Sarana Meditama Mulai Akuisisi RS Kedoya

NERACA

Jakarta – Ambisi grup Emtek mengembangkan bisnis layanan kesehatan terus ekspansif, terlebih di tengah pandemi Covid-19 menjadi peluang bisnis tersebut tumbuh signifikan. Lewat anak usahanya PT Sarana Meditama Metropolotan Tbk (SAME), perseroan mulai akuisisi emiten rumah sakit baru PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK).  

Presiden Direktur Sarana Meditama Metropolitan, Jusup Halimi dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, perseroan mulai menjalankan akuisisi dan baru saja membeli 18% saham RSGK sebanyak 167.340.000 lembar saham dengan harga per sahamnya Rp1.720. Dengan demikian, total dana pembelian Rp287,82 miliar. "Jumlah saham dan persentase kepemilikan saham sebelum transaksi sebanyak 4.511.000 saham atau 0,49 persen, setelah transaksi menjadi sebanyak 171.851.000 saham atau menjadi 18,49 persen," urainya.

Dirinya menjelaskan, tujuan dari transaksi ini merupakan investasi jangka panjang dengan tanggal transaksi pada 9 September 2021. Manajemen pengelola rumah sakit Omni Hospitals menyatakan sedang bernegosiasi untuk mengakuisisi saham Kedoya Adyaraya. Tujuan dari rencana akuisisi ini adalah untuk memperluas pelayanan kesehatan SAME di Indonesia. Disampaikan pula, rencana akuisisi ini akan memperluas kegiatan usaha SAME dalam bidang pelayanan kesehatan dengan membangun dan mengelola rumah sakit di Indonesia.

Perseroan menegaskan, SAME dan RSGK tidak memiliki hubungan afiliasi sebagaimana termaktub dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai informasi, Kedoya Adyaraya merupakan emiten yang baru saja mencatatkan saham perdananya pekan kemarin. Perseroan meraih dana segar Rp319,8 miliar dari penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dengan melepas 20% saham ke publik.

Kedoya Adyaraya berdiri pada 1990 dan mendirikan rumah sakit pertamanya yaitu RS Grha Kedoya, bertempat di Jalan Panjang Arteri, Kebon Jeruk, Jakarta pada 2009. Pada 2018, perseroan mengakuisisi rumah sakit RS Grha MM2100 yang berada di Kawasan Industri MM2100, Cibitung Bekasi. RS Grha Kedoya dioperasikan langsung oleh perseroan, merupakan rumah sakit umum swasta tipe B yang memperkerjakan sebanyak 26 dokter umum, 8 dokter gigi dan 127 dokter spesialis.

Sementara RS Grha MM2100 dioperasikan perseroan melalui anak usaha PT Sinar Medika Sejahtera, merupakan rumah sakit umum swasta tipe C yang mempekerjakan sebanyak 9 dokter umum, 2 dokter gigi dan 28 dokter spesialis. Manajemen RSGK menjelaskan, kedua rumah sakit perseroan sudah memperoleh akreditasi nasional dari KARS Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan khusus untuk RS Grha Kedoya telah memperoleh Akreditasi JCI, yaitu standar akreditasi mutu dan pelayanan rumah sakit internasional.

Saat ini, RSGK mengganggap perlu untuk mengambil langkah ke depan secara terukur dalam mengubah status perseroan dari yang semula tertutup menjadi terbuka. Perseroan dengan pelaksanaan keterbukaan ini menargetkan perkembangan yang lebih cepat dan lebih signifikan dalam kelangsungan usaha perseroan.




BERITA TERKAIT

PT Timah Siap Bayar Obligasi Rp 16,27 Miliar

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang, PT Timah Tbk (TINS) bakal segera membayarkan obligasi dengan total senilai Rp16,27 miliar. Perseroan…

Transaksi Pasar Timah Ditaksir Capai Rp 800 Miliar

NERACA Jakarta- Tahun ini, PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) optimistis transaksi pasar fisik timah bisa mencapai Rp800 miliar, dari realisasi…

Investasikan Dana Rp 1,76 Triliun - BliBli Akuisisi Saham Supra Boga Lestari

NERACA Jakarta –Tren perusahaan starup unicorn IPO, seperti yang dilakukan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dan juga bakal dilakukan Gojek dan…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

PT Timah Siap Bayar Obligasi Rp 16,27 Miliar

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang, PT Timah Tbk (TINS) bakal segera membayarkan obligasi dengan total senilai Rp16,27 miliar. Perseroan…

Transaksi Pasar Timah Ditaksir Capai Rp 800 Miliar

NERACA Jakarta- Tahun ini, PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) optimistis transaksi pasar fisik timah bisa mencapai Rp800 miliar, dari realisasi…

Investasikan Dana Rp 1,76 Triliun - BliBli Akuisisi Saham Supra Boga Lestari

NERACA Jakarta –Tren perusahaan starup unicorn IPO, seperti yang dilakukan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dan juga bakal dilakukan Gojek dan…