DSNG Ekspor Palm Kernel Shell Ke Jepang

NERACA

Jakarta – Genjot pasar ekspor, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) melalui anak usahanya yakni PT Dharma Sumber Energi (DSE) memasok cangkak kelapa sawit atau Palm Kernel Shell (PSK). ke Jepang. Kegiatan ekspor tersebut ditandai berupa kerjasama dengan eREX Singapore Pte.Ltd.”Kerja sama ini dilakukan lantaran selama ini cangkang kelapa sawit dari hasil pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO) hanya digunakan sebagai bahan bakar di boiler,”kata Direktur Utama Dharma Satya Nusantara, Andrianto Oetomo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Namun dengan adanya kerjasama ini, lanjutnya, membuka peluang perseroan untuk mengekspor PSK ke Jepang sebagai bahan baku bagi pembangkit listrik berbasis biomassa yang dimiliki oleh eREX. Disebutkan, dalam kerja sama tersebut, nantinya DSE akan memasok PSK kepada negara Jepang selama 15 tahun dengan volume mencapai 70 ribu ton per tahun. Pabrik yang akan melakukan produksi dan pengiriman yakni pabrik kelapa sawit milik perseroan yang berlokasi di Muara Wahau, Kalimantan Timur.

Andrianto menuturkan, kerjasama ini sejalan dengan rencana perseroan dalam menerapkan kebijakan keberlanjutan/Sustainability, yakni dengan memanfaatkan limbah yang dihasilkan dari proses produksi CPO menjadi produk yang bernilai ekonomis dan sesuai dengan prinsip-prinsip ramah Environmental, Social dan Governance (ESG). “Kami bertekad untuk mengintegrasikan ESG dalam segala aspek usaha. Tak hanya itu, limbah yang dihasilkan dari proses produksi pun harus diberdayagunakan agar dapat memberikan manfaat ekonomis maupun manfaat terhadap lingkungan,” ujarnya.

Seperti yang diketahui pada September lalu perseroan melakukan Commissioning atas Instalasi Bio-CNG yang pertama, yang mengolah limbah cair pabrik kelapa sawit/Palm Oil Mill Effluent menjadi energi terbarukan dalam bentuk listrik dengan kapasitas 1,2 megawatt serta Bio-CNG dalam tabung dengan kapasitas sebesar 280 m3 per jam.

Pada kesempatan yang sama Presiden Erex Co.Ltd, Hitoshi Honna mengatakan dengan operasi Stockpile bersama dengan perseroan ini akan berdampak positif pada kinerja Erex secara jangka panjang dengan bahan baku yang lebih ekonomis. Selain itu dia menambahkan cangkang sawit yang diproduksi oleh pabrik DSN sudah tersertifikasi oleh RSPO oleh Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri di Jepang. “Sehingga kami dapat mewujudkan pengadaan cangkang yang berkelanjutan dan tersertifikasi secara konsisten.” ujarnya.

Adapun eREX Singapore PTE Ltd sendiri merupakan anak perusahaan dari eREX Co. Ltd, sebuah perusahaan publik dan terkemuka di Jepang yang berpengalaman dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga biomassa. Penandatanganan kerja sama kedua perusahaan ini diselesaikan secara virtual pada tanggal 8 Oktober 2020 oleh Efendi Sulisetyo selaku Direktur Utama DSE dan Shuji Yoda selaku Managing Director dari eRex Pte Ltd.



BERITA TERKAIT

Uni Charm Optimis Ada Kenaikan Penjualan

NERACA Jakarta – Meski pencapaian kinerja keuangan di kuartal tiga tahun ini terkoreksi, namun hal tersebut tidak membuat optimisme emiten…

Laba Temas Line Menyusut Tajam 94,93%

NERACA Jakarta – Emiten pelayaran, PT Temas Tbk (TMAS) atau Temas Line membukukan laba bersih Rp5,095 miliar atau anjlok 94,93% dibanding priode yang…

Fitch Naikkan Peringkat Utang APLN Jadi CCC-

NERACA Jakarta – Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings menaikkan peringkat utang PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) dari C menjadi…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Uni Charm Optimis Ada Kenaikan Penjualan

NERACA Jakarta – Meski pencapaian kinerja keuangan di kuartal tiga tahun ini terkoreksi, namun hal tersebut tidak membuat optimisme emiten…

Laba Temas Line Menyusut Tajam 94,93%

NERACA Jakarta – Emiten pelayaran, PT Temas Tbk (TMAS) atau Temas Line membukukan laba bersih Rp5,095 miliar atau anjlok 94,93% dibanding priode yang…

Fitch Naikkan Peringkat Utang APLN Jadi CCC-

NERACA Jakarta – Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings menaikkan peringkat utang PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) dari C menjadi…