BEI Kembali Buka Saham dan Waran PURE

NERACA

Jakarta – Selang sehari disuspensi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat Peng-UPT-0031/BEI.WAS/09-2020 mengumumkan membuka kembali perdagangan saham dan waran seri I PT Trinitan Metals And Minerals Tbk (PURE & PURE-W) mulai perdagangan Rabu (16/9). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kadiv. Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan dan Kadiv. Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy dalam suratnya menyebutkan, dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham dan waran seri I PT Trinitan Metals And Minerals Tbk (PURE & PURE-W) di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 16 September 2020. Sebelumnya, bursa menghimbau agar para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.

Untuk diketahui, setelah "gembok" perdagangan dibuka pada sesi pertama Rabu (16/9), saham PT Trinitan Metals And Minerals Tbk terpantau ditutup menguat signifikan dengan naik 16,66% ke harga Rp294 per saham. Sementara untuk waran seri I PT Trinitan Metals And Minerals Tbk (PURE-W) hingga jeda siang Rabu (16/9), juga tercatat menguat signifikan dengan ditutup naik 22,58% ke harga Rp38 per waran.

Sebagai informasi, perusahaan tambang mineral membukukan penjualan neto sebesar Rp 452,12 miliar di tahun 2019. Jumlah ini turun 22,55% (yoy) dibandingkan penjualan neto perusahaan di tahun sebelumnya sebesar Rp 583,78 miliar. Beban pokok penjualan PURE di tahun 2019 turun 12,34% (yoy) dari Rp 516,31 miliar di tahun 2018 menjadi Rp 452,58 miliar di tahun 2019. Lantas, PURE mesti menanggung rugi bruto sebesar Rp 468,32 miliar di tahun 2019, sedangkan di tahun 2018 emiten ini meraup laba bruto sebesar Rp 67,46 miliar.

Tak hanya itu, PURE juga menderita kerugian bersih tahun berjalan sebesar Rp 27,36 miliar di tahun 2019. Padahal, di tahun sebelumnya PURE memperoleh laba bersih sebesar Rp 27,27 miliar. Jika ditelusuri, di tahun 2019 jumlah penjualan neto PURE didominasi oleh penjualan produk ke pasar lokal sebesar Rp 287,07 miliar, sedangkan penjualan produk ke pasar ekspor sebesar Rp 165,04 miliar.

 

BERITA TERKAIT

Musim Laporan Keuangan - Laju IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan

NERACA Jakarta  - Mengakhiri perdagangan Senin (26/10) di Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup naik di…

Maybank Indonesia Raup Laba Rp 1,1 Triliun

NERACA Jakarta - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) membukukan laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali (PATAMI)…

Intiland Bukukan Marketing Sales Rp642 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2020, PT Intiland Development Tbk (DILD) membukukan marketing sales sebesar Rp 642 miliar atau…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

XL Perketat Protokol Kesehatan Karyawan dan Mitra Kerja

      Manajemen PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memastikan tidak ada satu pun karyawan yang bertugas di area…

ASN Harus Jadi Pionir Dalam Memerangi Covid-19

Membagun kedisplinan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, menjadi kata kunci dalam menekan penyebarannya. Hanya saja membangun…

Ikut Perangi Dampak Covid-19 - Maybank Indonesia Bantu Finansial Debitur

Penanganan virus corona atau Covid-19 beserta dampaknya tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi perlu peran serta pihak swasta seperti…