Laba Bersih LUCY Melesat Tajam 2.110%

NERACA

Jakarta – Sepanjang tahun 2022, PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) mencatatkan pendapatan Rp 66,14 miliar. Angkanya melesat 358% dari 2021 Rp 14,44 miliar. Sementara laba tahun berjalan melesat 2.110% ke Rp 5,7 miliar, dari sebelumnya hanya Rp 258,11 juta pada tahun 2021. Alhasil, sebagaimana tertera dalam laporan keuangan tahun 2022 LUCY, laba per saham jadi Rp 5,18. Sedangkah tahun sebelumnya hanya Rp 0,28. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, kemarin.

Per 31 Desember 2022, LUCY mencatatkan total aset Rp 85,75 miliar, liabilitas Rp 38,38 miliar, dan ekuitas Rp 47,36 miliar. PT Lima Dua Lima Tiga Tbk adalah perusahaan makanan dan minuman, yang juga memiliki dan mengelola Lucy in The Sky. Duduk sebagai salah satu komisaris perseroan adalah Sri Wulandari alias Wulan Guritno. Dia ditunjuk sebagai komisaris independen perseroan sejak Desember tahun 2020, dan memiliki masa jabatan sampai dengan 2025 sesuai dengan anggaran dasar.

Kejar pertumbuhan bisnisnya, perseroan bakal lebih ekspansif seiring dengan hadirnya pengendali saham baru yakni PT Delta Wibawa Bersama (DWB) yang memiliki sebanyak 59,37% saham LUCY. DWB merupakan perusahaan properti yang dikendalikan oleh Dimas Wibowo yang sebelumnya menjadi pemegang saham LUCY sebesar 7,29%. Lalu menambah saham di LUCY menjadi sekitar 39,35%.

Asal tahu saja, penawaran tender wajib saham tidak mencakup saham yang dimiliki oleh PT Calvin Rekapital Asia selaku pemegang saham LUCY sebesar 15,5% dan juga saham LUCY milik Surya Andarurachman Putra pemegang 12,54%. Dimana saham yang ditawarkan adalah milik publik sebesar 20,02% atau 207.200.200 saham.

Melalui penawaran tender wajib saham ini, diyakini berbagai rencana perusahaan seperti pembukaan gerai baru hingga ekspansi bisnis Lucy Steak House dapat terlaksana dengan baik, sehingga perseroan dapat berakselerasi dalam meningkatkan kinerja bisnisnya. Lucy in The Sky pionir rooftop garden outdoor restoran pertama di Indonesia telah melayani masyarakat Indonesia lebih dari dua belas tahun. Adapun saat ini, perseroan masih menunggu managemen dari pengendali baru untuk rencana pembukaan Lucy Steak House.

BERITA TERKAIT

Grab Businees Forum - Genjot Produktivitas Bisnis Yang Efisien Jadi Tantangan

Prospek pertumbuhan ekonomi ke depan masih tumbuh positif. Terlebih hajatan pemilu kemarin, stabilitas politik dan keamanan tetap terjaga dan ini…

Hari Jadi Ke-44 Perpusnas - Wapres Canangkan Gerakan Literasi Desa

Dalam rangka hari jadi ke-44 Perpustakaan Nasional dan juga hari Buku Nasional 2024, Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin mencanangkan…

Golden Energy Tebar Dividen Rp1,36 Triliun

NERACA Jakarta -Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) menyepakati untuk membagikan dividen senilai US$85…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Grab Businees Forum - Genjot Produktivitas Bisnis Yang Efisien Jadi Tantangan

Prospek pertumbuhan ekonomi ke depan masih tumbuh positif. Terlebih hajatan pemilu kemarin, stabilitas politik dan keamanan tetap terjaga dan ini…

Hari Jadi Ke-44 Perpusnas - Wapres Canangkan Gerakan Literasi Desa

Dalam rangka hari jadi ke-44 Perpustakaan Nasional dan juga hari Buku Nasional 2024, Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin mencanangkan…

Golden Energy Tebar Dividen Rp1,36 Triliun

NERACA Jakarta -Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) menyepakati untuk membagikan dividen senilai US$85…