PTPP Beri Pinjaman PP Urban Rp 56 Miliar

Dukung pengembangan bisnis anak usahanya, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) memberikan fasilitas pinjaman kepada anak usahanya PP Urban sebesar Rp 56 miliar.  Sekretaris Perusahaan PTPP, Agus Samuel Kana dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, pinjaman yang diberikan dimaksudkan untuk menunjang kegiatan operasional PP Urban.

Pelaksanaan transaksi ini dilakukan berdasarkan perjanjian pinjam-meminjam antara PTPP dengan PP Urban Nomor 6204/EXT/DBDev/2019 dan 011/LEG/PPUB/X/2019 pada tanggal 10 Oktober 2019.  Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi. Pasalnya sebanyak 99,9% saham PP urban dimiliki oleh PTPP. PP Urban merupakan anak usaha PTPP yang bergerak dalam bidang konstruksi, manufaktur beton pracetak dan pengelolaan gedung. 

Dalam laporan keuangan PTPP, pendapatan PP Urban pada semester I-2019 tercatat sebesar Rp 438,49 miliar. Jumlah tersebut turun 6,6% bila dibandingkan dengan pendapatan semester I-2018 yang tercatat Rp 469,49 miliar. Pendapatan dari PP Urban ini menyumbang 4,08% dari total pendapatan PTPP yang sebesar Rp 10,72 triliun. 

Di sisi lain, jumlah utang PP Urban tercatat sebesar Rp 501,65 miliar. Meningkat 37,23% bila dibandingkan posisi utang pada akhir 2018 yang tercatat sebesar Rp 365,56 miliar. Posisi utang pada semester I-2019 terdiri dari utang jangka pendek Rp 438,45 miliar utang jangka panjang Rp 63,2 miliar.  Sementara itu, jumlah aset PP Urban sebesar Rp 2,33 triliun. Turun 8,98% dari jumlah aset pada akhir 2018 yang tercatat sebesar Rp 2,56 triliun.

BERITA TERKAIT

Fitch Rating Beri Peringkat CCC- APLN

Buntut dari melorotnya kinerja keuangan, Fitch Ratings menurunkan peringkat perusahaan dan obligasi PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menjadi ‘CCC-“…

Pendapatan Bisi International Turun 27,61%

Di kuartal pertama 2020, PT Bisi International Tbk (BISI) mencatat penurunan pendapatan 27,61% menjadi Rp401,43 miliar dibandingkan priode yang sama…

SMGR Siapkan Skenario The New Normal

Menindaklanjuti sura Kementerian BUMN No S-336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 tentang "Antisipasi Skenario The New Normal BUMN, PT Semen Indonesia…

BERITA LAINNYA DI

Fitch Rating Beri Peringkat CCC- APLN

Buntut dari melorotnya kinerja keuangan, Fitch Ratings menurunkan peringkat perusahaan dan obligasi PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menjadi ‘CCC-“…

Pendapatan Bisi International Turun 27,61%

Di kuartal pertama 2020, PT Bisi International Tbk (BISI) mencatat penurunan pendapatan 27,61% menjadi Rp401,43 miliar dibandingkan priode yang sama…

SMGR Siapkan Skenario The New Normal

Menindaklanjuti sura Kementerian BUMN No S-336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 tentang "Antisipasi Skenario The New Normal BUMN, PT Semen Indonesia…