Biaya Rapid Test Ditanggung Negara

Banyak calon penumpang pesawat dan kereta api mengeluhkan adanya beban biaya rapid test yang cukup besar lebih dari Rp 250.000 sehingga sangat membebankan biaya transportasi. Padahal negara seharusnya yang menanggung biaya rapid test tersebut, karena sudah sangat besar anggaran Kemenkes untuk menghambat penyebaran Covid-19 hingga ratusan triliunan rupiah. Jadi logikanya, untuk kepentingan warga negara yang akan bepergian seharusnya kewajiban pembiayaan rapid test menjadi tanggungan negara.

Marwan Abdullah, Jakarta Timur 

BERITA TERKAIT

Rapid Test Massal Harus Digencarkan

Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 ke lingkungan klaster rumah tangga, perkantoran, pemerintah pusat dan Satuan Tugas Covid-19 harus menggencarkan kegiatan…

Diskon PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi?

Kami salut dengan kebijakan PDAM di Kota Bogor yang memberikan diskon khusus 50% kepada pelanggannya di tengah situasi pandemi Covid-19.…

BPJS-TK Mandiri Dapat Santunan kah?

Sehubungan dengan rencana pemberian santunan dari pemerintah bagi pegawai yang gajinya di bawah Rp 5 juta, mohon penjelasan Kementerian Tenaga…

BERITA LAINNYA DI

Rapid Test Massal Harus Digencarkan

Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 ke lingkungan klaster rumah tangga, perkantoran, pemerintah pusat dan Satuan Tugas Covid-19 harus menggencarkan kegiatan…

Diskon PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi?

Kami salut dengan kebijakan PDAM di Kota Bogor yang memberikan diskon khusus 50% kepada pelanggannya di tengah situasi pandemi Covid-19.…

BPJS-TK Mandiri Dapat Santunan kah?

Sehubungan dengan rencana pemberian santunan dari pemerintah bagi pegawai yang gajinya di bawah Rp 5 juta, mohon penjelasan Kementerian Tenaga…