Jokowi Divaksin Beri Kepercayaan Pelaku Pasar

NERACA

Jakarta – Menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membangun kepercayaan masyarakat terkait keamanan vaksin tersebut. Hal inipun memberikan respon positif terhadap laju indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (13/1) yang berhasil ditutup menguat.

IHSG ditutup menguat 39,54 poin atau 0,62% ke posisi 6.435,21. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 6,46 poin atau 0,65% ke posisi 1.002,89,”Dari dalam negeri, euforia terkait penyelenggaraan vaksinasi massal disikapi positif oleh para pelaku pasar. Apalagi hari ini Presiden Joko Widodo telah divaksin dengan menggunakan produk Sinovac," kata analis Bina Artha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta di Jakarta, kemarin.

Dari luar negeri, lanjut Nafan, pelaku pasar mengapresiasi kebijakan Joe Biden yang akan mengeluarkan kebijakan stimulus jumbo bernilai triliunan dolar dalam rangka penanggulangan ekonomi AS. Dibuka menguat, IHSG relatif nyaman terus bergerak di teritori positif hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, sembilan sektor meningkat dengan sektor pertambangan paling tinggi yaitu 4,17%, diikuti sektor aneka industri dan sektor industri dasar masing-masing 2,9% dan 1,56%. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor konsumer sebesar minus 1,28%. Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp992,84 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.855.498 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,96 miliar lembar saham senilai Rp24,17 triliun. Sebanyak 243 saham naik, 244 saham menurun, dan 143 saham tidak bergerak nilainya. Sementara itu, bursa saham regional Asia sore kemarin antara lain indeks Nikkei ditutup menguat 292,25 poin atau 1,04% ke 28.456,59, indeks Hang Seng turun 41,15 poin atau 0,15% ke 28.235,6, dan Indeks Straits Times meningkat 8,85 atau 0,3% ke 2.986,02.

Kepala Divisi Riset Mirae Sekuritas, Hariyanto Wijaya menilai Presiden Jokowi yang menjadi orang pertama menjalani vaksinasi Covid-19 buatan Sinovac akan membangun kepercayaan masyarakat terkait keamanan vaksin tersebut.”Good things-nya adalah Pak Jokowi, itu sebagai orang yang pertama divaksin. Kenapa ia harus sebagai orang yang pertama? Menurut kita itu adalah suatu strategi yang baru untuk menunjukkan keamanan dari vaksin COVID-19 di mana itu akan mem-build confidence," ujarnya.
Presiden Jokowi menjalani vaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin Sinovac di teras Istana Merdeka Jakarta, Rabu. Vaksinator yang menyuntik adalah Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib. Di tengah menghijaunya IHSG, saham-saham emiten farmasi justru terkoreksi, termasuk dua anak usaha BUMN PT Bio Farma (Persero) yaitu PT Indofarma Tbk (INAF) dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF).
Pada sekitar pukul 11.00 WIB, saham INAF dan KAEF sama-sama terkoreksi 475 poin atau 6,81% ke posisi Rp6.500 per saham. Anak usaha Kimia Farma, PT Phapros Tbk (PEHA) juga melemah 180 poin atau 6,82% ke posisi Rp2.460 per saham.

BERITA TERKAIT

Minim Sentimen Positif Bawa IHSG Terkoreksi

NERACA Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (14/1) sore kemarin, ditutup di zona…

Optimisme Pemulihan Ekonomi - Pasar Saham Masih Menarik Investor Asing

NERACA Jakarta – Meski sentiment negatif pandemi Covid-19 masih menghantui perekonomian Indonesia dan termasuk pasar saham, namun menurut PT Manulife…

Geliat Bisnis Ban ke Amerika - Menakar Kekuatan Fundamental Gajah Tunggal

NERACA Jakarta – Kabar investor kawakan Lo Kheng Hong borong saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) membawa harga saham emiten…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Minim Sentimen Positif Bawa IHSG Terkoreksi

NERACA Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (14/1) sore kemarin, ditutup di zona…

Optimisme Pemulihan Ekonomi - Pasar Saham Masih Menarik Investor Asing

NERACA Jakarta – Meski sentiment negatif pandemi Covid-19 masih menghantui perekonomian Indonesia dan termasuk pasar saham, namun menurut PT Manulife…

Geliat Bisnis Ban ke Amerika - Menakar Kekuatan Fundamental Gajah Tunggal

NERACA Jakarta – Kabar investor kawakan Lo Kheng Hong borong saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) membawa harga saham emiten…