Makin Maju Teknologi - Waspada Trik Penipuan Yang Makin Canggih

Penipuan online makin merebak ke banyak sektor. Tak hanya dalam bidang jual-beli barang saja, bahkan investasi hingga pembobolan rekening bank juga bisa dilakukan secara online. Pengguna digital mesti hati-hati agar tidak jadi korban penipuan di internet.”Semakin maju teknologi yang kita gunakan, semakin maju pula teknik atau trik penipuan online yang dipakai,” kata R. Goenara Daradjat, Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pandeglang dalam diskusi di Pandeglang Banten, Sabtu(10/6).

Disampaikannya, untuk mencegah risiko terjadinya penipuan online, pengguna digital sebaiknya selalu mengecek kebenaran data dan informasi yang didapat.”Ketika ingin berinvestasi atau sekadar membeli barang secara online, ada baiknya kita mengecek kebenaran lembaga tempat kita ingin berinvestasi, terkait portofolio maupun testimoninya. Begitu juga pada saat akan membeli barang, jangan transaksi sebelum periksa kebenaran,” tegas Goenara.

Berikutnya, lanjut Goenara, jangan mudah membagi data informasi penting di internet, seperti KTP, SIM, nomor rekening, dan lainnya; selalu waspada dengan sesuatu yang mencurigakan; waspada dengan nomor telepon tidak dikenal; lakukan transaksi sesuai prosedur; dan tidak sembarangan mengunduh aplikasi.”Unduh aplikasi dari tempat resmi seperti Appstore dan Playstore, karena aplikasi dari tempat tersebut lebih terjamin keamanannya, sehingga risiko mengalami penipuan online jauh lebih rendah,” pesan Goenara Daradjat.

Dari perspektif keamanan digital, pembina Komunitas Film Pramuka (KFP) Habibie Yukezain menyatakan, untuk mengantisipasi penipuan online, pengguna digital hendaknya mau meningkatkan kompetensi terkait  keamanan digital. ”Misalnya, mengamankan perangkat, identitas, dan menjaga rekam jejak digital,” rincinya.

Sementara musisi Raka Maukar, yang bicara dari perspektif kecakapan digital, menjelaskan manfaat memiliki kemampuan literasi digital dapat membuat seseorang lebih berwawasan, mampu berpikir kritis dan memahami informasi dengan baik, serta menambah penguasaan kosakata. ”Selain itu, kemampuan verbal, konsentrasi, dan kemampuan merangkai kalimat juga akan berkembang karena banyak membaca informasi-informasi,” jelasnya.

Artis Roland International Mia Marcellina berpesan, pengguna digital mesti lebih berhati-hati dengan jenis penipuan berkedok hadiah yang banyak terjadi di media digital, yakni 91%. ”Kemudian, berturut-turut pinjol ilegal (74%), pengiriman tautan berisi malware atau virus (65%), penipuan berkedok krisis keluarga (59%), dan investasi ilegal (56%),” urainya.

BERITA TERKAIT

Cara Melakukan Staking AVAIL dengan Konsensus NPoS

  Cara Melakukan Staking AVAIL dengan Konsensus NPoS Avail memungkinkan setiap blockchain untuk berkembang dengan mudah dengan menyediakan lapisan ketersediaan…

Accenture Ungkap Empat Tren Teknologi AI

  NERACA Jakarta – Dalam laporan Technology Vision 2024 Human by Design : How AI Unleashes The Next Level of…

Ekspansi Pasar, Sharp Smartphone Hadir di Pulau Bali

Guna menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Sharp Electronics Indonesia terus perluas penetrasi pasar dengan hadir di kota Denpasar, Bali. Bukan tanpa…

BERITA LAINNYA DI Teknologi

Cara Melakukan Staking AVAIL dengan Konsensus NPoS

  Cara Melakukan Staking AVAIL dengan Konsensus NPoS Avail memungkinkan setiap blockchain untuk berkembang dengan mudah dengan menyediakan lapisan ketersediaan…

Accenture Ungkap Empat Tren Teknologi AI

  NERACA Jakarta – Dalam laporan Technology Vision 2024 Human by Design : How AI Unleashes The Next Level of…

Ekspansi Pasar, Sharp Smartphone Hadir di Pulau Bali

Guna menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Sharp Electronics Indonesia terus perluas penetrasi pasar dengan hadir di kota Denpasar, Bali. Bukan tanpa…