KPU Kota Sukabumi Tetapkan Caleg Terpilih dan Perolehan Kursi Parpol

KPU Kota Sukabumi Tetapkan Caleg Terpilih dan Perolehan Kursi Parpol

NERACA

Sukabumi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi menetapkan perolehan kursi partai politik (Parpol) dan 35 Caleg terpilih anggota DPRD Kota Sukabumi hasil Pileg 2019 melalui rapat pleno yang berlangsung di DPRD Kota Sukabumi, Rabu (14/8). Rapat pleno yang dihadiri oleh para saksi dan sejumlah ketua partai politik, dipimpin Ketua KPU Kota Sukabumi, Sri Utami.

Dari 16 partai politik yang bertarung pada Pileg 2019 di Kota Sukabumi, sebanyak sembilan partai yang memperoleh kursi di legislatif, yakni Partai Gerindra 6 kursi, Partai Golkar 6 kursi, PKS 5 kursi, Partai Demokrat 5 kursi, PDI Perjuangan 4 kursi, Partai Nasdem 3 kursi, PAN 3 kursi, PPP 2 kursi, dan Hanura 1 kursi. Sementara Perindo, PKB, PBB, PKPI, Pertai Berkarya, Partai Garuda dan PSI tidak mendapat kursi.

Utami mengatakan, penetapan calon terpilih di Kota Sukabumi alami keterlambatan. Pasalnya, KPU Kota Sukabumi mendapatkan gugatan dari peserta pemilih ke Mahkamah Konstitusi (MK)."Karena adanya gugatan, makanya penetapan calon terpilihnnya terlambat. Namun sekarang gugatan telah usai dengan dan hasilnya ditolak MK," ujarnya.

Utami menambahkan, untuk berkas surat keputusan nantinya akan diserahkan ke Walikota Sukabumi yang selanjutnya diserahkan ke Gubernur Jawa Barat. Kemudian, gubernur mengeluarkan SK untuk acara pelantikan.“Nah, untuk acara pelantikan bukan ranah kami lagi, tapi sekretariat dewan. Setelah penyerahan berkas, tugas KPU berakhir pada Pileg 2019,” katanya.

Sri Utami mengungkapkan, rapat pleno ini merupakan tahap terakhir sekaligus puncak dari Pileg 2019. Selanjutnya, dilaksanakan menyerahkan surat keputusan kepada calon terpilihnya di KPU Kota Sukabumi."Meski tugas penyelenggaraan Pileg 2019 selesai, KPU Kota Sukabumi tetap bekerja, tapi hanya tugas sehari-hari," pungkasnya. Arya

 

 

BERITA TERKAIT

Kowani Gelar Rapid Test, 25 Orang Positif Covid-19

Jakarta-Kongres Wanita Indonesia (Kowani) selama tiga hari berturut-turut (28-30 Mei 2020) menggelar acara rapid test gratis bagi semua masyarakat termasuk…

Lentera Anak Ajak Masyarakat Kritisi Cara Baru Industri Rokok Memasarkan Rokok dengan Strategi Manipulatif

NERACA   Jakarta – Jumlah perokok anak di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2018, berdasarkan Riset…

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Gilang Widya Pramana Dukung New Normal

NERACA Jakarta - New Normal adalah kebijakan membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan menggunakan standar…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Kowani Gelar Rapid Test, 25 Orang Positif Covid-19

Jakarta-Kongres Wanita Indonesia (Kowani) selama tiga hari berturut-turut (28-30 Mei 2020) menggelar acara rapid test gratis bagi semua masyarakat termasuk…

Lentera Anak Ajak Masyarakat Kritisi Cara Baru Industri Rokok Memasarkan Rokok dengan Strategi Manipulatif

NERACA   Jakarta – Jumlah perokok anak di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2018, berdasarkan Riset…

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Gilang Widya Pramana Dukung New Normal

NERACA Jakarta - New Normal adalah kebijakan membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan menggunakan standar…