TOTL Catatkan Kontrak Baru Rp 497 Miliar

Hingga September 2020, PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) mengantongi nilai kontrak baru senilai Rp497 miliar. Kata Sekretaris Perusahaan Total Bangun Persada, Mahmilan Sugiyo Warsana seperti dikutip bisnis di Jakarta, kemarin menyatakan, perolehan tersebut mengalami penurunan bila dibandingkan dengan catatan September 2019 yang mencatatkan kontrak baru sebesar Rp1,6 triliun.

Disebutkan, perolehan kontrak baru TOTL didapatkan dari berbagai sektor, diantaranya gedung perkantoran, hotel, pendidikan dan pabrik, serta pusat perbelanjaan. "Total orderbook dengan carry over proyek-proyek sebelumnya di tahun 2020 adalah sebesar Rp 4.96 triliun," katanya.

Perolehan kontrak baru tersebut telah mendekati target minimal yang ditetapkan perusahaan. Sebelumnya, TOTL telah merevisi target kontrak baru yang semula ditetapkan sebesar Rp3 triliun, kini diturunkan ke level Rp500 miliar hingga Rp3 triliun. Dari sisi pendapatan dan laba bersih, perseroan juga telah merevisi target masing-masing menjadi Rp1 triliun—Rp2,3 triliun dan Rp50 miliar—Rp175 miliar. Pada awal tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan Rp2,3 triliun dan laba bersih Rp175 miliar.

Selain itu, TOTL juga masih mengikuti tender proyek senilai Rp6,49 triliun. Meski demikian, pihaknya enggan menjelaskan detail proyek yang sedang diincar tersebut. Mahmilan menuturkan, fokus perusahaan di paruh kedua tahun 2020 tetap pada sektor premium high rise building. Perusahaan juga akan berhati-hati dalam pengelolaan dana dan arus kas ditengah pandemi virus corona.

 

BERITA TERKAIT

Laporan Terbaru PBB - Perempuan Terdampak Tertinggal Selama Covid-19

Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya melumpuhkan perekonomian di semua sektor, tetapi juga dampak sosial ekonomi pada perempuan. Berdasarkan hasil laporan…

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

IndiHome Targetkan 8 Juta Pelanggan di 2020

Hingga akhir tahun 2020, Indonesia Digital Home (Indihome), layanan dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menargetkan sebanyak 8 juta hingga…

BERITA LAINNYA DI

Laporan Terbaru PBB - Perempuan Terdampak Tertinggal Selama Covid-19

Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya melumpuhkan perekonomian di semua sektor, tetapi juga dampak sosial ekonomi pada perempuan. Berdasarkan hasil laporan…

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

IndiHome Targetkan 8 Juta Pelanggan di 2020

Hingga akhir tahun 2020, Indonesia Digital Home (Indihome), layanan dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menargetkan sebanyak 8 juta hingga…