Bank DKI Terima Tax Award

Kamis, 14/02/2013

NERACA

Jakarta Dirjen Pajak Kanwil Jakarta Pusat memberikan penghargaan kepada Bank DKI sebagai tempat pembayaran pajak favorit tahun 2012 oleh wajib pajak di lingkungan KPP Pratama Jakarta Gambir 2 tahun 2012. Penghargaan diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Pusat, Dicky Hertanto kepada Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono di Jakarta, Selasa (12/2) lalu.

Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono mengucapkan terimakasih kepada warga Jakarta Pusat yang telah melakukan pembayaran pajak di Bank DKI. Sepanjang tahun 2012 kemarin, Bank DKI menerima 17.001 Surat Setoran Pajak (SSP). “Bank DKI akan terus memperbaiki kualitas pelayanan kepada pembayar pajak sehingga tidak hanya jumlah WP yang bertambah penerimaan pajak untuk negara juga ikut bertambah” ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Pusat, Dicky Hertanto mengatakan selama tahun 2012, realisasi penerimaan pajak yang diterima KPP Pratama Jakarta Gambir Dua adalah sebesar Rp1.759 triliun atau mencapai 109,97% dari target penerimaan sebesar Rp1.559 triliun.

Bank DKI juga melayani pembayaran penerimaan pembayaran PBB P2 tersebut. Hal ini sebagaimana penandatanganan perjanjian kerjasama antara Bank DKI dengan Pemprov DKI Jakarta yang ditandatangani oleh Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Endang Widjajanti di Jakarta awal Januari tahun ini.

Eko Budiwiyono pun menjelaskan sebelumnya Bank DKI juga sudah melayani penerimaan pembayaran PBB P2 dari Pemerintah Pusat, namun berdasarkan Undang-Undang No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang menetapkan PBB-P2 sebagai objek pajak daerah, penerimaan PBB-P2 dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.

Kepala BPKD Provinsi DKI Jakarta, