Kantongi Lisensi Sertifikasi BNSP - LSP IKEPAMI Siap Ciptakan Tenaga Profesional Kompeten

NERACA

Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kualitas pasar modal, maka sumber daya manusianya menjadi satu kesatuan yang tidak dipisahkan. Guna mewujudkan keinginan tersebut, Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) bersama The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) bersama-sama mendirikan PT Lembaga Sertifikat Profesi (LSP) Industri Keuangan Pasar Modal Indonesia atau LSP IKEPAMI pada 3 Oktober 2023 silam.

Pendirian LSP ini diharapkan dapat mencapai kualitas sumber daya manusia yang kompeten melalui sertifikasi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pasar modal yang berlaku. Teranyar, lembaga ini mendapatkan sertifikasi lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Informasi tersebut disampaikan LSP IKEPAMI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman berharap, setelah mendapatkan tanda terdaftar dari OJK, LSP IKEPAMI dapat beroperasi dengan baik dan menghasilkan lulusan tenaga-tenaga profesional bersertifikasi yang kompeten.“BEI juga berharap, LSP IKEPAMI akan senantiasa aktif membantu kelancaran proses pengujian profesional pasar modal dengan teknologi yang mumpuni dan selalu inovatif mengikuti kebutuhan pasar yang ada sehingga dapat memfasilitasi setiap masyarakat yang telah mendaftar untuk mendapatkan kesempatan mengikuti ujian sertifikasi,” jelas Iman.

Sebagai penyedia fasilitas Tempat Uji Kompetensi (TUK), LSP IKEPAMI berkolaborasi bersama BEI terutama di berbagai wilayah kota-kota besar Indonesia dengan jumlah investor yang tinggi, seperti Medan, Bandung, Solo, Semarang, Surabaya, Yogyakarta dan Makassar dengan menggandeng 29 Kantor Perwakilan BEI.

Sementara itu, Direktur Perizinan Perorangan, Profesi Penunjang dan Lembaga Penunjang Pasar Modal OJK, M. Adi Wijoyo menyampaikan bahwa pasar modal membutuhkan peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia yang sesuai dengan standar kompetensi yang berlaku. “Di sinilah LSP IKEPAMI hadir dalam industri sebagai pintu gerbang seleksi kompetensi sumber daya manusia di pasar modal,”ujarnya.

Sebagai salah satu pendiri LSP IKEPAMI, Theodora Manik yang juga Komite Ketua Umum APEI menyampaikan, lisensi yang diberikan BNSP merupakan tonggak penting dalam usaha APEI meningkatkan sumber daya manusia di pasar modal. Setelah mendapatkan tanda terdaftar dari OJK, LSP IKEPAMI akan siap melayani industri guna menciptakan sumber daya manusia kompeten melalui sertifikasi. “Perlu diingat, bahwa lisensi BNSP bernomor BNSP-LSP-2447-ID yang dimiliki LSP IKEPAMI ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar untuk terus menjaga sekaligus meningkatkan standar profesionalisme, khususnya di bidang pasar modal.”katanya.

Kata Ketua BNSP, Syamsi Hari, bonus demografi yang dimiliki Indonesia membawa pada megatren dunia, sehingga wajar jika berbagai lembaga kredibel internasional memperkirakan Indonesia akan menjadi salah satu negara maju.“Tidak berlebihan jika Presiden Republik Indonesia telah merancang visi Indonesia Emas 2045. Pasar modal saat ini berada pada era yang serba cepat dan terdigitalisasi hingga lahir undang-undang P2SK yang menjadi rambu atas majunya industri. Salah satu poin yang kami cermati adalah mengenai pentingnya penguatan pada sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten. Merujuk undang-undang tersebut, untuk memenuhi kebutuhan maka disusunlah standar kompetensi oleh semua pemangku kepentingan baik Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi, LSP, KADIN dan para pakar khususnya wakil dari dunia pendidikan,” jelasnya.

Adapun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Pasar Modal ini telah ditetapkan oleh Menteri Tenaga Kerja RI pada 22 Januari 2024 dengan Nomor 20 Tahun 2024. BNSP sendiri, lanjut Syamsi, akan selalu terus memberi dukungan pada LSP IKEPAMI agar senantiasa berkembang melayani sertifikasi dalam bentuk kolaborasi dengan BNSP serta akan terus mencermati dan merespons perkembangan agar tidak terlambat menyiapkan Standar Kompetensi Kerja dan Skema Sertifikasi yang lebih relevan dalam persaingan global dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Selain itu, jelasnya lagi, BNSP akan terus memastikan LSP IKEPAMI mengembangkan asesor kompetensinya untuk mempertajam keilmuannya dan dapat melakukan uji kompetensi dengan MUK versi 2023 berdasarkan SE Ketua BNSP Nomor 1/BNSP/I/2024.“Kebijakan tersebut akan mempermudah asesor dalam melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi dan mendorong LSP untuk berkolaborasi dengan dunia usaha/industri dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan sertifikasi kompetensi profesi,” imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan, dalam melaksanakan Sistem Sertifikasi Kompetensi Kerja Nasional, LSP IKEPAMI menjalankan tugas negara karena telah diberi kewenangan oleh BNSP dengan sembilan skema sertifikasi, yaitu skema sertifikasi WPEE, skema sertifikasi WPPE, skema sertifikasi WPPE Pemasaran dan skema sertifikasi WPPE Pemasaran EBUS.

Selanjutnya ada skema sertifikasi WPPE Pemasaran Ekuitas, skema sertifikasi WPPE Pemasaran Terbatas, skema sertifikasi WMI, kema sertifikasi WAPERD,dan skema sertifikasi Risk Management“LSP IKEPAMI akan fokus dalam menjalankan tugasnya sebagai pelaksana proses sertifikasi kompetensi untuk memastikan kompetensi sumber daya manusia sesuai perundang-undangan yang berlaku,” ujar Syamsi.

BERITA TERKAIT

Bersama OJK, PNM Gelar Literasi Keuangan Syariah

Bantu pemerintah untuk meningkatkan literasi keuangan di masyarakat, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Otoritas Jasa Keungan (OJK) Regional Aceh…

Masih Ditopang BSD City - BSDE Bukukan Marketing Sales Rp4,84 Triliun

NERACA Jakarta – Di semester pertama 2024, emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan prapenjualan (marketing sales) sebesar…

Catatkan Volume 600 Ribu Ton - OJK Bantah Transaksi Bursa Karbon Dibilang Sepi

NERACA  Jakarta – Optimisme transaksi bursa karbon akan tumbuh, rupanya masih jauh dari target lantaran sepinya transaksi. Namun demikian, Otoritas…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Bersama OJK, PNM Gelar Literasi Keuangan Syariah

Bantu pemerintah untuk meningkatkan literasi keuangan di masyarakat, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Otoritas Jasa Keungan (OJK) Regional Aceh…

Masih Ditopang BSD City - BSDE Bukukan Marketing Sales Rp4,84 Triliun

NERACA Jakarta – Di semester pertama 2024, emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan prapenjualan (marketing sales) sebesar…

Catatkan Volume 600 Ribu Ton - OJK Bantah Transaksi Bursa Karbon Dibilang Sepi

NERACA  Jakarta – Optimisme transaksi bursa karbon akan tumbuh, rupanya masih jauh dari target lantaran sepinya transaksi. Namun demikian, Otoritas…