NERACA
Jakarta - Lokasi Eduwisata Nara Kupu Jogja yang tengah dibangun di kawasan kaki gunung Merapi, Sleman, Yogyakarta ini akan mengusung konsep wisata agrikultur ramah lingkungan sehingga dipastikan selalu menjaga keasrian dan kebersihan kawasan.
"Pada prinsipnya, Nara Kupu Jogja ini berharap masyarakat dapat teredukasi mengolah sampah organik menjadi sumber penghasilan melalui bertanam sayuran organik," ujar Field Manager Nara Kupu Jogja, Doni Darmawan saat bertemu wartawan di Head Office Sayur Kendal, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/5/2022).
"Jadi dengan begitu dapat dipastikan tidak ada limbah atau sampah organik yang akan dibuang, apalagi sampai mengotori lingkungan. Karena sampah organik nantinya akan diolah menjadi kompos, sama halnya dengan Nara Kupu Village di Depok" sambungnya.
Lebih lanjut, Doni juga memastikan bahwa dengan konsep ramah lingkungan, Nara Kupu Jogja komitmen mengajak masyarakat sekitar untuk sama-sama menjaga lingkungan dari berbagai pencemaran, terutama soal sampah.
"Misalkan yang sampah non organik nya bagaimana, kita bisa lihat di kota besar, Jakarta lah misalnya, masyarakat bisa diberdayakan melalui bank sampah, dimana nantinya sampah ini dapat menjadi rupiah," katanya.
Menurutnya, dari hasil tanaman organik, dapat diolah menjadi macam-macam makanan sehat. Misalnya, kata Doni, produk panganan dari hasil organik yang pihaknya sediakan, yakni Bakmi Jogja Mbah Walid Nkv.
"Ini yang yang diracik khusus bersama Wihrasa dan Sayur Kendal serta jadi contoh bahwa makanan sehat juga bisa dinikmati dengan harga terjangkau," sebutnya.
Owner Wihrasa Group, Rayhan Christian Siego optimis, Bakmi Jogja Mbah Walid Nkv tersebut akan menjadi jajanan favorit yang sehat dan terjangkau sehingga dapat dinikmati semua lapisan masyarakat.
"Dari kualitas tentu terjamin, dari harga juga pasti terjangkau, lebih penting cara mendapatkannya mudah. Misalnya, lewat aplikasi Gofood Jogja dan produk Sayur Kendal Jogja di Tokopedia, " pungkas Rayhan. (Mohar)
NERACA Tokyo - Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto, kini tengah giat-giatnya meningkatkan peran Usaha Mikro Kecil Mengah (UMKM)…
NERACA Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Kompas Gramedia resmi meluncurkan buku berjudul “Masinis yang Melintasi Badai”, sebuah…
NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, mulai sosialisasikan Surat Edaran Nomor 400.5.7/1685/Bangda…
NERACA Tokyo - Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto, kini tengah giat-giatnya meningkatkan peran Usaha Mikro Kecil Mengah (UMKM)…
NERACA Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Kompas Gramedia resmi meluncurkan buku berjudul “Masinis yang Melintasi Badai”, sebuah…
NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, mulai sosialisasikan Surat Edaran Nomor 400.5.7/1685/Bangda…