2015, BPJS Targetkan 20,7 Juta Peserta

NERACA

Jakarta - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Elvyn G Masassya, menargetkan jumlah peserta BPJS pada 2015 secara nasional akan mencapai 20,7 juta jiwa.

"Tahun depan kami targetkan peserta BPJS capai 20,7 juta," katanya, usai bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Jakarta, Selasa (14/10).

Menurutnya sekarang jumlah peserta BPJS secara nasional mencapai 15,4 juta jiwa dan dana yang dikelola Rp177 triliun.

"Kami targetkan nanti seluruh pekerja Indonesia bisa menjadi peserta kami sampai dengan tahun 2018," tambahnya.

Elvyn menambahkan program-program dari BPJS akan mulai beroperasi secara penuh pada 2015.

Menurutnya, sejauh ini ada sekitar 70% Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang telah menjadi peserta dari BPJS.

"Sisanya perusahaan-perusahaan besar, karena jumlah perusahaan besar di Indonesia tidak terlalu banyak," katanya.

Dia menyebutkan sampai saat ini ada 218 ribu perusahaan yang telah bergabung di BPJS, dan jumlah itu sudah termasuk, ketegori perusahaan besar dan kecil, seperti Industri-industri kecil.

Terkait program-program yang dimiliki oleh BPJS, Elvyn menyebutkan ada tiga, yakni jaminan hari tua, kecelakaan kerja dan kematian serta tahun depan akan ada program pensiun untuk pekerja dari perusahaan swasta.

"DKI akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang akan mengimplementasi penuh program jaminan sosial bagi para pekerja," tambahnya.

Elvyn juga menganjurkan agar para pekerja informal dan formal harus segera mendaftarkan diri sesuai dengan penghasilan yang diperoleh minimal sesuai dengan Upah Minumum Provinsi (UMP).

Dia juga melanjutkan, jika penghasilan yang diperoleh dibawah dari UMP maka akan dilakukan pemeriksaan agar bisa disesuaikan dengan UMP di wilayah tempat pekerja itu bekerja.

"Semua pekerja harus terdaftar, baik itu formal dan informal," tukas Elvyn. [ardi]

BERITA TERKAIT

Produksi Nasional Disebut Tembus 60 Juta Unit - Impor Ponsel Turun Drastis

NERACA Jakarta – Industri telepon seluler (ponsel) di dalam negeri mengalami pertumbuhan jumlah produksi yang cukup pesat selama lima tahun…

Sky Energy Bidik Pendapatan Rp 539 Miliar - Lepas 203 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Sky Energy Indonesia Tbk menargetkan pendapatan sebesar Rp539 miliar dan Rp627 miliar pada tahun…

Proyek Kereta Cepat Membengkak US$83 juta

      NERACA   Jakarta - Nilai investasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung naik sebesar 83 juta dolar AS karena…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Suku Bunga Acuan Diprediksi Naik Kuartal IV

      NERACA   Jakarta - Chief Economist PT Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja memprediksi suku bunga acuan atau…

AAJI Dorong Asuransi Manfaatkan Aplikasi Digital

      NERACA   Bali - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mendorong anggotanya untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi teknologi digital…

Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan KPR 15%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri Persero Tbk membidik pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat mencapai 15…