Sikapi Rencana Konsolidasi - Indosat Fokus Kembangkan Jaringan 4G

NERACA

Jakarta – Progres konsolidasi dua perusahaan telekomunikasi di Indonesia, PT Hutchison 3 Indonesia (Tri) dengan PT Indosat Tbk (ISAT) dinanti pelaku pasar. Meski belum disampaikan secara gamblang, namun kedua pemegang saham sudah melakukan pertemuan terkait konsolidasi ini dan bahkan meneken nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Terlepas dari aksi konsolidasi tersebut, PT Indosat Tbk atau Indosat Ooredo menegaskan komitmennya untuk terus melayani kebutuhan digital masyarakat Indonesia, khususnya pengembangan jaringan 4G ke seluruh pelosok Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa.

Kata Direktur & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha, pandemi Covid-19 menimbulkan sejumlah tantangan bagi Indonesia dan negara-negara lain di seluruh dunia. "Kebutuhan layanan digital dan telekomunikasi selama pandemi meningkat karena banyak masyarakat yang harus bekerja dari rumah serta anak-anak sekolah dari rumah. Jadi, tahun ini kami akan terus melanjutkan berbagai inisiatif yang telah kami lakukan sebelumnya," ujar dalam sesi paparan publik Insidentil PT Indosat Tbk yang dilaksanakan secara daring di Jakarta, kemarin,

Dia menambahkan, pelanggan adalah fokus utama perseroan, sehingga Indosat akan melanjutkan investasi dalam memodernisasi infrastruktur utama dan mengembangkan jaringan untuk meningkatkan pengalaman terbaik bagi pelanggan. "Kami akan terus mendorong layanan yang simple dan transparan dan menghadirkan lebih banyak inovasi layanan. Ke depan kami akan menghadirkan layanan yang lebih baik bagi para pelanggan kami dan mendukung pemerintah Indonesia menyediakan infrastruktur yang lebih baik bagi ekonomi digital Indonesia," paparnya.

Menurut Vikram, visi Indosat Ooredoo adalah menjadi operator telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, sehingga target yang dikejar perseroan tetap sama, yaitu peningkatan kualitas kehidupan pelanggan melalui digital dan menjadi pemain terkuat kedua di Indonesia dengan terus menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan. Selain meningkatkan layanan telekomunikasi dengan memperluas jaringan 4G, dia mengatakan, Indosat bekerja sama dengan UN Women memanfaatkan teknologi seluler sebagai media yang aman dan efisien untuk mengumpulkan data dan memperoleh wawasan yang baru tentang dampak Covid-19 bagi perempuan dan anak perempuan Indonesia.

Hingga September 2020, Indosat terbukti mampu memberikan layanan terbaik bagi pelanggan di tengah situasi pandemi. Hal tersebut tercermin dalam data keuangan perusahaan yang berhasil membukukan pendapatan Rp 20,6 triliun atau naik 9,2%, dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Disebutkan, lonjakan pendapatan tertinggi Indosat berasal dari pendapatan seluler sebesar 12,9% menjadi Rp 17 triliun year on year (YoY).

Indosat juga membukukan peningkatan average revenue per user (ARPU) menjadi Rp 31.700 dari sebelumnya Rp 27.800 pada kuartal ketiga 2019. Hal tersebut tercermin dari peningkatan penggunaan data sebesar 55% YoY. "Produk-produk yang kami tawarkan tahun lalu lebih simple dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Hal tersebut terbukti efektif meningkatkan jumlah subscriber menjadi 60,4 juta pelanggan sampai akhir September 2020, naik 2,8% secara YoY," kata Vikram.

 

BERITA TERKAIT

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - SMF Tawarkan Tingkat Bunga Hingga 5,75%

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF berencana menerbitkan obligasi dan…

Produksi CPO Dharma Satya Tumbuh 4,4%

NERACA Jakarta- Sepanjang tahun 2020 kemarin,  PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) mencatatkan volume produksi crude palm oil (CPO) 636.947…

Permintaan PCR Naik Lima Kali Lipat - DGNS Menuai Berkah di Libur Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Kebijakan pemerintah yang mewajibkan warganya melakukan tes swab bagi yang ingin berpergian jauh baik lewat darat, laut…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - SMF Tawarkan Tingkat Bunga Hingga 5,75%

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF berencana menerbitkan obligasi dan…

Produksi CPO Dharma Satya Tumbuh 4,4%

NERACA Jakarta- Sepanjang tahun 2020 kemarin,  PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) mencatatkan volume produksi crude palm oil (CPO) 636.947…

Permintaan PCR Naik Lima Kali Lipat - DGNS Menuai Berkah di Libur Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Kebijakan pemerintah yang mewajibkan warganya melakukan tes swab bagi yang ingin berpergian jauh baik lewat darat, laut…