Bersantai di Surga Rahasia Labuan Bajo

Tidak melulu tentang keganasan hewan purba komodo atau keelokan Pulau Padar yang tengah jadi salah satu tujuan destinasi favorit #DiIndonesiaAja, Labuan Bajo masih dikaruniai keeksotisan alam seperti Goa Rangko, Air Terjun Cunca Wulang, serta keunikan budaya lokal.

Goa Rangko adalah goa yang dipenuhi kecantikan stalagtit dan stalagmit. Di dalam, wisatawan bisa berenang atau berfoto dengan tema kubah batu, serta kolam biru kehijauan nan jernih. Kolam sedalam empat meter ini berair laut, lantaran letak goa yang berdekatan dengan pesisir pantai, hanya sekitar 10 menit berjalan kaki.

Di Goa Rangko, wisatawan tidak perlu membawa alat penerang. Cahaya matahari yang masuk di sela-sela celah goa sudah cukup menerangi kubah. Biaya masuk ke lokasi wisata ini sebesar Rp20 ribu. Meski jauh dari keramaian, dinas pariwisata selaku pengelola tempat mewajibkan petugas serta pengunjung agar menerapkan protokol kesehatan, termasuk memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Dari Labuan Bajo, Goa Rangko dapat ditempuh selama sekitar satu jam perjalanan darat. Kendaraan akan berhenti di Kampung Rangko, kemudian pengunjung harus menyewa perahu bertarif Rp300 ribu untuk pulang-pergi, dengan kapasitas lima orang.

Kini, waktunya mengunjungi Cunca Wulang, air terjun yang jatuh di antara tebing bebatuan yang megah. Kata cunca berarti air terjun, dan wulang berarti Bulan. Penamaan itu sesuai dengan bentuk lekukan air terjun yang menyerupai bulan purnama. Karenanya, area tersebut amat layak jadi tema swafoto.

Cunca Wulang terletak di tengah Hutan Mbeliling, berada di ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut. Dari Labuan Bajo, wisatawan membutuhkan waktu tempuh kurang lebih 1 jam berkendara. Pecinta trekking dapat memenuhi hasrat untuk berjalan di tengah hutan dan perkebunan menuju area air terjun.

Tidak sendiri, Anda akan ditemani pemandu dari Warsawe, kampung tradisional yang paling dekat dengan Cunca Wulang. Sepanjang sekitar 3 km perjalanan, wisatawan akan menemui tanaman yang jarang dijumpai di kota, seperti coklat, vanili, atau kemiri.

Sesampai di area Cunca Wulang, pemandangan sungai jernih bebatuan yang membentang dari sisi selatan hutan Mbeliling menyambut tenang. Di sini wisatawan dapat bersenang-senang di kolam berwarna tosca, atau melompat dari tebing batu setinggi 4 hingga 6 meter.

Sementara, 30 menit dari Cunca Wulang ke arah Labuan Bajo, wisatawan bisa mendapat pengalaman baru di Desa Liang Ndara yang memiliki Dapur Tara. Sang pemilik, Elizabeth menuturkan menu Dapur Tara yang terdiri dari masakan Labuan Bajo, Manggarai, dan Flores sepenuhnya merupakan hasil kebun sendiri.

"Kita di sini istilahnya, dari kebun ke meja makan, from garden to table. Pangsa pasar selama ini, ya teman-teman penyuka alam, teman-teman backpackers, travelling, itu kita terima banyak sekali di sini. Dan mereka tidak hanya mau makan, tapi mereka mau [berkegiatan] dari kebun dengan memetik, berkebun, dan kita memperkenalkan sekalian memasak bersama mereka," tutur Elizabeth.

Salah satu menu andalan Dapur Tara adalah ayam asap, yang dipanggang dengan berbagai jenis bumbu tradisional. Makanan pun disajikan di atas daun pisang, memberi kenikmatan tersendiri saat menyantapnya. Elizabeth menambahkan, warga desa selalu ramah menyambut para pendatang.

Sehingga, tak ada alasan untuk tidak berwisata #DiIndonesiaAja. Akibat pandemi, protokol kesehatan diterapkan di semua tempat, termasuk di Desa Liang Ndara. Demi keamanan dan kenyamanan bersama, wisatawan dianjurkan untuk membawa perlengkapan pribadi sendiri termasuk masker dan cadangannya. Jangan abai untuk menjaga jarak, rajin mencuci tangan, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

BERITA TERKAIT

Legenda di Pantai Majene yang Bikin Cemas

Kabupaten Majene di Sulawesi Barat sedang berduka setelah diguncang gempa bumi Bencana alam yang sama turut merusak bangunan dan menelan…

Bertemu Patung Purba Raksasa di Lembah Bada

Patung atau arca raksasa seperti menanti kehadiran manusia di Lembah Bada, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Ada arca berukir wajah tersenyum,…

The Mandalika Siap Jadi Destinasi Pariwisata Olahraga

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bersama jajaran Kemenparekraf meninjau kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) The…

BERITA LAINNYA DI Wisata Indonesia

Legenda di Pantai Majene yang Bikin Cemas

Kabupaten Majene di Sulawesi Barat sedang berduka setelah diguncang gempa bumi Bencana alam yang sama turut merusak bangunan dan menelan…

Bertemu Patung Purba Raksasa di Lembah Bada

Patung atau arca raksasa seperti menanti kehadiran manusia di Lembah Bada, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Ada arca berukir wajah tersenyum,…

The Mandalika Siap Jadi Destinasi Pariwisata Olahraga

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bersama jajaran Kemenparekraf meninjau kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) The…