Lagi, Nobar Warga Grab Digelar di 18 Kota

Masih konsisten mendukung industri perfilman Tanah Air, Grab Indonesia kembali menggelar “Nobar Warga Grab” yang tahun ini dihadiri oleh ribuan Mitra Pengemudi dan Merchant Grab beserta keluarganya. Memasuki tahun ketiga, kegiatan yang bertujuan untuk mempererat rasa kebersamaan para Mitra ini digelar di 18 kota, di mana Mitra dan Merchant Grab diajak untuk turut merasakan ketegangan dan kejutan dari film Siksa Kubur garapan sutradara peraih Piala Citra, Joko Anwar. 

Selain di Jakarta, Nobar Warga Grab tahun ini juga diadakan di Malang, Samarinda, Kediri, Gorontalo, Mataram, Pontianak, Kendari, Bontang, Tegal, Padang, Semarang, Bandung, Cianjur, Bogor, Bekasi, Tangerang, dan Depok. 

Neneng Goenadi, Country Managing Director, Grab Indonesia dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, sejak pertama kali diadakan pada tahun 2022, perseroan selalu takjub melihat antusiasme para Mitra terhadap kegiatan Nobar Warga Grab. “Tahun ini, Nobar Warga juga diramaikan oleh kedatangan Joko Anwar yang disambut meriah oleh para Mitra dan Merchant, bahkan beberapa Mitra juga mengajak sutradara Siksa Kubur ini untuk berdiskusi mengenai filmnya. Kami berharap momen ini dapat menjadi wadah bagi para Mitra untuk rehat sejenak dari aktivitas sehari-hari mereka sambil berkumpul bersama keluarga.”ujarnya. 

Film Siksa Kubur mengisahkan perjalanan karakter yang bernama Sita setelah ditinggalkan oleh kedua orang tuanya yang menjadi korban peristiwa bom bunuh diri. Sejak saat itu, tujuan hidupnya hanya satu, yaitu mencari orang yang paling berdosa dan ketika orang itu meninggal, ia ingin ikut masuk ke dalam kuburannya untuk membuktikan ada atau tidaknya siksa kubur. Namun, tentunya ada konsekuensi yang mengerikan bagi mereka yang tidak percaya. 

Film horor yang telah ditonton oleh 3,9 juta penonton sejak penayangan perdananya pada 11 April lalu ini diperankan oleh Faradina Mufti, Widuri Puteri, Reza Rahadian, Muzakki Ramdhan, serta aktor dan aktris kawakan seperti Christine Hakim, Jajang C. Noer, dan Slamet Rahardjo. 

Sutradara sekaligus penulis naskah Joko Anwar yang turut hadir dalam kegiatan ini juga menyampaikan rasa senangnya melihat respon positif dari para Mitra. “Acara nonton dengan Warga Grab jadi salah satu ajang yang saya tunggu kalau saya bikin film. Saya selalu terkesima setiap kali melihat reaksi dan apresiasi yang diberikan para Mitra Grab saat menonton film yang saya garap. Ini membuat saya semangat dan ga sabar untuk bikin film lagi,” ujar Joko. 

Tri Suhendro, salah seorang Mitra Pengemudi Grab yang mengikuti kegiatan “Nobar Warga Grab” di Jakarta mengatakan, “Ga salah saya ngajak istri ikut nobar Siksa Kubur. Siapa yang nyangka saya sama istri bisa ketemu Bang Joko Anwar yang bikin filmnya. Sepanjang film saya sama istri dibikin kaget-kagetan, eh pas filmnya kelar ternyata bisa langsung nanya soal filmnya ke Bang Joko. Semoga saya bisa ikutan lagi di nobar berikutnya.”tuturnya.

 

BERITA TERKAIT

Peringati Hari Susu Sedunia, Frisian Flag Indonesia Berikan Edukasi kepada 160.000 Siswa dan Mahasiswa

  NERACA Jakarta – Frisian Flag Indonesia (FFI) memanfaatkan perayaan Hari Susu Sedunia 2024 yang jatuh pada hari ini untuk…

Tidak Masuk Daftar Boikot - Bukan Berarti Produk Pro Israel Haram Diboikot

Ketua BDS Indonesia, organisasi pionir gerakan global boikot, divestasi dan sanksi untuk Israel, Muhammad Syauqi Hafiz menyatakan, perbedaan daftar boikot…

Pentingnya Gerakan Kolektif Atasi Dampak Kekeringan Pada Anak

Pertumbuhan perkembangan anak yang sehat dan sejahtera harus menjadi perhatian serius, mengingat mereka merupakan generasi penerus bangsa. Hanya saja, di…

BERITA LAINNYA DI CSR

Peringati Hari Susu Sedunia, Frisian Flag Indonesia Berikan Edukasi kepada 160.000 Siswa dan Mahasiswa

  NERACA Jakarta – Frisian Flag Indonesia (FFI) memanfaatkan perayaan Hari Susu Sedunia 2024 yang jatuh pada hari ini untuk…

Tidak Masuk Daftar Boikot - Bukan Berarti Produk Pro Israel Haram Diboikot

Ketua BDS Indonesia, organisasi pionir gerakan global boikot, divestasi dan sanksi untuk Israel, Muhammad Syauqi Hafiz menyatakan, perbedaan daftar boikot…

Pentingnya Gerakan Kolektif Atasi Dampak Kekeringan Pada Anak

Pertumbuhan perkembangan anak yang sehat dan sejahtera harus menjadi perhatian serius, mengingat mereka merupakan generasi penerus bangsa. Hanya saja, di…