Menikmati Wisata Alam di Bandung

Bukan rahasia lagi, Bandung dan sekitarnya dikenal akan kemolekan alamnya yang tak terkalahkan. Tak heran jika ada banyak wisata alam di Bandung yang bikin para pelancong kepincut. "Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum". Kalimat yang muncul dari mulut seorang budayawan asal Belanda, MAW Brouwer itu menggambarkan betapa moleknya kawasan Bandung dan sekitarnya. Ibarat mangkuk, Bandung dikelilingi oleh gunung-gunung yang menjulang tinggi. Tak heran jika udara sejuk kerap mewarnai hari-hari di Bandung dan sekitarnya.

Wisata Alam di Bandung Anti-Mainstream Kondisi geografisnya yang unik membuat Bandung memiliki banyak atraksi alam yang menarik untuk disambangi. Mulai dari aliran sungai, danau, kawah, hingga hutan di kawasan perbukitan, semua ada di Bandung. Berikut rekomendasinya.

1. Aliran Sungai Citarum Purba

Sungai Citarum pada dasarnya merupakan sungai purba. Di balik Sungai Citarum yang kian tercemar, sisa-sisa Citarum Purba yang bersih dan bebas polusi sesungguhnya masih bisa Anda nikmati. Terletak di Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat, air jernih yang menyegarkan mengalir di bekas aliran Sungai Citarum Purba. Air-air itu mengalir di antara bongkahan batu-batu besar, hingga masuk ke dalam gua, menjadi salah satu daya tarik wisata alam di Bandung. Beberapa titik aliran Sungai Citarum Purba sudah populer di antara para pelancong. Misalnya saja Sanghyang Kenit, Sanghyang Tikoro, Sanghyang Poek, dan Sanghyang Heuleut.

Beberapa situs itu terletak di satu kawasan yang sama, atau bahkan tersambung satu sama lain. Untuk menuju Sanghyang Heuleut, misalnya, Anda perlu menyusuri jalan penuh bebatuan dari Sanghyang Poek sekitar 45-60 menit perjalanan.

Pelancong dapat dengan bebas bermain air di aliran-aliran sungai itu. Di Sanghyang Kenit, pelancong juga diperbolehkan menyusuri gua atau caving yang terhubung ke Sanghyang Tikoro, jika air sedang surut. Untuk menyusuri gua, pelancong perlu didampingi oleh pemandu setempat dan dilengkapi peralatan memadai demi alasan keamanan. Untuk menyusuri aliran Sungai Citarum Purba ini, Anda perlu memasuki kawasan PLTA Saguling. Di sana, Anda tinggal mencari penunjuk jalan menuju titik-titik yang diinginkan.

2. Situ Cileunca

Beralih ke selatan, Bandung memiliki danau yang cantiknya bukan main. Danau itu dikenal dengan sebutan Situ Cileunca. Di sini, Anda akan dimanjakan pemandangan danau berlatarkan pegunungan, salah satunya adalah Gunung Papandayan. Terletak di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Situ Cileunca memiliki luas sekitar 14 ribu hektare. Danau ini juga jadi favorit para pelancong yang mencari objek-objek foto menarik. Berada di ketinggian 1.550 mdpl, permukaan air Situ Cileunca akan tertutup kabut di pagi hari. Itu menjadi salah satu pemandangan khas Situ Cileunca.

Di sini, Anda juga bisa menikmati berbagai kegiatan lain seperti menaiki perahu keliling danau, rafting di Sungai Palayangan, berkemah, hingga memetik buah stroberi. Untuk menuju Situ Cileunca, arahkan kendaraan Anda menuju selatan Kota Bandung. Ikuti jalur melalui kawasan Banjaran, susuri jalan hingga tiba di Pangalengan. Selain Situ Cileunca, Anda juga bisa menikmati berbagai danau lainnya yang ada di Pangalengan.

3. Situ Patengan

Masih di selatan, Situ Patengan atau Situ Patenggang juga jadi salah satu daya tarik wisata Bandung. Berada di ketinggi 1.600 mdpl, udara di sekitar Situ Patengan sangat-lah sejuk.

Situ Patengan juga dikenal sebagai salah satu danau yang paling besar di Bandung, dengan luas sekitar 45 ribu hektare. Di tengah danau, ada satu pulau kecil yang dikenal dengan sebutan 'Pulau Asmara'. Konon, siapa pun yang menginjakkan kaki di Batu Cinta, yang terletak di dalam pulau, akan segera mendapatkan pasangan hidup.

Beberapa kegiatan bisa Anda lakukan di Situ Patengan. Mulai dari menaiki perahu keliling danau hingga mengayuh sepeda air bersama pasangan. Anda juga bisa menikmati keindahan Situ Patengan dengan menginap di Glamping Lakeside Rancabali.

Untuk menuju Situ Patengan, arahkan kendaraan Anda menuju Soreang, Kabupaten Bandung. Susuri jalan dan ikuti petunjuk menuju kawasan Ciwidey. Saat hendak memasuki Situ Patengan, Anda akan dimanjakan oleh pemandangan kebun teh yang mengelilingi danau.

BERITA TERKAIT

Geliat Wisata di Ubud Kembali Bergerak dan Aktif

Sebulan pasca dibukanya kembali gerbang penerbangan internasional ke Bali pada pertengahan Oktober lalu, geliat wisata di Ubud kembali bergerak dan…

Tempat 'Aesthetic' di Jakarta untuk Swafoto

Tempat estetik (aesthetic) seperti restoran, kafe, taman, sampai museum, belakangan ini selalu menjadi incaran banyak kalangan. Terlebih untuk mereka yang…

BPBD Imbau Turis Waspada saat Wisata Alam di Musim Hujan

Perjalanan wisata domestik perlahan kembali dibuka, dan wisata alam menjadi salah satu destinasi yang ramai ditujun. Namun, menjelang akhir tahun,…

BERITA LAINNYA DI Wisata Indonesia

Geliat Wisata di Ubud Kembali Bergerak dan Aktif

Sebulan pasca dibukanya kembali gerbang penerbangan internasional ke Bali pada pertengahan Oktober lalu, geliat wisata di Ubud kembali bergerak dan…

Tempat 'Aesthetic' di Jakarta untuk Swafoto

Tempat estetik (aesthetic) seperti restoran, kafe, taman, sampai museum, belakangan ini selalu menjadi incaran banyak kalangan. Terlebih untuk mereka yang…

BPBD Imbau Turis Waspada saat Wisata Alam di Musim Hujan

Perjalanan wisata domestik perlahan kembali dibuka, dan wisata alam menjadi salah satu destinasi yang ramai ditujun. Namun, menjelang akhir tahun,…