Dishub Kota Sukabumi Hanya Mampu Perbaiki Kapasitas Jalan Kecil

Dishub Kota Sukabumi Hanya Mampu Perbaiki Kapasitas Jalan Kecil

NERACA

Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi mengaku jika tahun ini tidak dapat melakukan peningkatan kapasitas jalan yang sifatnya besar. Sehingga hanya mampu untuk melakukan peningkatan dibeberapa ruas jalan saja."Kita hanya mampu melakukan peningkatan jalan yang sifatnya farsial," ujar Kadishub Kota Sukabumi, Abdul Rachman kepada Neraca, Senin (10/6).

Alasan tidak bisa melakukan yang besar lanjut Abdul, dikarenakan dengan terbatasnya anggaran yang ada saat ini, sehingga pihaknya hanya optimal untuk melakukan peningkatan dan itu juga tidak menyeluruh hanya per spot saja. Terutama kata Abdul ruas jalan yang dianggap rawan terhadap kerusakan."Misalkan kita tingkatkan jalanya menjadi beton. Kami juga fokus melakukan perbaikan kepada jalan yang dianggap sangat rawan rusak," ujarnya.

Tahun ini lanjut Abdul, pihaknya hanya mendapatkan anggaran sekitar Rp11 miliar. Anggaran itu dari dua sumber, yakni dari APBD sekitar Rp3 miliar dan satu lagi dari DAK mencapai Rp8 miliar. 

Sementara anggaran yang dibutuhkan untuk melakukan peningkatan semua ruas jalan yang ada dibutuhkan sekitar Rp42 miliar."Jadi kita hanya mampu melakukan peningkatan ruas jalan yang kecil saja," tuturnya.

Selain melakukan perbaikan jalan, pihaknya juga harus melakukan pembenahan terhadap beberapa drainase. pasalnya, kerusakan jalan kebanyakan dari buruknya drainase yang buruk."Jadi dengan anggaran sekitar Rp11 miliar itu, kami juga harus melakukan perbaikan drainase yang buruk," ucapnya.

Meskipun dengan anggaran seadanya tambah Abdul, pihaknya akan optimal melakukan perbaikan ruas jalan secara prioritas."Walapun anggaran terbatas, kita tetap optimal melakukan perbaikan ruas jalan. Kami juga memohon maaf jika ada beberapa ruas jalan yang belum ditangani," pungkas Abdul. Arya

 

 

 

BERITA TERKAIT

MenkopUKM Kunjungi Pasar Beringharjo Pastikan Program PEN Tepat Sasaran

NERACA Yogyakarta - Dampak dari wabah Covid-19 memang begitu dahsyat menerpa para pelaku usaha. Tak terkecuali, bagi para pedagang Pasar…

PNM Dukung Nasabah UMKM Go Digital

NERACA Jakarta – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM selenggarakan pelatihan daring bertajuk “Mendukung Nasabah UMKM Go Digital” yang…

Gapensi Lebak Apresiasi Produksi Pangan Tak Impor

NERACA Lebak - Gabungan Pengusaha Seluruh Indonesia (Gapensi) Kabupaten Lebak, Banten mengapresiasi produksi pangan tidak mengimpor dari luar negeri. "Kita…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

MenkopUKM Kunjungi Pasar Beringharjo Pastikan Program PEN Tepat Sasaran

NERACA Yogyakarta - Dampak dari wabah Covid-19 memang begitu dahsyat menerpa para pelaku usaha. Tak terkecuali, bagi para pedagang Pasar…

PNM Dukung Nasabah UMKM Go Digital

NERACA Jakarta – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM selenggarakan pelatihan daring bertajuk “Mendukung Nasabah UMKM Go Digital” yang…

Gapensi Lebak Apresiasi Produksi Pangan Tak Impor

NERACA Lebak - Gabungan Pengusaha Seluruh Indonesia (Gapensi) Kabupaten Lebak, Banten mengapresiasi produksi pangan tidak mengimpor dari luar negeri. "Kita…