Sinarmas Life Ekspansi ke Bank dan Mal

Jakarta - PT Asuransi Jiwa Sinarmas (Sinarmas Life) akan terus melakukan ekspansi usaha seiring dengan masuknya Mitsui Sumitomo Insurance Co Ltd (MSI) sebagai pemegang saham sebesar 50%.

Direktur Marketing Asuransi Jiwa Sinarmas Soegeng Wibowo menjelaskan pergantian pemegang saham baru ini tinggal menunggu persetujuan pemerintah. Dia mengatakan bulan depan akan disetujui. "Adanya saham baru yaitu pemegang saham lama PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) akan diambil oleh MSI dengan nilai Rp7 triliun. Uang ini masuk memperkuat permodalan kami, sehingga nanti akan menjadi Rp8,5 triliun," ungkap Soegeng di Jakarta, Kamis.

"Kami menunggu posisinya dalam arti ijin persetujuan tersebut, bulan depan sudah bisa disetujui," tambahnya.

Dia menjelaskan dengan jumlah modal yang besar tersebut, perusahaan optimis akan menjadi asuransi jiwa dengan modal terbesar, dan akan terus melebarkan sayap usahanya.

Untuk ekspansi kedepannya, dia menuturkan akan bekerja sama dengan bank-bank baru sebagai bankassuance yang ditargetkannya akan bekerja sama dengan 10 bank besar lagi untuk tahun 2011 ini. "Sekarang ini di atas 50 bank besar dan kecil, kita harapkan ekspansi ini kita akan tingkatkan 20 persen lagi 2011 ini. Kita akan melakukan ekspansi secara agresif dengan bank-bank. middle up 10 bank lah," jelasnya.

Bukan hanya itu, dia juga mengatakan akan terus mengembangkan mall Insurance, di mana ini adalah membuat kantor kantor asuransi di mal-Mal, yang sekarang akunya baru ada di Mall Ambassador. "Mall insurance, dimana kita membuat satu kantor pemasaran dalam mall-mall, uji coba di Mall Ambassador. Nanti kita akan teruskan ke mal-mal lainnya," tambahnya.

Selain itu, Sinarmas Life juga mentargetkan nilai premi sampai akhir tahun 2011 mencapai Rp14 triliun. Soegeng menjelaskan, target ini tumbuh 50% dari tahun lalu, walau demikian dari pihak perusahaan sendiri hanya mentargetkan premi sampai akhir tahun sebesar Rp12 triliun. "Premi sampai Mei 2011 perolehan premi Rp5 triliun, target kita 12 triliun. Tapi kita berharap tumbuh 50 persen dari tahun lalu harapkan kita Rp14 Triliun," ungkap Soegeng.

Soegeng sangat optimis target 50 persen itu akan tercapai apalagi dengan masuknya modal baru dengan masuknya Mitsui Sumitomo Insurance. "Kita yakin tercapai ini. Apalagi dengan masuknya modal baru. Kita tidak merevisi yang ada, dengan perusahaan yang ada, kita mempunyai keinginan lebih dari target yang kita canangkan," tambahnya.

Untuk aset sampai Mei 2011, dia mengaku ada sekira Rp13,5 triliun, sedangkan untuk dana kelolaan dia mengaku ini relatif bisa naik turun. "Untuk angka dana kelolaan ini saya tidak ingat," tambahnya.

Lebih lanjut dia menambahkan untuk profit Sinarmas Life ini, mentargetkan akhir tahun akan mencapai Rp800 miliar. "Profit Rp540 miliar sampai akhir tahun 2010, Mei 2011 sebesar Rp710 Miliar, target akhir tahun Rp800 Miliar. Ini yang akan kita revisi nanti," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

Penukaran Uang Pecahan Kecil di Palembang Libatkan 13 Bank

Penukaran Uang Pecahan Kecil di Palembang Libatkan 13 Bank NERACA Palembang - Penukaran pecahan uang rupiah pecahan kecil menjelang hari…

Menkop dan UKM Resmikan Kampung Ramadan 2019

Menkop dan UKM Resmikan Kampung Ramadan 2019 NERACA Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga membuka secara resmi Kampung…

PWI Jabar Santuni Anak Yatim dan Fakir Sepuluh Kota dan Kabupaten

PWI Jabar Santuni Anak Yatim dan Fakir Sepuluh Kota dan Kabupaten NERACA Sukabumi - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BRI Syariah dan Paytren Lanjutkan Kerjasama

      NERACA   Jakarta - Anak perusahaan Bank Rakyat Indonesia (BRI), BRI Syariah dan Paytren lanjutkan kolaborasi terkait…

Bank Bukopin Siapkan Rp1 Triliun untuk Pembiayaan Kendaraan

    NERACA   Jakarta - PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) menyiapkan kredit modal kerja hingga Rp1 triliun untuk pembiayaan…

BI Tahan Suku Bunga Acuan

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan sebesar enam persen pada rapat…