Tips Kesehatan Saat di Tanah Suci

NERACA

Menjaga kesehatan merupakan suatu hal yang sangat penting, apa lagi saat menjalankan ibadah seperti ibadah haji. Saat menjalankan ibadah, energi kita pun akan terus berkurang dan terkuras, karena itulah saat menjalankan ibadah haji kita harus benar-benar menjaga kesehatan dan beristirahat cukup agar kita bisa menjalankan serangkaian ibadah haji hingga selesai.

Hal yang utama untuk diperhatikan jamaah haji adalah kebersihan minuman dan makanan yang kita konsumsi. Tidak direkomendasikan jamaah haji untuk meminum air kran, sebab air kran berbahaya untuk dikonsumsi, karena berupa air mentah yang masih banyak mengandung mikroorganisme.

Ada baiknya para jamaah haji membekali diri dengan air mineral botol atau jika ingin yang natural bisa dipilih air Zam zam. Air Zam zam aman diminum walau mentah karena mengandung flouride tinggi yang mampu membunuh kuman. Sehingga risiko dehidrasi selama dalam perjalanan tidak akan terjadi.

Para jamaah haji pun harus memeriksa dengan teliti kebersihan tempat makan yang akan dipilih. Misalnya di distrik Haram, sebaiknya jamaah haji menghindari untuk makan di restauran yang kelihatan kurang bersih. Mengintip kebersihan restoran sebelum memesan makanan dan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan adalah hal yang mutlak dilakukan.

Tidak menyimpan jatah makanan. Jika jamaah haji mendapat jatah makanan yang masih hangat dan segar, hendaknya segera dikonsumsi, tak perlu disimpan, sebab dikhawatirkan akan menjadi basi dan akan menyebabkan sakit perut jika dikonsumsi kemudian. Saat menerima jatah makanan, hendaknya juga diperiksa apakah masih hangat atau sudah basi.

Memerhatikan penyakit yang telah diidap sedari di tanah air. Naik haji merupakan kegiatan yang berat, kendala fisik kadang-kadang berbahaya, terutama bagi orang tua. Seyogyanya sebelum keberangkatan, memeriksakan diri dan berkonsultasi pada dokter keluarga, sehingga dokter bisa memberikan saran bagaimana menjaga diri supaya kemungkinan komplikasi bisa dihindari.

Sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokter dalam kelompok. Bagi yang mengidap diabetes, tidak berarti harus berhenti makan karena takut gula darah naik. Sebaiknya tetap makan makanan diet seperti salad buah dan makanan kecil rendah gula, serta tidak tidur di siang hari dan lebih memperhatikan penanganan luka-luka kecil akibat terinjak atau terdorong.
Memperhatikan kecukupan beristirahat. jamaah haji butuh stamina yang baik untuk bisa mengikuti rangkaian ibadah haji. Untuk itu, cukup istirahat mutlak diperlukan. Jangan sampai gara-gara terlalu banyak jalan-jalan dan belanja, kondisi fisik menjadi drop dan menjadi tak cukup fit untuk mengikuti ibadah.

Menyediakan krim. Bagi jamaah haji yang berkulit sensitif, ada baiknya menggunakan krim anti jamur. Krim anti nyamuk juga dianjurkan untuk melindungi diri dari gigitan serangga. Krim untuk menjaga kelembaban kulit dan melindungi kulit dari sengatan matahari juga dianjurkan.

BERITA TERKAIT

Kemendikbud Ajukan Kawah Ijen Jadi Geopark UNESCO

Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengusulkan Geopark Ijen menjadi bagian jaringan geopark dunia (UNESCO Global…

Observatorium di NTT Rampung 2021 - Terbesar di Asia Tenggara

Pembangunan observatorium nasional di Gunung Timau, Kupang, Nusa Tenggara Timur, diharapkan dapat rampung pada tahun 2021, seperti yang dikatakan Deputi…

Objek Wisata Alam Gua Pindul Masih Ditutup

Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum dapat melakukan uji coba simulasi pembukaan objek wisata Gua Pindul karena…

BERITA LAINNYA DI Wisata Indonesia

Spot Menyelam di Raja Ampat Kembali Didatangi Wisatawan

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati mengatakan para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, mulai mengunjungi sejumlah objek wisata di Raja…

Pemkab Bangka Mulai Buka Objek Wisata untuk Turis Asing

Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sudah kembali membuka objek wisata untuk wisatawan mancanegara dalam tatanan normal baru terhitung…

Pertimbangan Sebelum Work From Hotel di Masa Pandemi Corona

Semakin banyak jaringan hotel yang menawarkan paket wfh alias work from hotel selama masa pandemi virus corona. Tarif bermalamnya mulai…