President University: Akselerasi dan Komersialisasi Kampung Wisata Cikadu di Kawasan Penyangga KEK Tanjung Lesung

NERACA

Jakarta - President University mendapat dukungan nyata Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, dalam bentuk Matching-Fund untuk penciptaan kolaborasi dan sinergi strategis dengan pihak Industri. 

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/10), President University bekerja sama dengan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Tanjung Lesung, dan PATA (Pacific Asia Tourism Association) Indonesia, dalam menangani kegiatan Akselerasi dan Komersialisasi Kampung Wisata Cikadu di Kawasan Penyangga (Buffer Zone) KEK Tanjung Lesung.

KEK Tanjung Lesung merupakan salah satu dari 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) prioritas yang ditetapkan Pemerintah untuk dikembangkan, dan salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dengan kedua penetapan tersebut, kawasan Tanjung Lesung direncanakan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Banten bagian selatan. KSPN Tanjung Lesung, berada di Kampung Cikadu, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang yang berjarak sekitar 180 km dari Jakarta.

Dr. Agus Canny, M.A., M.Sc. Executive Director PATA Indonesia sangat bangga bisa berkolaborasi professional dengan team President University, untuk memajukan pariwisata Kampung Cikadu, sehingga Agus Canny, mengajak dukungan dari ASITA (The Association of Indonesia Travel Agents), dan WTD (World Tourism Day) Indonesia agar menjadi bagian, dari sukses program yang digagas oleh President University.

Kick-off dimulainya kegiatan Akselerasi dan Komersialisasi Kampung Wisata Cikadu, dibuka oleh Dr. Adhi Setyo Santoso, Direkur President University Research Center, melibatkan 6 Program studi, yaitu Administrasi Bisnis, Accounting, Manajemen, IT, Disain Komunikasi Visual, Teknik Lingkungan.

Perjalanan 4 jam dari Kampus President University, di Cikarang  menuju KEK Tanjung Lesung, dengan Bus President University, Rendika Nugraha, MBA, Direktur Setsail BizAccel, langsung pimpin delegasi melakukan kunjungan ke Kampung Wisata Cikadu, di Kawasan penyangga (buffer zone) KEK Tanjung Lesung, dibantu oleh Felix Goenadhi, S. Psi., M. Par, Dosen Program Studi BA, dan Danang Adi Wiratama, M.Ds., Dosen Prodi DKV dalam Pemetaan masalah pada kelompok pengrajin dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) pada era adapatasi baru, paska pandemi COVID-19.

Menurut Michael Rino, SE, MBA selaku Project Officer, menerapkan kegiatan dengan metode Hybrid, kunjungan langsung (off-line) ke lapangan dan via online, dalam pemetaan masalah pada kelompok pengrajin dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kampung Cikadu.

Pemetaan masalah pada kelompok pengrajin dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dilakukan dengan alasan untuk mendukung program Inkubasi dan Akselerasi, Desa Wisata di Kawasan Penyangga (buffer-zone) Tanjung Lesung, dan dalam rangka melaksanakan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

1. Mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuk dimanapun (Tujuan-1)

2. Mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (Tujuan-8)

3. Menguatkan, implementasi dan merevitalisasi kemitraan global (Tujuan-17)

Pemetaan masalah UKM ini dilakukan dengan mengambil data primer melalui FGD (Focus Group Discussion) dan In-Depth Interview dengan para pengrajin dan kelompok UKM terkait kendala dan permasalahan yang dialami, serta data dari pemerintah Desa Kecamatan Panimbang, dan Desa Tanjung Jaya.  

Mohar/Iwan

 

 

BERITA TERKAIT

JPS Minta Anies Segera Copot Kepala Dinas SDA

NERACA Jakarta - Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), Mohamad Syaiful Jihad mendesak agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mencopot…

Diduga Bermotif Persaingan, Pengusaha Depo Air Isi Ulang Tolak Pelabelan

  NERACA Jakarta-Desakan agar BPOM bersikap jujur dan adik dalam membuat dan menerapkan peraturan pangan kembali bergaung. Kali ini Ketua…

Amartha Tingkatkan Produktivitas Warga Pedesaan Sumsel - Salurkan 500 Lampu Solar untuk Penerangan

NERACA Palembang - PT. Amartha Mikro Fintek (Amartha), pionir fintech p2p lending di Indonesia yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

JPS Minta Anies Segera Copot Kepala Dinas SDA

NERACA Jakarta - Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), Mohamad Syaiful Jihad mendesak agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mencopot…

Diduga Bermotif Persaingan, Pengusaha Depo Air Isi Ulang Tolak Pelabelan

  NERACA Jakarta-Desakan agar BPOM bersikap jujur dan adik dalam membuat dan menerapkan peraturan pangan kembali bergaung. Kali ini Ketua…

Amartha Tingkatkan Produktivitas Warga Pedesaan Sumsel - Salurkan 500 Lampu Solar untuk Penerangan

NERACA Palembang - PT. Amartha Mikro Fintek (Amartha), pionir fintech p2p lending di Indonesia yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha…