PRODUK UKM TERKENDALA MODAL DAN PEMASARAN

Perajin menyelesaikan proses pengecatan guci hias berbahan baku semen di salah satu tempat produk kerajinan usaha kecil menengah (UKM) Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meuereubo, Aceh Barat, Aceh, Kamis (21/3). Berbagai kerajinan hasil olahannya seperti piring hias, guci hias, celengan, kursi dan meja teras hias, tempat payung hias, pot bunga dan boneka souvenir tersebut dijual dengan harga Rp5 ribu sampai Rp1,5 juta per unit, namun hingga saat perajin mengaku kesulitan untuk meningkatkan produksinya akibat terkendala modal dan pemasaran. NERACA/Antarafoto/Syifa Yulinnas/pras

BERITA TERKAIT

KENAIKAN IURAN BPJS KESEHATAN

 Pegawai melayani peserta BPJS Kesehatan di Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Rabu (1/7/2020). BPJS Kesehatan resmi menaikkan kembali iuran bagi peserta…

PEMASARAN DIGITAL

Perajin menunjukkan media sosial untuk memasarkan produk tas wanita di industri rumahan kawasan Wunut, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (1/7/2020).…

PRODUKSI BATIK SIGER KHAS LAMPUNG

Perajin memproduksi batik tulis khas Lampung di Kemiling Bandar Lampung, Lampung, Rabu (1/7/2020). Pemilik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)…

BERITA LAINNYA DI Berita Foto

KENAIKAN IURAN BPJS KESEHATAN

 Pegawai melayani peserta BPJS Kesehatan di Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Rabu (1/7/2020). BPJS Kesehatan resmi menaikkan kembali iuran bagi peserta…

PEMASARAN DIGITAL

Perajin menunjukkan media sosial untuk memasarkan produk tas wanita di industri rumahan kawasan Wunut, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (1/7/2020).…

PRODUKSI BATIK SIGER KHAS LAMPUNG

Perajin memproduksi batik tulis khas Lampung di Kemiling Bandar Lampung, Lampung, Rabu (1/7/2020). Pemilik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)…