QNET Menawarkan Kesuksesan Bisnis Penjualan Langsung

Berdasarkan laporan Federasi Asosiasi Penjualan Langsung Dunia (WFDSA) terbaru menyatakan bahwa pada 2019 ada sekitar 119,9 juta orang di seluruh dunia terlibat dalam industri penjualan langsung, baik paruh waktu maupun penuh waktu atau dijadikan mata pencaharian utama, serta menghasilkan penjualan tahunan sebesar US$ 180,5 miliar.

Dimana salah satu perusahaan penjualan langsung di Indonesia dan sudah lebih dari 20 tahun menggerakan ekonomi masyarakat Indonesia, adalah QNET. Satu-satunya cara untuk memperoleh penghasilan dengan QNET adalah melalui penjualan produk. jutaan pelanggan dan distributor yang puas, juga dikenal sebagai perwakilan I=independen (IR) di seluruh dunia telah memperoleh manfaat dari produk kita dan peluang bisnis yang disediakan QNET,”IR dapat merujuk produk kami kepada orang lain dan mendapatkan komisi dari penjualan aktual. QNET menggunakan rencana kompensasi yang menghitung komisi yang dibayarkan kepada IR berdasarkan volume penjualan yang dihasilkan melalui rujukan untuk membeli produk-produk QNET. Banyak orang telah memanfaatkan model bisnis kami untuk membangun tim penjualan yang besar dan menumbuhkan bisnis yang sukses,”kata Malou Caluza, CEO QNET dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

QNET menawarkan berbagai macam produk di bidang kesehatan, kebugaran, gaya hidup, dan pendidikan. Produk QNET dirancang untuk membantu orang hidup lebih sehat dan meningkatkan gaya hidup serta penghidupan mereka. QNET berkantor pusat di Hong Kong dan memiliki kantor serta agensi di lebih dari 25 negara di seluruh dunia. Selain menyediakan produk berkualitas, pelanggan QNET juga dapat memanfaatkan peluang bisnis penjualan langsung yang ditawarkan oleh QNET, dengan mempromosikan produk dan layanannya kepada orang lain.

QNET memadukan antara kesempatan untuk berwirausaha dengan kemajuan teknologi secara efektif. Untuk mengakomodir kebutuhan mitra IR (Independent Representatives), QNET menyediakan virtual office yang dapat diakses kapanpun dan di manapun. Tentu dengan syarat bahwa Anda terhubung ke jaringan internet. Baik itu menggunakan perangkat komputer, laptop, tablet, ataupun smartphone saat mengakses virtual office, dan sosial media QNET baik itu IG, Youtube, Facebook, dan lain-lain.

Ini membuat Anda dapat menjalankan bisnis QNET sebagai sampingan ataupun bisnis utama tanpa harus berbatas waktu dan tempat. Mekanisme kerja keras dan kerja cerdas pun dapat diakomodir secara sempurna untuk keberhasilan bisnismu. Dengan model bisnis QNET yang fleksibel, menjadi mitra IR QNET merupakan bisnis yang sangat baik untuk generasi milenial.

Malou Caluza yang merupakan CEO pertama di QNET juga mengatakan bahwa bisnis penjualan langsung adalah bisnis seperti bisnis lainnya. Bisnis ini memberikan kesempatan untuk menjadi seorang pengusaha. Satu-satunya perbedaan adalah para IR tidak perlu khawatir tentang biaya awal dan biaya operasional berskala besar seperti pada bisnis tradisional lainnya. Keberhasilan IR sepenuhnya bergantung pada Anda dan kerja keras yang Anda lakukan.“Bisnis penjualan langsung QNET bukanlah skema cepat kaya. Untuk sukses dalam bisnis ini, Anda perlu bekerja keras, sabar, berkomitmen, dan berorientasi pada tujuan. Perlu kerja keras dan kerja cerdas untuk sukses di bisnis QNET”, tegas Malou Caluza.

BERITA TERKAIT

Mirae Asset Catat Transaksi Rp 692,3 Triliun

Sepanjang tahun 2021 kemarin, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencatat nilai transaksi saham Rp 692,3 triliun. Selain itu per Januari…

Protelindo Raih Pinjaman Rp 500 Miliar

Danai pengembangan bisnisnya, anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR), PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) meraih pinjaman Rp500 miliar…

BEI Suspensi Saham Perdana Bangun Pusaka

Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT…

BERITA LAINNYA DI

Mirae Asset Catat Transaksi Rp 692,3 Triliun

Sepanjang tahun 2021 kemarin, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencatat nilai transaksi saham Rp 692,3 triliun. Selain itu per Januari…

Protelindo Raih Pinjaman Rp 500 Miliar

Danai pengembangan bisnisnya, anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR), PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) meraih pinjaman Rp500 miliar…

BEI Suspensi Saham Perdana Bangun Pusaka

Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT…