BPOM Sumsel Temukan Makanan Mengandung Formalin dan Boraks

BPOM Sumsel Temukan Makanan Mengandung Formalin dan Boraks

NERACA

Baturaja - Balai Pengawasan Obat dan Makanan Sumatera Selatan (BPOM Sumsel) menemukan beberapa jenis makanan yang dijual pedagang di Pasar Bedug Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu mengandung formalin dan boraks yang merupakan zat berbahaya jika dikonsumsi manusia.

"Dalam inpeksi mendadak di dua pasar wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu kami melakukan pemeriksaan beberapa makanan yang dijual pedagang dan ditemukan makanan mengandung zat berbahaya," kata Kepala Balai Besar BPOM Sumsel, Hardaningsih di Baturaja Ibu kota Kabupaten OKU, Rabu (15/5).

Dia menjelaskan, dalam pemeriksaan dagangan yang dijual pedagang di Pasar Atas dan Pasar Bedug Baturaja pihaknya mengambil sample sebanyak 33 jenis makanan untuk diuji di laboratorium."Hasilnya, kami menemukan makanan jenis mie basah yang mengandung formalin," kata dia.

Selain itu, kata dia, jenis makanan lainnya yaitu terasi dan kerupuk juga disita dari pedagang karena mengandung rodamin serta boraks yang merupakan zat berbahaya jika dikonsumsi masyarakat."Semua makanan yang positif mengandung zat berbahaya tersebut langsung disita dan dilarang untuk dijual," tegas dia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan OKU, Supriono menambahkan inpeksi mendadak bersama BPOM Sumsel tersebut dilakukan guna memastikan makanan yang dijual pedagang tidak mengandung zat berbahaya sehingga aman dikonsumsi masyarakat."Bagi pedagang yang menjual makanan yang mengandung zat berbahaya barang dagangannya kami sita dan diberikan peringatan tegas agar tidak menjualnya lagi," tegas dia. Ant

 

BERITA TERKAIT

Ini Strategi Bisnis, Sona Maesana Saat Pandemi

NERACA Jakarta - Dalam masa pandemi saat ini, seluruh sektor ekonomi di seluruh dunia ikut melemah tak terkecuali Indonesia. Ironisnya…

Sempat Turun Signifikan, Jumlah Nasabah Mekaar PNM Bertahap Meningkat

NERACA Jakarta - EVP Keuangan dan Operasional PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, Sunar Basuki mengatakan terjadi penurunan signifikan…

Kadis DKP3: Sekitar 10 Bahan Pokok yang Akan Dijual di TTIC - Pemkot Sukabumi Siap Bangun TTIC

NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) setempat akan menyediakan Toko Tani…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Ini Strategi Bisnis, Sona Maesana Saat Pandemi

NERACA Jakarta - Dalam masa pandemi saat ini, seluruh sektor ekonomi di seluruh dunia ikut melemah tak terkecuali Indonesia. Ironisnya…

Sempat Turun Signifikan, Jumlah Nasabah Mekaar PNM Bertahap Meningkat

NERACA Jakarta - EVP Keuangan dan Operasional PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, Sunar Basuki mengatakan terjadi penurunan signifikan…

Kadis DKP3: Sekitar 10 Bahan Pokok yang Akan Dijual di TTIC - Pemkot Sukabumi Siap Bangun TTIC

NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) setempat akan menyediakan Toko Tani…