Dukung UMKM Go International - BCA Berikan Pelatihan Perdagangan Ekspor

Bantu daya saing pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan termasuk membuka potensi pasar ekspor, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan Kementerian Perdagangan RI memberikan pelatihan perdagangan ekspor di dua kota sekaligus,yaitu di Semarang dan Yogyakarta.

Direktur BCA, John Kosasih dalam siaran persnya di Semarang, kemarin mengatakan, kontribusi BCA dalam pelatihan ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian perseroan terhadap pertumbuhan dan pengembangan UMKM Indonesia. “Kami yakin bahwa kesuksesan UMKM membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, sehingga BCA berkomitmen untuk senantiasa mendampingi UMKM untuk bisa naik kelas,”ujarnya.

Dirinya berharap, dengan pelatihan ini bisa membawa lebih banyak UMKM go export dan berpartisipasi dalam rantai pasokan global, sehingga bisa turut menambah devisa negara dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Menurut data Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Kemenkop UKM) RI, UMKM berkontribusi terhadap 60,5% Produk Domestik Bruto (PDB), dan mampu menyerap hampir 97% dari total tenaga kerja nasional. Masih mengutip data dari Kemenkop UKM RI, rasio partisipasi UMKM dalam rantai nilai global berada di kisaran 4%, sehingga masih ada potensi-potensi pengembangan UMKM yang masih bisa dimaksimalkan, khususnya dalam mendorong aktivitas ekspor.

Menyadari betapa besar peran UMKM terhadap perekonomian nasional, lanjut John, perseroan merasa sangat termotivasi untuk konsisten memberikan dukungan kepada pelaku UMKM Indonesia dalam menggali potensi mereka, termasuk untuk memperluas akses pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Kami sangat bersemangat untuk melihat dampak positif dari pelatihan ini, dan saya optimis UMKM tanah air akan semakin kuat dan mampu bersaing di pasar global,”katanya.

Sebagai informasi, dukungan BCA terhadap UMKM juga tercermin dari realisasi pembiayaan kepada UMKM yang tumbuh 16,5% YoY mencapai Rp109,8 triliun per Juni 2023. Selain itu, BCA juga menyelenggarakan BCA UMKM Fest 2023 pada pertengahan Agustus 2023, yang merupakan gelaran untuk ketiga kalinya sejak 2021. Kegiatan tahun ini dilaksanakan secara online dan offline, dan diikuti oleh sekitar 1.400 UMKM yang memasarkan produk-produk unggulannya.

Tidak hanya itu, BCA juga telah mengembangkan program BCA #BanggaLokal sejak November 2020. BCA membantu Pelaku Usaha Lokal yang lolos seleksi, yakni dalam hal peningkatan awareness, pengembangan transaksi, kesempatan pembiayaan modal kerja, hingga pengembangan produk baru. Sampai Juni 2023, terdapat lebih dari 1.900 Pelaku Usaha Lokal yang tergabung di program #BanggaLokal

Dari total 60 peserta UMKM di Semarang dan Yogyakarta yang mengikuti pelatihan ini, terdapat sejumlah pelaku UMKM yang berasal dari desa wisata binaan Bakti BCA, yakni Doesoen Kopi Sirap dan Kampung Batik Gemah Sumilir. Melalui program CSR di bawah payung Bakti BCA, perseroan memang secara konsisten melakukan pembinaan berkelanjutan terhadap 15 desa wisata binaan, antara lain meliputi tata kelola destinasi, lingkungan, seni, budaya, hingga ekonomi.

Sementara EVP Corporate Communication and Social Responsibility (CSR) BCA, Hera F Haryn menambahkan, pelatihan perdagangan ekspor ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh peserta UMKM yang hadir, termasuk pelaku UMKM yang berasal dari desa wisata binaan Bakti BCA. 

Disampaikannya, secara berkala, Bakti BCA juga akan memonitor dampak dari pelatihan ini, dan senantiasa mendampingi UMKM desa wisata binaan Bakti BCA hingga nantinya dapat melakukan ekspor. “Saya meyakini bahwa upaya ini akan memberikan manfaat yang besar, terutama bagi perekonomian dan kesejahteraan komunitas desa,"ungkapnya.

Sebagai informasi, pelatihan yang berlangsung pada 11-13 September 2023 itu dipimpin oleh Pusat Pelatihan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan RI, dan didukung penuh oleh BCA. Secara total, ada 60 pelaku usaha UMKM yang mengikuti pelatihan di Kota Yogyakarta dan Semarang. Pelatihan ini akan mencakup sejumlah materi yang akan mempersiapkan para peserta UMKM untuk membawa produknya ke kancah internasional, antara lain peningkatan kualitas produk, identifikasi potensi pasar ekspor, pemahaman akses eskspor, simulasi transaksi luar negeri, hingga promosi.

 

 

 

BERITA TERKAIT

Djarum Foundation Dukung Peningkatan Kualitas dan Profesionalitas Wartawan

  Djarum Foundation Dukung Peningkatan Kualitas dan Profesionalitas Wartawan NERACA Jakarta - Djarum Foundation bersama dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia…

Berdayakan Ekonomi Mantan Pekerja Migran - Pemkab Bayuwangi Beri Pendampingan Program UMKM

Kesuksesan orang bekerja di luar negeri bisa dihitung dengan jari, namun banyak pula mereka yang bernasib kurang baik pasca bekerja…

Manfaatkan Limbah Rumah Tangga - PLN EPI Sulap Limbah Minyak Jelantah Jadi Sabun

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) berkomitmen menciptakan budaya Keselamatan, Kesehatan, dan Keamanan (K3) di lingkungan pegawai dan masyarakat…

BERITA LAINNYA DI CSR

Djarum Foundation Dukung Peningkatan Kualitas dan Profesionalitas Wartawan

  Djarum Foundation Dukung Peningkatan Kualitas dan Profesionalitas Wartawan NERACA Jakarta - Djarum Foundation bersama dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia…

Berdayakan Ekonomi Mantan Pekerja Migran - Pemkab Bayuwangi Beri Pendampingan Program UMKM

Kesuksesan orang bekerja di luar negeri bisa dihitung dengan jari, namun banyak pula mereka yang bernasib kurang baik pasca bekerja…

Manfaatkan Limbah Rumah Tangga - PLN EPI Sulap Limbah Minyak Jelantah Jadi Sabun

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) berkomitmen menciptakan budaya Keselamatan, Kesehatan, dan Keamanan (K3) di lingkungan pegawai dan masyarakat…