Bappenas Klaim 51 SDGs Center Telah Terbentuk

 

NERACA

Jakarta - Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Vivi Yulaswati menyatakan 51 Sustainable Development Goals (SDGs) Center telah terbentuk di seluruh Indonesia.

“Jadi, SDGs Center ini berada di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang saat ini sebagian besarnya masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Jadi, champion-champion yang sudah hadir saat ini dari wilayah timur, saya sangat apresiasi, tentunya masih perlu kolaborasi kita semua untuk sama-sama mendorong pengembangan SDGs Center yang lebih banyak lagi, khususnya wilayah timur Indonesia,” ujarnya dalam acara SDGs Center Conference 2024 yang dipantau secara virtual di Jakarta, Rabu (12/6).

Kegiatan ini yang baru dilaksanakan pertama kali merupakan upaya untuk mencapai target-target SDGs dengan akselerasi lebih kuat lagi. Menurut dia, dibutuhkan koordinasi luar biasa kompleks, tidak hanya dapat mengandalkan pemerintah yang bekerja sendiri mempercepat akselerasi pencapaian SDGs, tetapi membutuhkan peran aktif dari seluruh platform kolaborasi, terutama keterlibatan dari akademisi dan perguruan tinggi.

Hingga saat ini, SDGs telah menjadi salah satu fokus utama dalam penilaian dan pemeringkatan perguruan tinggi di tingkat global, seperti dari Times Higher Education Impact Ranking hingga GreenMetric yang diluncurkan Universitas Indonesia (UI).

“Tentunya, berbagai upaya ini tidak hanya mencerminkan tanggung jawab moral institusi pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai bagian dari strategi kita bersama untuk meningkatkan citra dan reputasi, serta tentunya dampak positif terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” ucap dia.

Karena itu, sejak Mei 2024, Bappenas telah menyelenggarakan forum komunikasi yang mempertemukan para pengurus, termasuk pimpinan SDGs Center dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, mendiskusikan upaya memperkuat jaringan antar-SDGs Center melalui Indonesia SDGs Center Network.

Pembentukan Indonesia SDGs Center Network disebut akan memperkuat kolaborasi dan peran SDGs Center seluruh Indonesia melalui pertukaran tentunya pengetahuan, pengalaman, inovasi, dan lainnya yang diharapkan semua dapat membantu Indonesia mempercepat pencapaian target-target SDGs.

“Melalui conference hari ini, kami harapkan akan semakin banyak komitmen dan tentunya kolaborasi ke depan yang bisa kita bangun baik antar perguruan tinggi maupun antara perguruan tinggi dengan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Tentu saja, ini akan memberikan sumbangan sekali lagi untuk pencapaian target-target SDGs,” ungkap Vivi.

 

BERITA TERKAIT

JAPFA Food Tawarkan Solusi Food Service dan Kustomisasi Produk di Ajang Pameran FHI

JAPFA Food Tawarkan Solusi Food Service dan Kustomisasi Produk di Ajang Pameran FHI NERACA  Jakarta – Sejalan dengan strategi PT…

Jakarta Lolos Middle Income Trap?

Jakarta Lolos Middle Income Trap? NERACA Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Jakarta telah lolos dari…

BPK Turunkan Laporan Keuangan Kementerian ESDM 2023 Jadi WDP

BPK Turunkan Laporan Keuangan Kementerian ESDM 2023 Jadi WDP NERACA Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menurunkan opini Laporan Keuangan…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Makro

JAPFA Food Tawarkan Solusi Food Service dan Kustomisasi Produk di Ajang Pameran FHI

JAPFA Food Tawarkan Solusi Food Service dan Kustomisasi Produk di Ajang Pameran FHI NERACA  Jakarta – Sejalan dengan strategi PT…

Jakarta Lolos Middle Income Trap?

Jakarta Lolos Middle Income Trap? NERACA Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Jakarta telah lolos dari…

BPK Turunkan Laporan Keuangan Kementerian ESDM 2023 Jadi WDP

BPK Turunkan Laporan Keuangan Kementerian ESDM 2023 Jadi WDP NERACA Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menurunkan opini Laporan Keuangan…