Covid-19 Belum Berakhir - Masyarakat Himbau Lengkapi Vaksin dan Jaga Prokes

Ancaman kembali meningkatnya angka pandemic Covi-19 masih terbuka dan oleh karena itu masyarakat dihimbau untuk penuhi protokol kesehatan dan melengkapi vaksin. Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada September 2022 menunjukkan bahwa dari total 210 juta orang di Indonesia yang telah menerima vaksinasi Covid-19, hanya 43,967,085 yang sudah melengkapi dosis vaksinasi.

Pada kelompok lansia, hanya 6,698,254 yang sudah melengkapi dosis vaksinasi. Masih banyak kelompok masyarakat yang belum terwakili dan mendapatkan akses vaksinasi karena hambatan sosial, budaya dan ekonomi, seperti lansia, masyarakat adat, agama, dan pekerja seni budaya. Selain itu, tantangan lain yang masih harus diperhatikan adalah adanya hambatan akses dan suplai vaksinasi.

Hal ini menunjukkan bahwa masih sangat diperlukan dorongan untuk menggalakkan dan memotivasi masyarakat untuk melengkapi dosis vaksinasi dan membangkitkan urgensi terhadap pemerintah untuk memperhatikan akses dan suplai vaksin. Di luar isu terkait vaksinasi, sebelum pandemi benar-benar telah berakhir, dorongan dan motivasi untuk tetap melakukan protokol kesehatan juga masih harus dikampanyekan.

Kata Dian Rosdiana, Communication Team Leader Breakthrough ACTION for Covid-19 program, masih banyak pekerjaan rumah yang masih harus diperbaiki, yaitu keterjangkauan vaksinasi khususnya bagi lansia dan kelompok masyarakat rentan lainnya dan turunnya disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan.  Terlebih memang pandemi ini belum berakhir.  “Hendaknya kita tidak lengah dan tetap menjaga kesehatan dengan berperilaku hidup sehat secara sederhana seperti mencuci tangan pakai sabun, pakai masker, dan jaga jarak serta melindungi diri dengan vaksinasi. Untuk itu, kami pun tak bosan-bosannya untuk terus mewartakan pesan kunci Breakthrough ACTION for Covid-19 program yaitu “SIAP Lanjutkan ProKesnya, SIAP Lengkapi Vaksinasinya”.katanya di Jakarta, Senin (7/11).

Disampaikannya, program Breakthrough ACTION for Covid-19, sejak Desember 2021 telah melakukan kampanye SIAP (Semangat Dapat Vaksinasi Lengkap) yang telah melibatkan berbagai pihak dari pemerintah nasional, daerah dan masyarakat, khususnya masyarakat rentan seperti lansia, masyarakat adat, masyarakat budaya dan masyarakat umum di beberapa kabupaten yang menjadi fokus pelaksanaan kegiatan,  antara lain di provinsi Riau: Kabupaten Kampar, dan Kota Dumai, provinsi Jawa Timur:

Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Pasuruan, provinsi Kalimantan Barat: Kabupaten Kubu Raya dan Kayong Utara, provinsi Sulawesi Selatan: Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Sinjai, provinsi NTT: Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan. 

Menurut Dian, banyak pembelajaran yang dapat diambil ketika melakukan kampanye SIAP yang telah berhasil menjangkau lebih dari 167 juta populasi dan melahirkan ribuan agen perubahan di pelaksanaan program vaksinasi ini. “Keberhasilan yang dihadapi di lapangan, merupakan hasil kerja bersama dengan keterlibatan dan komitmen para pimpinan nasional, daerah serta tokoh masyarakat, turut mengambil peran yang sangat penting atas kesuksesan pelaksanaan vaksinasi baik di nasional maupun di daerah.”tandasnya.

 

Apresiasi Pemda

 

Sementara Haerani Dahlan, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai yang juga mewakiliki Andi Seto Gadhista Asapa, Bupati Sinjai - Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi karena daerahnya masuk dalam program kampanye Breakthrough ACTION for Covid-19, “Kami merasa sangat beruntung dan berterimakasih karena daerah kami masuk ke dalam program kampanye ini. Dengan keadaan masyarakat yang beragam, tinggal berjauhan seperti komunitas nelayan, petani, dan kelompok masyarakat rentan lainnya termasuk lansia yang memerlukan pendekatan khusus, sinergi tim Breakthrough ACTION for Covid-19, peran aktif masyarakat dan kami sebagai pemerintah daerah, mampu mempersuasi masyarakat yang masih ragu dengan keamanan vaksin patut diacungi jempol,”tuturnya.

Terbukti dari awal sebelum tim Breakthrough ACTION for Covid-19 membantu program vaksinasi di wilayahnya, capaian vaksinasi Covid-19 tahap pertama 69,2% dan tahap kedua sebesar 27,69% (per Desember 2021), dan setelah tim Breakthrough ACTION for ovid-19 masuk data per Oktober 2022 mencatat  capaian vaksinasi Covid-19 tahap I (satu)  menjadi sebesar 85,57%, tahap II (dua) 55,14% dan tahap III 10,4%. 

Dikatakan Haerani, banyak pembelajaran yang didapat dalam masa kampanye program ini, kesadaran masyarakat akan kondisi sekitarnya juga semakin terbangun, sehingga pihaknya berharap hal-hal baik tersebut dapat menjadi pembelajaran dan dapat diaplikasikan di daerah-daerah lain di Indonesia. Boleh dibilang Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai sangat mendukung kegiatan vaksinasi lengkap warganya.

Kemudian bersama seluruh jajarannya, Bupati Sinjai kerap bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan (Multi-stakeholder Collaboration) dari unsur Palang Merah Indonesia (PMI), Forkominda setempat, TNI, POLRI, Kejaksaan, Pengadilan, Dinsos, BNPB, Satpol, Kominfo, Setda dan unsur-unsur diluar Dinas Kesehatan lainnya.  Seluruh unsur tersebut terlibat aktif mengadakan kegiatan gebyar vaksinasi bersama masyarakat, yang disiarkan melalui media-media radio dan sosial media.

Haerani menjelaskan bahwa adanya sinergitas antara pemerintah daerah Kabupaten Sinjai dengan Program Breakthrough ACTION for Covid-19 dalam memperluas akses layanan vaksinasi terutama bagi  lansia dan kelompok  masyarakat rentan dengan pelibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dari penerimaan vaksinasi di Kabupaten Sinjai.

 

BERITA TERKAIT

Dampak Buruk Senyawa BPA Jadi Ancaman Masa Depan Anak dan Balita Indonesia

NERACA Jakarta – Anak dan balita menjadi salah satu korban terbesar dari dampak buruk senyawa berbahaya Bisphenol A (BPA), namun…

Jadikan Perjalanan Wisata Nyaman, Kimia Farma Express Hadir di 9 Lokasi

  NERACA Jakarta - Kimia Farma memudahkan masyarakat dalam mendapatkan akses kesehatan saat melakukan perjalanan liburan tahun baru melalui Kimia…

Produsen Alat Kesehatan Ogawa Hadirkan Tampilan Baru Ogawa Experience Center

Stres berkepanjangan bisa berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental bila tidak dikelola dengan baik. Kondisi ini dapat memicu terjadinya…

BERITA LAINNYA DI Kesehatan

Dampak Buruk Senyawa BPA Jadi Ancaman Masa Depan Anak dan Balita Indonesia

NERACA Jakarta – Anak dan balita menjadi salah satu korban terbesar dari dampak buruk senyawa berbahaya Bisphenol A (BPA), namun…

Jadikan Perjalanan Wisata Nyaman, Kimia Farma Express Hadir di 9 Lokasi

  NERACA Jakarta - Kimia Farma memudahkan masyarakat dalam mendapatkan akses kesehatan saat melakukan perjalanan liburan tahun baru melalui Kimia…

Produsen Alat Kesehatan Ogawa Hadirkan Tampilan Baru Ogawa Experience Center

Stres berkepanjangan bisa berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental bila tidak dikelola dengan baik. Kondisi ini dapat memicu terjadinya…