Luncurkan Program Amal - Bocorocco Donasikan Rp 1 Miliar Lawan Corona

NERACA

Jakarta – Sebagai bentuk kepedulian sosial melawan virus Corona, perusahaan toko sepatu Bocorocco menggelar program donasi Rp 1 miliar donasi Bocorocco melawan Corona,”Program amal ini dengan memberikan promo beli satu gratis satu sepatu olahraga, dimana hasil dari penjualan ini 100%, sejumlah Rp.1 miliar untuk membeli alat rapid test Covid-19 dan disumbangkan kepada Gugus Tugas Kementerian Kesehatan RI,”kata Ridwan Saidbun selaku owner dari sepatu Bocorocco dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Oleh karena itu, Bocorocco mengajak masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dengan membeli sepatu olahraga Bocorocco. Kemudian dalam mempraktekan social distancing, Bocorocco menyediakan berbagai cara untuk ikut berdonasi secara online. Caranya mudah sekali, bisa dilakukan di rumah saja melalui website Bocorocco (www.bocorocco-online.com), WhatsApp customer care Bocorocco (0811-188-2468) dan juga department store online: MAPemall.com, SOGO ‘Click & Shop’, Seibu ‘Chat & Buy’ dan Galeries Lafayette ‘Personalized Shopper’. ­­Mari bersama kita melawan virus Corona ini!

Sebagai informasi, WHO (World Health Organization) memperingatkan tentang pesatnya pertumbuhan jumlah korban virus Corona. Sementara pemerintah Indonesia sendiri sedang berusaha yang terbaik untuk bangsa ini; salah satunya adalah menggunakan alat rapid test Covid-19 agar dapat cepat mengidentifikasi virus Corona dan mencegah penyebaran lebih lanjut.

Asal tahu saja, petugas medis di Jakarta membutuhkan 1000 alat pelindung diri (ADP) setiap harinya. Angka keperluan itu kemungkinan bertambah mengingat kasus corona atau Covid-19 di Jakarta kian bertambah."Awal-awal ini kami bisa butuh seribu per hari tetapi melihat kasus yang semakin meningkat tentunya bisa lebih dari itu," kata Kepala Dinas Kesehatan Widyastuti.

Dia mengatakan, ADP hanya digunakan sekali pakai. Oleh karena itu, harus ada penanangan limbah ADP setelah digunakan. Selain penanganan limbah bekas ADP, prosedur penggunaan ADP juga perlu diperhatikan pengguna. Hal ini untuk mencegah penularan virus dari pasien ke petugas kesehatan.”Kami sudah ada SOP cara pemakaian dan cara melepas. Karena kalau melepasnya tidak urut nanti membahayakan bagi petugas, sehingga cara lepas pun harus ada urutannya," tuturnya.

Per Senin, 23 Maret 2020, jumlah orang terjangkit positif corona di Jakarta mencapai 307 kasus dan 85 kasus di antaranya belum diketahui titik lokasinya. Sementara jumlah pasien yang sedang dirawat sebanyak 180 orang. 21 orang sembuh per hari ini dan 29 orang dinyatakan meninggal dunia. Secara keseluruhan, total kasus corona di Ibu Kota Negara menembus angka 731.

BERITA TERKAIT

Di tengah Ketidakpastian Pandemi - PP Properti Bagikan Dividen Rp 34,2 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT PP Properti Tbk (PPRO) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar 10%.…

Dipicu Sektor Tambang dan Kimia - Laba Bersih Agregat Emiten 2019 Turun 2%

NERACA Jakarta – Pandemi Covid-19 sangat terasa dampaknya terhadap kinerja keuangan emiten. Maka tidak heran, laporan kinerja perusahaan tercatat menjadi…

Pasar Modal Mulai Kondusif - OJK Menilai Kebijakan Membuahkan Hasil

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sejumlah kebijakan terkait pasar modal yang telah digulirkan sejak masa awal pandemi…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Di tengah Ketidakpastian Pandemi - PP Properti Bagikan Dividen Rp 34,2 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT PP Properti Tbk (PPRO) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar 10%.…

Dipicu Sektor Tambang dan Kimia - Laba Bersih Agregat Emiten 2019 Turun 2%

NERACA Jakarta – Pandemi Covid-19 sangat terasa dampaknya terhadap kinerja keuangan emiten. Maka tidak heran, laporan kinerja perusahaan tercatat menjadi…

Pasar Modal Mulai Kondusif - OJK Menilai Kebijakan Membuahkan Hasil

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sejumlah kebijakan terkait pasar modal yang telah digulirkan sejak masa awal pandemi…