Kami Kelola Dengan Profesional - Direktur KANIKI-Action Partner : Heriyanto

Neraca. Trust, Integrity, dan Commitment. Demikian nilai yang diusung KANIKI, perusahaan penyedia jasa outdoor bagi pengembangan sumberdaya manusia (SDM). Beberapa lembaga maupun perusahaan ternama di Indonesia pun memetik benefit dari pembelajaran melalui experiential learning yang dilakukan KANIKI.

Antara lain; TOTAL Oil Indonesia, LG Electronics Indonesia, REPEX Perdana Internasional (Fedex Express), Astra International Tbk-Daihatsu, Kedutaan Besar Republik Afrika Selatan, Kementerian Keuangan RI, bahkan Armada Wilayah Barat, TNI AL dan ratusan perusahaan lainnya.

Kisah sukses perusahaan yang dibangun 20 Desember 2000 silam, memang tak lepas dari sosok Heriyanto. “Bisnis ini bermula dari teman-teman pencinta alam,” ungkap Heri akrab ia disapa. Pada awalnya, kita hanya ingin mengajak orang untuk menikmati alam, seperti halnya yang kita nikmati. “Namun banyak teman yang meminta bukan sekadar jalan-jalan, cobalah diselingi acara termasuk games yang menarik,” ujar lulusan IBII (Institut Bisnis & Informatika Indonesia)-Jakarta, tahun 2000 dan aktif dalam organisasi mahasiswa pencinta alam BIMOVER-IBII ini.

Sejak itulah ia mengatur strategi menangkap peluangan bisnis yang menarik. Bersama kolega sebayanya Tessar Arie Bachtiar, ia pun mendirikan KANIKI-Action Partner dengan semangat kecintaannya pada alam dalam mengembangkan SDM di Indonesia.

Enterprenuer muda ini menuturkan, bahwa sebelum kita merancang program acara yang tepat buat perusahaan pengguna jasa KANIKI, kita mempelajari permintaan perusahaan tersebut, apa sasaran yang diharapkan dengan acara yang akan diadakan bagi karyawannya, “Setelah kita dapat masukan dari mereka, kita rancang sebuah acara yang tepat,” ungkapnya.

Ia mencontohkan saat KANIKI membawa PT Gapura Angkasa. Sebuah perusahaan jasa yang fokus pada services excellent dalam memberi pelayanan pada customer. KANIKI akan membuatkan games yang berkaitan dengan services excellent, seperti games dengan inisiatif problem solving yang dipecahkan dengan cara excellent dan fun. “Kita buat suasana fresh dialam terbuka, sehingga mereka bisa melakukan aktifitas dengan tanpa beban,” jelas Heri. Dalam realitasnya, model permainan melalui experiential learning akan memberi inspirasi bagi setiap orang dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan aktifitas pekerjaannya.

Heri menjelaskan bahwa, setelah satu atau dua bulan acara kita digelar, maka KANIKI akan melakukan proses follow up meeting, di kantor mereka. Follow up meeting adalah upaya KANIKI dalam mengukur seberapa besar dampak experiential learning pada aktifitas pekerjaan mereka. “Apakah hasil yang dicapai, masih membekas pada mereka,” ungkap Heri. Hal ini dilakukan KANIKI untuk mewujudkan harapan perusahaan dengan program yang dilakukan KANIKI.

Dalam merancang konsep setiap perusahaan pengguna jasa KANIKI, kata Heri, ia akan melibatkan psikolog dibidang pendidikan untuk merencanakan program pembelajaran yang sesuai dengan harapan bagi perusahaan terkait. Dengan demikian, kata Heri, ia dapat mendeteksi keinginan dan harapan perusahaan pengguna jasa KANIKI bagi segenap karyawan yang diikutsertakan program KANIKI.

Bagi setiap peserta, jelas Heri, ada pengalaman yang dirasakan menegangkan sekaligus sangat menyenangkan. Kelak mereka mulai percaya dan berani untuk mencoba dengan kesiapan fisik dan emosional, “Bahkan mereka akan menyadari, bila sesuatu yang tampaknya tidak mungkin untuk dilakukan, sebenarnya dapat dilakukan dengan excellent,” ujarnya.

Ia menerangkan, bahwa ada beberapa tahapan program yang harus dijalani bagi setiap orang yang terlibat dalam experiental learning. Pertama adalah time based competition. Pada tahap ini, setiap anggota akan membangun kerjasama tim untuk memececahkan masalah, mempelajari keahlian baru dan menerapkan dengan menggunakan sumberdaya yang terbatas.

Dengan paramater waktu sebagai penilaian, setiap tim akan diminta saling bersaing memecahkan masalah secara simultan. Setiap masalah memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang memerlukan partisipasi seluruh tim atau hanya sebagian anggota tim. Baik partisipasi yang menggunakan kemampuan fisik maupun mental. “Mereka dituntut harus berfikir cepat, bagaimana caranya menggunakan sumberdaya yang tersedia dalam jumlah terbatas secara maksimal,” ungkapnya.

Berikutnya adalah tahapan yang disebut, Mission: Its Possible. “Peserta kelak akan merasakan pengalaman dan menarik, dengan hasil positif untuk kepemimpinan, pembinaan, hubungan profesional, membangun motivasi dan kerjasama,” ungkap Heri.

Dalam program ini, setiap peserta diyakini akan mendapati pengalaman yang sangat menarik dan tak terlupakan. “Mereka akan melakukan ekspedisi untuk mencapai puncak gunung dengan segala cara, seperti traversing (merayap secara horizoantal di tebing), climbing (memanjat), scrambling (bersaing) dan chimney (keluar sebgai pemenang),” tuturnya menerangkan.

Heri menerangkan bahwa, manfaat yang akan terasa dari program KANIKI adalah; meningkatnya rasa percaya diri, memahami resiko dalam mengambil keputusan dan berkembangnya komunikasi antar sesama anggota tim, karena untuk mencapai puncak, setiap anggota tim harus mempelajari dan mengembangkan kemampuan baru serta meningkatkan kepercayaan pada sesama anggota tim.

“Dalam program ini anggota tim juga akan belajar mengenai perlunya kesabaran dan keteguhan hati untuk mencapai tujuan dimana sesama anggota tim akan saling memantau kondisi anggota tim lainnya,” jelasnya.

Selain itu, peserta akan dapat mengembangkan kepemimpinan, meningkatkan rasa saling mempercayai dan kerjasama, “Mempelajari hal baru dan menerapkannya dengan menggunakan sumber daya yang terbatas pun, menjadi tantangan yang mengasikan,” ungkapnya.

Ia berkata, “KANIKI adalah partner bagi perusahaan atau lembaga untuk mencapai hasil yang diharapkan, dan partner bagi perusahaan dalam menstimulasi hasil yang mereka harapkan,” ujarnya. Kami akan memberi kontribusi kepada pengguna jasa KANIKI, dalam turut mendorong terwujudnya tujuan dan harapan perusahaan.

Related posts