Mampu Membangun Ketahanan Bisnis, Perusahaan-Perusahaan Ini Raih TOP GRC Awards 2023

 

Mampu Membangun Ketahanan Bisnis, Perusahaan-Perusahaan Ini Raih TOP GRC Awards 
NERACA
Jakarta - Penghargaan Top GRC (Governance, Risk, and Compliance) Awards 2023 kembali digelar. Acara tersebut dihadiri oleh ratusan kalangan dari berbagai perusahaan. Mereka adalah para eksekutif bisnis dari perusahaan yang memenangkan penghargaan tersebut, kalangan konsultan atau pun pengamat bisnis, media massa, dan lain-lain.
Ada beberapa Perusahaan terbaik yang menerima penghargaan bergengsi. Di antaranya adalah PT Jasa Raharja, PT CIMB Niaga Tbk, PT Pos Indonesia, Telkom Akses, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT BPD Jatim Tbk, Pupuk Indonesia Utilitas, PT Sarana Multi Infrastruktur, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, PT Indo Tambangraya Megah Tbk, PT Semen Gresik, PT Bank Seabank Indonesia, PT Haleyora Power, PT FKS Food Sejahtera Tbk., dan banyak Perusahaan lainnya.
Tema yang diangkat untuk tahun ini Building Resilient Future Through ESG (Environment, Social, and Governance) and GRC. Artinya, melalui kegiatan Top GRC Awards 2023, ada keinginan terus mendorong pengembangan ketahanan bisnis di masa depan, melalui pendekatan ESG dan GRC. “Sehingga, kinerja bisnis perusahaan dapat terus tumbuh berkelanjutan,” kata Ketua Penyelenggara Top GRC Awards 2023, M. Lutfi Handayani.
“Selain kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan, di dalam Top GRC Awards juga banyak aspek pembelajaran bersama di bidang implementasi GRC, khususnya bagi perusahaan-perusahaan peserta. Top GRC Awards, merupakan kegiatan penghargaan GRC yang terbesar, paling banyak pesertanya, dan paling membanggakan di Indonesia,” kata Lutfi yang juga Pemimpin Redaksi Majalah TopBusiness tersebut.
Kata dia, dewan juri TOP GRC Awards yang melakukan penilaian dan pendalaman, sebagian besar telah mendapatkan Sertifikasi GRC dari LSP GRK, sehingga memiliki kapabilitas dan kredibilitas dalam melakukan penilaian GRC.
Dalam sambutannya di acara tersebut, Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Prof. Mardiasmo, mengatakan sejumlah hal. Ia mengatakan pentingnya empat pilar dalam GCG. Yakni: perilaku beretika, transparansi, akuntabilitas, dan berkelanjutan. "Perilaku beretika sangat penting. Sebab pelaksana GRC terintegrasi adalah manusia," kata mantan Wakil Menteri Keuangan RI tersebut.
Empat pilar tersebut, ia menambahkan, tercantum dalam pedoman umum governansi Indonesia. "Jadi, empat pilar tersebut harus dijaga dengan baik demi korporasi," ia menegaskan. Tiga dekade terakhir, GRC berkembang sebagai respons ke makroekonomi skala besar dan perubahan bisnis. Korporasi menghadapi ketidakpastian yang lebih besar. Juga, ada banyak risiko baru yang sebelumnya tak bisa diantisipasi dengan baik. "Maka, kini GRC masuk ke fase baru yaitu fokus ke adanya respons yang memadai," Mardianto menegaskan.
Proses Penilaian
Ketua Dewan Juri Top GRC Awards 2023, Antonius Alijoyo mengatakan, dengan semakin efektifnya implementasi GRC ini, maka kinerja bisnis perusahaan-perusahaan di Indonesia, akan tetap aman dan tumbuh dengan baik. Sehingga, kepercayaan masyarakat dan investor, baik dari dalam dan luar negeri, akan tetap terjaga dan bahkan makin meningkat. 
Disebutkan Antonius, proses penilaian dan penetapan penerima penghargaan Top GRC Awards 2023, dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: Pertama, dalam wawancara penjurian, Dewan Juri melakukan pendalaman atas keberhasilan GRC yang dilakukan. Jadi, Dewan Juri tidak menguji, namun mendalami keberhasilan GRC perusahaan peserta. 
Kedua, Dewan Juri juga mengapresiasi, direksi dan komisaris yang hadir dalam wawancara penjurian. Karena hal ini juga menunjukkan tingginya komitmen top level management, dalam hal implementasi GRC di perusahaannya.
Ketiga, Penentuan pemenang/penerima penghargaan Top GRC Awards 2023, dilakukan secara kolektif dalam Sidang Pleno Dewan Juri, dengan penilaian yang lebih ditekankan pada kelengkapan sistem, infrastruktur, dan aspek implementasi GRC. Termasuk output kinerja bisnis, juga menjadi penilaian Dewan Juri.
Dan Keempat, Dewan Juri berwenang membatalkan atau mencabut penghargaan yang diterima peserta, jika di kemudian hari, ditemukan adanya permasalahan hukum terutama yang berkekuatan hukum tetap, atau permasalahan lain yang sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip GRC di perusahaan peserta.
Top GRC Awards 2023 merupakan kegiatan penghargaan GRC yang Terbesar dan Paling Membanggakan di Indonesia. Top GRC Awards 2023 digelar oleh Majalah TopBusiness bekerjasama dengan sejumlah lembaga. Yaitu Asosiasi GRC Indonesia, IRMAPA (Indonesia Risk Management Professional Association), ICOPI (Institute Compliance Professional Indonesia), PaGI (Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia). 
Selain itu, ada  beberapa perusahaan konsultan GCG (good corporate governance) dan manajemen risiko, serta konsultan manajemen kepatuhan. Mereka adalah Sinergi Daya Prima, SGL Management, Dwika Consulting, Melani K. Harriman and Associate, Solusi Kinerja Bisnis. Pun ada beberapa staf pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Bandung.
Dan untuk level tertinggi, Level Bintang 5, Dewan Juri menerapkan tambahan kriteria yang cukup ketat. Tidak hanya kriteria sistem, infrastruktur, dan implementasi GRC saja yang baik, namun harus ada aspek-aspekl yang terkait GRC, yang dapat dijadikan contoh, atau dapat menjadi benchmark bagi perusahaan lain. 

 

 

NERACA

Jakarta - Penghargaan Top GRC (Governance, Risk, and Compliance) Awards 2023 kembali digelar. Acara tersebut dihadiri oleh ratusan kalangan dari berbagai perusahaan. Mereka adalah para eksekutif bisnis dari perusahaan yang memenangkan penghargaan tersebut, kalangan konsultan atau pun pengamat bisnis, media massa, dan lain-lain.

Ada beberapa Perusahaan terbaik yang menerima penghargaan bergengsi. Di antaranya adalah PT Jasa Raharja, PT CIMB Niaga Tbk, PT Pos Indonesia, Telkom Akses, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT BPD Jatim Tbk, Pupuk Indonesia Utilitas, PT Sarana Multi Infrastruktur, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, PT Indo Tambangraya Megah Tbk, PT Semen Gresik, PT Bank Seabank Indonesia, PT Haleyora Power, PT FKS Food Sejahtera Tbk., dan banyak Perusahaan lainnya.

Tema yang diangkat untuk tahun ini Building Resilient Future Through ESG (Environment, Social, and Governance) and GRC. Artinya, melalui kegiatan Top GRC Awards 2023, ada keinginan terus mendorong pengembangan ketahanan bisnis di masa depan, melalui pendekatan ESG dan GRC. “Sehingga, kinerja bisnis perusahaan dapat terus tumbuh berkelanjutan,” kata Ketua Penyelenggara Top GRC Awards 2023, M. Lutfi Handayani.

“Selain kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan, di dalam Top GRC Awards juga banyak aspek pembelajaran bersama di bidang implementasi GRC, khususnya bagi perusahaan-perusahaan peserta. Top GRC Awards, merupakan kegiatan penghargaan GRC yang terbesar, paling banyak pesertanya, dan paling membanggakan di Indonesia,” kata Lutfi yang juga Pemimpin Redaksi Majalah TopBusiness tersebut.

Kata dia, dewan juri TOP GRC Awards yang melakukan penilaian dan pendalaman, sebagian besar telah mendapatkan Sertifikasi GRC dari LSP GRK, sehingga memiliki kapabilitas dan kredibilitas dalam melakukan penilaian GRC.

Dalam sambutannya di acara tersebut, Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Prof. Mardiasmo, mengatakan sejumlah hal. Ia mengatakan pentingnya empat pilar dalam GCG. Yakni: perilaku beretika, transparansi, akuntabilitas, dan berkelanjutan. "Perilaku beretika sangat penting. Sebab pelaksana GRC terintegrasi adalah manusia," kata mantan Wakil Menteri Keuangan RI tersebut.

Empat pilar tersebut, ia menambahkan, tercantum dalam pedoman umum governansi Indonesia. "Jadi, empat pilar tersebut harus dijaga dengan baik demi korporasi," ia menegaskan. Tiga dekade terakhir, GRC berkembang sebagai respons ke makroekonomi skala besar dan perubahan bisnis. Korporasi menghadapi ketidakpastian yang lebih besar. Juga, ada banyak risiko baru yang sebelumnya tak bisa diantisipasi dengan baik. "Maka, kini GRC masuk ke fase baru yaitu fokus ke adanya respons yang memadai," Mardianto menegaskan.

