Investasikan Dana Rp 120 Miliar - Rohto Indonesia Kembangkan Riset dan Fasilitas Stem Cell

Dalam mengantisipasi kebutuhan sarana produksi untuk produk tetes mata dan juta alat kesehatan lensa intraocular, PT. Rohto Laboratories Indonesia melakukan perluasan lini produksi. “Kami dengan bangga meresmikan perluasan pabrik Rohto Indonesia yaitu perluasan lini produksi tetes mata dan alat kesehatan. Investasi bernilai lebih dari Rp 120 miliar ini menghadirkan teknologi terbaru dan modern dalam upaya menghasilkan produk yang berkualitas dan peningkatanan kapasitas produksi tetes mata yang semula 18 juta botol dalam setahun menjadi 35 juta botol dalam setahun yang sesuai dengan standar good manufacturing practice yang terbaru,”kata Mukdaya Massidy, President Director PT. Rohto Laboratories Indonesia di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, perseroan menyakini penambahan lini baru dari fasilitas tetes mata yang dilengkapi mesin filling dengan sistem CSIP otomatis dan clean booth yang menggunakan teknologi RABS (Restriction Access Barrier System) dengan glove access system dapat meminimalkan intervensi operator sehingga menjamin kualitas produk yang diterima oleh konsumen. 

Kunio Yamada, Chairman & CEO Rohto Group - Mentholatum Group Companies mengatakan bahwa saat ini Rohto fokus untuk memproduksi produk tetes mata dan alat kesehatan yang memiliki permintaan yang besar di Indonesia, sehingga Rohto Indonesia menggunakan teknologi yang baru dan modern. Rohto juga sedang mempertimbangkan melakukan pengembangan fasilitas Sel Punca atau Stem Cell di Indonesia.

“Saat ini, Rohto Jepang  juga berfokus untuk pengembangan fasilitas Sel Punca ata Stem Cell, yang nantinya bisa  sangat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Sel Punca berpotensi untuk mengobati serta terapi berbagai macam penyakit seperti liver cirrhosis, diabetes, kardiovaskular dan penyakit lainnya yang terjadi akibat kelainan genetik. Rohto berharap kedepan  dapat menyediakan tempat dan pelayanan terbaik, sebagai tindakan preventif atas kebutuhan akomodasi kesehatan di Indonesia.” ujar Kunio.

Rohto Laboratories Indonesia juga menjadi satu-satunya perusahaan di Indonesia yang secara konsisten melakukan inovasi dan pengembangan produksi alat kesehatan berupa lensa tanam katarak (Intra Ocular Lens). Sehingga perluasan fasilitas yang ada saat ini sangat diperlukan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan di dalam dan luar negeri.

BERITA TERKAIT

Industri Kecil Dilatih Gunakan Bahan Baku Halal

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) proaktif untuk memfasilitasi pelaku industri kecil untuk mendapatkan sertifikasi halal sehingga produknya dapat berdaya…

Komit, Produksi Migas Ditingkatkan dan Stabilkan Pasokan BBM

NERACA Bojonegoro – Di tengah ketersediaan cadangan minyak bumi yang terbatas dan situasi global yang belum stabil, Pemerintah terus berupaya…

Pembangunan Sistem Manajemen Energi di Sektor Industri Terus Didukung

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong perusahaan-perusahaan manufaktur di Indonesia dapat menerapkan prinsip industri hijau dalam proses produksinya.…

BERITA LAINNYA DI Industri

Industri Kecil Dilatih Gunakan Bahan Baku Halal

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) proaktif untuk memfasilitasi pelaku industri kecil untuk mendapatkan sertifikasi halal sehingga produknya dapat berdaya…

Komit, Produksi Migas Ditingkatkan dan Stabilkan Pasokan BBM

NERACA Bojonegoro – Di tengah ketersediaan cadangan minyak bumi yang terbatas dan situasi global yang belum stabil, Pemerintah terus berupaya…

Pembangunan Sistem Manajemen Energi di Sektor Industri Terus Didukung

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong perusahaan-perusahaan manufaktur di Indonesia dapat menerapkan prinsip industri hijau dalam proses produksinya.…