuk menjadi berdaya dan mandiri secara finansial.

Sebelumnya, BCA melaksanakan program yang juga berfokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas yakni “I’m Capable”. Salah satu kegiatannya adalah Bazar Karya Penyandang Disabilitas yang menjual berbagai hasil karya penyandang disabilitas dari komunitas Dewijaya Care, Precious One, dan Precious Family. Selain itu, dalam rangkaian ini, BCA juga memberikan edukasi mengenai pelayanan perbankan serta literasi keuangan kepada sekitar 40 penyandang disabilitas dari beberapa SLB dengan mengajak mereka berkunjung ke BCA KCU Thamrin.

 

 

 

BERITA TERKAIT

Peringati Hari Susu Sedunia, Frisian Flag Indonesia Berikan Edukasi kepada 160.000 Siswa dan Mahasiswa

  NERACA Jakarta – Frisian Flag Indonesia (FFI) memanfaatkan perayaan Hari Susu Sedunia 2024 yang jatuh pada hari ini untuk…

Tidak Masuk Daftar Boikot - Bukan Berarti Produk Pro Israel Haram Diboikot

Ketua BDS Indonesia, organisasi pionir gerakan global boikot, divestasi dan sanksi untuk Israel, Muhammad Syauqi Hafiz menyatakan, perbedaan daftar boikot…

Pentingnya Gerakan Kolektif Atasi Dampak Kekeringan Pada Anak

Pertumbuhan perkembangan anak yang sehat dan sejahtera harus menjadi perhatian serius, mengingat mereka merupakan generasi penerus bangsa. Hanya saja, di…

BERITA LAINNYA DI CSR

Peringati Hari Susu Sedunia, Frisian Flag Indonesia Berikan Edukasi kepada 160.000 Siswa dan Mahasiswa

  NERACA Jakarta – Frisian Flag Indonesia (FFI) memanfaatkan perayaan Hari Susu Sedunia 2024 yang jatuh pada hari ini untuk…

Tidak Masuk Daftar Boikot - Bukan Berarti Produk Pro Israel Haram Diboikot

Ketua BDS Indonesia, organisasi pionir gerakan global boikot, divestasi dan sanksi untuk Israel, Muhammad Syauqi Hafiz menyatakan, perbedaan daftar boikot…

Pentingnya Gerakan Kolektif Atasi Dampak Kekeringan Pada Anak

Pertumbuhan perkembangan anak yang sehat dan sejahtera harus menjadi perhatian serius, mengingat mereka merupakan generasi penerus bangsa. Hanya saja, di…