Proses Penilaian

Ketua Dewan Juri Top GRC Awards 2023, Antonius Alijoyo mengatakan, dengan semakin efektifnya implementasi GRC ini, maka kinerja bisnis perusahaan-perusahaan di Indonesia, akan tetap aman dan tumbuh dengan baik. Sehingga, kepercayaan masyarakat dan investor, baik dari dalam dan luar negeri, akan tetap terjaga dan bahkan makin meningkat. 

Disebutkan Antonius, proses penilaian dan penetapan penerima penghargaan Top GRC Awards 2023, dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: Pertama, dalam wawancara penjurian, Dewan Juri melakukan pendalaman atas keberhasilan GRC yang dilakukan. Jadi, Dewan Juri tidak menguji, namun mendalami keberhasilan GRC perusahaan peserta. 

Kedua, Dewan Juri juga mengapresiasi, direksi dan komisaris yang hadir dalam wawancara penjurian. Karena hal ini juga menunjukkan tingginya komitmen top level management, dalam hal implementasi GRC di perusahaannya.

Ketiga, Penentuan pemenang/penerima penghargaan Top GRC Awards 2023, dilakukan secara kolektif dalam Sidang Pleno Dewan Juri, dengan penilaian yang lebih ditekankan pada kelengkapan sistem, infrastruktur, dan aspek implementasi GRC. Termasuk output kinerja bisnis, juga menjadi penilaian Dewan Juri.

Dan Keempat, Dewan Juri berwenang membatalkan atau mencabut penghargaan yang diterima peserta, jika di kemudian hari, ditemukan adanya permasalahan hukum terutama yang berkekuatan hukum tetap, atau permasalahan lain yang sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip GRC di perusahaan peserta.

Top GRC Awards 2023 merupakan kegiatan penghargaan GRC yang Terbesar dan Paling Membanggakan di Indonesia. Top GRC Awards 2023 digelar oleh Majalah TopBusiness bekerjasama dengan sejumlah lembaga. Yaitu Asosiasi GRC Indonesia, IRMAPA (Indonesia Risk Management Professional Association), ICOPI (Institute Compliance Professional Indonesia), PaGI (Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia). 

Selain itu, ada  beberapa perusahaan konsultan GCG (good corporate governance) dan manajemen risiko, serta konsultan manajemen kepatuhan. Mereka adalah Sinergi Daya Prima, SGL Management, Dwika Consulting, Melani K. Harriman and Associate, Solusi Kinerja Bisnis. Pun ada beberapa staf pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Bandung.

Dan untuk level tertinggi, Level Bintang 5, Dewan Juri menerapkan tambahan kriteria yang cukup ketat. Tidak hanya kriteria sistem, infrastruktur, dan implementasi GRC saja yang baik, namun harus ada aspek-aspekl yang terkait GRC, yang dapat dijadikan contoh, atau dapat menjadi benchmark bagi perusahaan lain. 

BERITA TERKAIT

Mampukah Industri Media Luar Griya untuk Bertumbuh?

  NERACA Jakarta - Saat ini industri Media Luar Griya (MLG/OOH) di Indonesia mengalami perubahan dinamis dengan tren industri kembali…

Bangkok RHVAC 2024 dan Bangkok E&E 2024: One Stop Solution untuk Masa Depan NET ZERO

  NERACA Jakarta - Thailand kini siap menggelar Bangkok RHVAC 2024 dan Bangkok E&E 2024, pameran dagang terbesar di Asia…

Gaet Ncess Nabati, MBV Group Luncurkan Brand Kuliner Baru

  Gaet Ncess Nabati, MBV Group Luncurkan Brand Kuliner Baru NERACA Jakarta - PT Mitra Boga Ventura (MBV Group) telah…

BERITA LAINNYA DI Keuangan

Mampukah Industri Media Luar Griya untuk Bertumbuh?

  NERACA Jakarta - Saat ini industri Media Luar Griya (MLG/OOH) di Indonesia mengalami perubahan dinamis dengan tren industri kembali…

Bangkok RHVAC 2024 dan Bangkok E&E 2024: One Stop Solution untuk Masa Depan NET ZERO

  NERACA Jakarta - Thailand kini siap menggelar Bangkok RHVAC 2024 dan Bangkok E&E 2024, pameran dagang terbesar di Asia…

Gaet Ncess Nabati, MBV Group Luncurkan Brand Kuliner Baru

  Gaet Ncess Nabati, MBV Group Luncurkan Brand Kuliner Baru NERACA Jakarta - PT Mitra Boga Ventura (MBV Group) telah…