Pertamina Amankan Pasokan BBM, LPG dan Avtur - Idul Adha di Masa PPKM Darurat

NERACA

Semarang - Menjelang Idul Adha 1442 H di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Pertamina memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan Avtur khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berjalan lancar.

Hal itu diutarakan Unit Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho di Semarang, yang mengatakan proses bisnis Pertamina masuk dalam kategori kritikal untuk melayani kebutuhan pasokan energi bagi masyarakat.

“Sebagai perusahaan yang masuk ke dalam kategori kritikal saat PPKM Darurat, operasional 100% berjalan di instalasi objek vital nasional maupun lembaga penyalur Pertamina, seperti Fuel & LPG Terminal, Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), Stasiun Pengisian dan Pengakutan Bulk Elpiji (SPPBE), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Pertashop dan agen BBM/LPG,” jelas Brasto.

Terlebih menjelang Idul Adha 1442 H, Brasto menjamin stok BBM, LPG, dan Avtur dalam kondisi aman sehingga kebutuhan konsumen akan pasokan energi dapat terpenuhi.

“BBM, LPG dan Avtur di wilayah Jawa Tengah dan DIY dipasok dari Fuel & LPG Terminal, DPPU dan fasilitas booster BBM yang berada di beberapa lokasi seperti kota Semarang, kabupaten Blora, kota Solo, kabupaten Boyolali, kabupaten Kebumen, kabupaten Cilacap, kabupaten Tegal, kabupaten Bantul dan kabupaten Kulon Progo. Distribusi BBM, LPG dan Avtur banyak dilakukan lintas kota/kabupaten menggunakan mobil tangki dan pipa,” ungkap Brasto.

Lebih lanjut, menurut Brasto, Pertamina mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak terkait seperti Kepala Daerah, Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas ESDM dan instansi terkait lainnya sehingga penyaluran BBM, LPG dan Avtur dapat berjalan normal selama masa PPKM Darurat.

“Hingga saat ini ketersediaan BBM dan LPG aman di seluruh lembaga penyalur resmi Pertamina, seperti SPBU, Pertashop dan agen BBM/LPG,” imbuh Brasto.

Lebih jauh, Brasto juga menerangkan, bahwa Pertamina berkomitmen penuh untuk mengatasi tren peningkatan penularan COIVD-19. 

“Untuk itu operasional lembaga penyalur seperti SPBU, Pertashop, Agen BBM/LPG dan lainnya tetap berjalan normal dengan penerapan protokol kesehatan ketat,” terang Brasto.

Brasto pun mengatakan bahwa transaksi cashless atau tanpa uang tunai juga dapat dilakukan di SPBU menggunakan aplikasi MyPertamina yang dapat diunduh di iOS dan Google Playstore.

“Cara penggunaan amannya adalah menggunakannya dari dalam kendaraan untuk kendaraan roda empat atau lebih atau dengan jarak minimal 1,5 meter dari dispenser BBM untuk kendaraan roda dua,” kata Brasto.

Brasto juga menjelaskan, Pertamina juga sedang menggencarkan progam vaksinasi secara bertahap bagi awak mobil tangki (AMT) dan operator SPBU sebagai lini terdepan Pertamina di dalam menyalurkan energi dan melayani masyarakat.

“Kami juga berterimakasih kepada Dinas Kesehatan setempat dan rumah sakit yang mendukung program vaksinasi kepada petugas-petugas kami,” jelas Brasto.

Untuk kemudahan dan kenyamanan dalam memperoleh produk BBM dan LPG, Brasto mengimbau agar konsumen dapat memanfaatkan layanan pesan antar atau Pertamina Delivery Service (PDS) melalui aplikasi MyPertamina atau dengan menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135.

“Layanan tersebut hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen serta untuk mencegah penularan Covid-19 dengan melakukan pemesanan produk Pertamina dari rumah,” ujar Brasto.

Sebelumnya, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), Putut Andriatno menyatakan bahwa pasca insiden kebakaran di area Refinery Unit IV Cilacap tidak mempengaruhi penyaluran BBM dan LPG di wilayah Jawa Tengah, DIY dan sebagian wilayah Tasikmalaya dan Bandung, Jawa Barat. 

“Saat ini, tujuh (7) fuel terminal atau terminal BBM dan tiga (3) LPG terminal di wilayah Jawa Tengah dan DIY stoknya dipastikan aman dan tetap beroperasi secara normal. Untuk di wilayah FT Tasikmalaya dan FT Bandung Group yang juga dipasok dari RU IV Cilacap kondisi stoknya dalam keadaan aman dan siap menyalurkan BBM dan LPG di wilayahnya,” jelas Putut.  

Dalam keadaan ini, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan mekanisme pola suplai Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) sebagai kontigensi plan. Mekanisme emergency bisa dilakukan dengan memaksimalkan produk dari kilang lain untuk disalurkan ke daerah atau sarana FT dan LPG terminal yang selama ini disuplai dari RU IV Cilacap atau mengoptimalkan alih suplai dari FT dan LPG terminal terdekat.

“Langkah RAE saat ini belum diperlukan mengingat kebakaran tidak mengganggu operasional kilang dan tidak terkait produk BBM maupun LPG. Kami juga terus memonitor stok di SPBU khususnya di daerah yang disuplai dari RU IV Cilacap melalui sistem digitalisasi secara real time, jadi tidak perlu panik, kami tetap berkomitmen memastikan ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat,” pungkas Putut.

BERITA TERKAIT

TotalEnergies Rampungkan Instalasi Panel Surya Kedua untuk Chandra Asri Petrochemical

NERACA Cilegon - TotalEnergies, melalui 100% kepemilikan langsung anak usahanya yang didedikasikan untuk energi surya terdistribusi, telah menyelesaikan pembangunan tahap…

Pemerintah Kembangkan Baterai Hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik

Jakarta - Pemerintah tengah mengakselerasi pengembangan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBL-BB) di tanah air yang tertuang dalam Peraturan Presiden…

Industri Kertas Berdaya Saing Global, Kemenperin Perkuat SDM Teknologi

NERACA Jakarta - Kementerian Perindustrian berupaya untuk meningkatkan kinerja industri kertas di tanah air melalui penyediaan sumber daya manusia (SDM)…

BERITA LAINNYA DI Industri

TotalEnergies Rampungkan Instalasi Panel Surya Kedua untuk Chandra Asri Petrochemical

NERACA Cilegon - TotalEnergies, melalui 100% kepemilikan langsung anak usahanya yang didedikasikan untuk energi surya terdistribusi, telah menyelesaikan pembangunan tahap…

Pemerintah Kembangkan Baterai Hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik

Jakarta - Pemerintah tengah mengakselerasi pengembangan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBL-BB) di tanah air yang tertuang dalam Peraturan Presiden…

Industri Kertas Berdaya Saing Global, Kemenperin Perkuat SDM Teknologi

NERACA Jakarta - Kementerian Perindustrian berupaya untuk meningkatkan kinerja industri kertas di tanah air melalui penyediaan sumber daya manusia (SDM)…