Buka Harga IPO Rp 100-200 - Sarana Mitra Targetkan Dana Rp 350 Miliar

NERACA

Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Sarana Mitra Luas Tbk (SML Rental) berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan harga awal Rp100-Rp200 per saham. Melalui aksi korporasi ini perseroan diperkirakan meraup dana Rp350 miliar. Infromasi tersebut disampaikan perseroan dalam prospektus ringkasnya di Jakarta, kemarin.

Pada aksi korporasi tersebut, perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 1,75 miliar saham atau setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Sarana Mitra Luas berencana menggunakan 42,66% atau sekitar Rp149,31 miliar dari IPO untuk pembelian 436 unit forklift dan material handling equipment lainnya dalam rangka menambah kapasitas dan diversifikasi unit rental.

Kemudian sekitar 18.39% atau Rp64,37 miliar akan digunakan untuk pembelian 505 unit lithium battery dan 500 unit lithium battery charger dalam rangka menunjang operasional electric forklift. Selanjutnya, sekitar 3,27% atau Rp11,42 miliar akan digunakan untuk pembelian 36 unit kendaraan operasional dalam rangka menunjang operasional. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja berupa pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari seperti pembayaran gaji karyawan, pembelian sparepart, biaya bahan bakar, pembiayaan kegiatan operasional, dan lain-lain.

Selain itu, Sarana Mitra Luas juga berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,45 miliar waran seri I yang menyertai saham baru atau maksimal 35% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Waran seri I akan diberikan secara gratis sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang tercatat pada tanggal penjatahan.

Setiap pemegang 5 saham baru berhak memperoleh 7 waran seri I. Setiap 1 waran seri 1 yang menjadi 1 saham baru memiliki nominal Rp50 yang seluruhnya akan dikeluarkan dari portepel dengan harga pelaksanaan Rp500. Total hasil pelaksanaan waran seri I sebanyak-banyaknya mencapai Rp1,22 trilun. Komposisi kepemilikan saham Sarana Mitra Luas sebesar 60% digenggam oleh Hadi Suhermin, sebesar 30% dipegang oleh Lucia Irawaty Lie, dan 10 persen dipegang oleh Winston Suhermin. Sarana Mitra Luas merupakan perusahaan rental forklift yang didirikan sejak tahun 1996. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, kini perseroan memiliki total fleet lebih dari 3.000 unit.

BERITA TERKAIT

Dampak Konflik Timur Tengah - Laju IHSG Bakal Bergerak Berfluktuasi

NERACA Jakarta – Konflik timur tengah kembali memanas pasca serangan Iran ke Israel. Dimana kondisi ini tentu saja memberikan dampak…

Rencanakan Buka 20 Gerai Baru - Ace Hardware Bidik Penjualan Tumbuh 10%

NERACA Jakarta – Berhasil membukukan kinerja keuangan yang tumbuh positif di tahun 2023, PT Ace Hardware Tbk (ACES) terus pacu…

BRMS Serap Dana Eksplorasi US$1,45 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2024, emiten pertambangan emas PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) melalui lima anak usahanya…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Dampak Konflik Timur Tengah - Laju IHSG Bakal Bergerak Berfluktuasi

NERACA Jakarta – Konflik timur tengah kembali memanas pasca serangan Iran ke Israel. Dimana kondisi ini tentu saja memberikan dampak…

Rencanakan Buka 20 Gerai Baru - Ace Hardware Bidik Penjualan Tumbuh 10%

NERACA Jakarta – Berhasil membukukan kinerja keuangan yang tumbuh positif di tahun 2023, PT Ace Hardware Tbk (ACES) terus pacu…

BRMS Serap Dana Eksplorasi US$1,45 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2024, emiten pertambangan emas PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) melalui lima anak usahanya…