Trakindo Raih Sertifikasi ISO 45001:2018

NERACA

Jakarta – Dinilai telah menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselematan Kerja (SMK3) secara tepat, PT Trakindo Utama (Trakindo) baru-baru ini berhasil melakukan migrasi sistem keselamatan kerja dari OHSAS 18001:2007 ke dalam sistem ISO 45001:2018 dan meraih sertifikasi dengan hasil tanpa temuan kategori Non-Conformity (NC).

Rachmat Sobari Hamami, Direktur Utama Trakindo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, pencapaian sertifikasi ISO 45001:2018 yang berstandar internasional ini menjadi salah satu langkah nyata perwujudan visi Trakindo dalam menjadi penyedia solusi alat berat Cat® yang berkelas dunia. “Kami bangga dengan peraihan hasil audit yang sangat baik, terutama dengan tidak ditemukannya temuan kategori Non-Conformity (NC), baik dalam skala besar (major) atau pun kecil (minor),”ujarnya.

Perseroan berkomitmen untuk menjadikan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) sebagai budaya yang dijiwai seluruh karyawan. Dimana manajemen berusaha untuk melakukan lebih dari standar kepatuhan; selain menjaga untuk selalu menaati peraturan yang berlaku juga ingin melangkah lebih jauh, salah satunya melalui sertifikasi ISO pada seluruh cabang Trakindo di Indonesia.

Menurutnya, implementasi sistem manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja di industri alat berat menjadi syarat utama kesuksesan aktivitas operasional yang berkelanjutan. Sementara Mark Andrew Golez, Lead Auditor PT AJA Sertifikasi Indonesia mengatakan, Trakindo menjadi salah satu perusahaan dari industri alat berat yang telah berhasil melakukan migrasi sertifikasi ke ISO 45001:2018. Selain meninjau sistem yang diterapkan, standar ini juga memiliki fokus pada tanggung jawab para pemimpin perusahaan dan partisipasi pekerja dalam menciptakan tempat kerja yang lebih aman. ISO 45001:2018 juga menitikberatkan pada penilaian berkesinambungan terhadap peluang untuk mengurangi risiko. “Kami memberikan dukungan penuh dalam mewujudkan tujuan Trakindo untuk melakukan kegiatan operasional secara aman dan sehat dengan lingkungan kerja yang bebas cidera,”tuturnya.

Implementasi SMK3 di Trakindo telah dilakukan secara sistematis juga berkelanjutan dengan didukung penggunaan metode dan alat yang tepat, yang diterapkan di seluruh wilayah kerja perusahaan, seperti kantor, area workshop, warehouse, laboratorium, serta lapangan, termasuk area operasional pelanggan. Pencapaian sertifikat ISO 45001:2018 ini juga menjadi bentuk semangat Trakindo untuk berkontribusi mewujudkan Indonesia yang berbudaya K3, sambil melayani pelanggan dengan lebih baik, dengan terus mengedepankan nilai-nilai inti perusahaan, yaitu Integrity, Continuous Development, Excellence, Proactive, Accountability, dan Teamwork.

 

BERITA TERKAIT

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - SMF Tawarkan Tingkat Bunga Hingga 5,75%

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF berencana menerbitkan obligasi dan…

Produksi CPO Dharma Satya Tumbuh 4,4%

NERACA Jakarta- Sepanjang tahun 2020 kemarin,  PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) mencatatkan volume produksi crude palm oil (CPO) 636.947…

Permintaan PCR Naik Lima Kali Lipat - DGNS Menuai Berkah di Libur Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Kebijakan pemerintah yang mewajibkan warganya melakukan tes swab bagi yang ingin berpergian jauh baik lewat darat, laut…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - SMF Tawarkan Tingkat Bunga Hingga 5,75%

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF berencana menerbitkan obligasi dan…

Produksi CPO Dharma Satya Tumbuh 4,4%

NERACA Jakarta- Sepanjang tahun 2020 kemarin,  PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) mencatatkan volume produksi crude palm oil (CPO) 636.947…

Permintaan PCR Naik Lima Kali Lipat - DGNS Menuai Berkah di Libur Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Kebijakan pemerintah yang mewajibkan warganya melakukan tes swab bagi yang ingin berpergian jauh baik lewat darat, laut…