Askrindo-Jiwasraya Kerja Sama Risiko Kerugian

NERACA

Jakarta - Untuk meningkatkan sinergi BUMN, Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) bekerjasama dengan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Direktur Utama Askrindo, Antonius Chandra S Napitupulu mengungkapkan, perjanjian kerja sama ini adalah untuk meningkatkan sinergi BUMN dan bertujuan untuk mengalihkan risiko kerugian yang diakibatkan karena debitur tertanggung meninggal dunia kepada Asuransi Jiwasaraya.

"Sinergi BUMN ini untuk alihkan risiko kerugian karena karena debitur tertanggung meninggal dunia kepada Asuransi Jiwasaraya," ujar Antonius dalam siaran persnya. Sementara itu, pada sepanjang 2013 lalu, kinerja PT Askrindo menunjukkan peningkatan yang signitifkan, hal tersebut terlihat pada laba setelah pajak tahun 2013 mencapai sebesar Rp350,717 miliar dibandingkan pada tahun 2012 sebesar Rp246,71 miliar.

Untuk Kinerja pada tahun 2014 Laba sebelum pajak sebesar Rp403,1 miliar atau setara dengan 115% dari target yang ditetapkan sebesar Rp350,72 miliar. Pendapatan Underwritting tahun 2013 sebesar Rp1,106 triliun atau meningkat dari tahun 2012 yang sebesar Rp698,59 miliar.

Sedangkan Hasil Investasi Tahun 2013 tercatat sebesar Rp278,9 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 43,6% dari hasil Investasi tahun 2012 Rp194,2 miliar.

Askrindo juga mencatatkan plafond penyaluran KUR pada 2013 dengan jumlah yang dijaminkan mencapai Rp40,1 triliun. Angka ini naik dibanding periode tahun lalu sebesar Rp34,3 triliun. Pemerintah menargetkan pada tahun 2014 ini penjaminan kredit secara nasional untuk KUR mencapai Rp37,38 triliun.

Sedangkan untuk premi penjaminan Non KUR (Asuransi Kredit dan Suretyship) pada tahun 2013 mencapai sebesar Rp715,26 miliar atau melebihi anggaran tahun 2013 sebesar Rp397,52 miliar.[sylke]

BERITA TERKAIT

Sektor Pertanian Tumpuan Lapangan Kerja di Sumsel

Sektor Pertanian Tumpuan Lapangan Kerja di Sumsel NERACA Palembang - Sektor pertanian masih menjadi tumpuan lapangan pekerjaan di Sumatera Selatan…

Holcim Kerja Keras Perkuat Jaringan Lebih Luas - Bidik Volume Penjualan Tumbuh 6%

NERACA Jakarta – Masih melempemnya industri pasar semen dalam negerinya di tahun ini sering kondisi kelebihan pasokan, dirasakan betul PT…

Program Magang Mahasiswa di BUMN Dibuka - Terampil Jelang Masuki Dunia Kerja

NERACA Jakarta - Dalam rangka memberikan dukungan bagi peningkatan produktivitas dan daya saing dalam mendorong kemajuan dan kemandirian bangsa, Kementerian…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kebutuhan Uang Tunai Lebaran Rp 188,2 Triliun

      NERACA   Jakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi memperkirakan kebutuhan uang tunai selama periode Ramadhan…

OJK : Tidak Ada Penarikan Simpanan Besar-Besaran

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak mendeteksi adanya potensi penarikan dana simpanan nasabah secara besar-besaran,…

Akuisisi Muamalat oleh BRI Tanpa Intervensi

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan bahwa pihaknya dan pemerintah selama ini tidak pernah mengintervensi…