Sun Life Resmikan Kantor Baru di Kawasan Segitiga Emas - Perkuat Produk Asuransi Syariah

NERACA

Jakarta - Perusahaan asuransi asal Kanada, Sun Life Financial Group, meresmikan Menara Sun Life sebagai nama baru untuk gedung kantor pusat Perusahaan yang terletak di Mega Kuningan, Jakarta. Sun Life Financial Group Indonesia yang terdiri dari PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Financial Indonesia), PT Sun Life Indonesia Services (Sun Life Services), dan PT CIMB Sun Life (CIMB Sun Life), ini akan menjadi penyewa utama di Menara Sun Life, yang sebelumnya dikenal dengan Menara Prima Tower 2.

President Sun Life Financial Asia, Kevin D. Strain mengatakan, keberadaan kantor baru dengan area yang lebih luas ini merupakan bagian dari strategi lokal dan regional untuk meningkatkan investasi di Indonesia. Selain itu, kantor baru ini diharapkan bisa turut membangun merek Sun Life Financial, serta mengukuhkan posisi untuk terus berkembang seiring dengan menguatnya tren pertumbuhan bisnis asuransi jiwa di Indonesia.

“Indonesia merupakan komponen penting dalam strategi kami untuk wilayah Asia karena kami melihat potensi yang sangat besar di Indonesia, baik bagi Sun Life maupun industri asuransi jiwa secara keseluruhan," kata Kevin di Jakarta, Senin (11/5).

Dia juga menyebutkan penduduk yang mencapai lebih dari 250 juta orang, kelas menengah yang tumbuh pesat, dan penetrasi asuransi yang masih rendah di pasar merupakan salah satu kesempatan besar bagi perusahaan yang dipimpinnya untuk terus berkembang. Menututnya, masyarakat Indonesia akan membutuhkan produk-produk asuransi dan saran keuangan yang membantu kelas menengah mempersiapkan masa depan.

"Seiring dengan komitmen kami untuk terus tumbuh sebagai sebuah entitas bisnis, kami juga menjalankan misi untuk mendukung para nasabah dalam mencapai kemapanan finansial di sepanjang hidup mereka," papar Kevin.

Tingkatkan penetrasi

Pada kesempatan yang sama, Chief Distribution Officer Sun Life Financial Indonesia, Ellin Waty mengungkapkan, pihaknya berencana meningkatkan penetrasi bisnis asuransi berbasis syariah yang lebih besar di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan laba operasi grup di Asia, setelah selama ini lebih banyak bergerak dalam asuransi konvensional.

Seperti diketahui, pada Agustus 2014 lalu, Sun Life telah meluncurkan produk manfaat tambahan (rider) Sun Med Syariah dari produk unit linked syariah yaitu Brilliance Hasanah Sejahtera yang diluncurkan sejak 2010 silam.

Dari total produk milik Sun Life, saat ini sebanyak 13% produk asuransinya memiliki basis syariah. Angka tersebut diupayakan meningkat tahun depan menjadi minimal 20%. "Indonesia punyamarket sharesyariah yang luas. Jadi kami memang ingin fokus mengembangkan produk asuransi syariah. Saat ini kami sudah memiliki 1.000 agen syariah, dan akan bertambah lagi setiap tahunnya," kata Ellin.

Selain penetrasi, Sun Life juga tengah membentuktraining centerdan merekrut agen distribusi khusus produk syariah. “Begitu nanti kami siap, kami akan langsungspin offunit syariah. Melalui pembentukantraining center, kami ingin Sun Life Syariah dapat menjadi patokan untuktraining agent,” ungkapnya.

Sampai saat ini, kontribusi produk asuransi syariah terhadap total premi perseroan mencapai 15%. “Akhir tahun 2013 kontribusinya sebesar 20%. Jadi sampai akhir tahun ini kita menargetkan kontribusinya tetap sama, 20%,” kata dia.

Salah satu produk Sun Life adalah program pendanaan perjalanan umrah ke Mekkah. “Produk Syariah tumbuh pada level cepat. Salah satunya berkat strategi penyaluran kami,” kata Ellin. Dia pun mengaku Indonesia merupakan salah satu pasar yang ditargetkan bisa menopang laba Sun Life dari regional Asia.

Saat ini, Indonesia tercatat menyumbang sekitar 10% dari keseluruhan pendapatan bersih perusahaan dan ditargetkan bisa meningkat menjadi 15% - 20% dalam beberapa tahun ke depan. "Kami juga berencana akan menambah hingga 10 - 20 kantor cabang lagi tahun ini," pungkasnya. [retno]

BERITA TERKAIT

Komposisi Besaran Iuran Pensiun Dibawa Ke Meja Presiden

NERACA   Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mengadakan pertemuan dengan lembaga-lembaga seperti Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Koordinator…

Premi Asuransi Generali Tumbuh 9,5%

  NERACA   Jakarta - Di tengah pelambatan ekonomi kuartal pertama ini, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali) masih mencatat…

Lotte Mart - Equity Life Luncurkan Program Lotte Sehat

NERACA Jakarta - Program Lotte Sehat adalah program kerja sama antara PT Equity Life Indonesia dengan salah satu perusahaan retail terbesar…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pemerintah Incar Pembiayaan Berbasis Ekuitas - Bangun Infrastruktur

    NERACA   Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengincar skema pembiayaan berbasis ekuitas atau…

16 Bank dan 4 Sekuritas Ikut Lelang SUN

    NERACA   Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat sebanyak 16 bank dan empat perusahaan sekuritas ikut lelang Surat…

OJK Klaim Tingkat Inklusi Keuangan 75% Telah Tercapai

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim target tingkat inklusi keuangan Indonesia sebesar 75 persen dari…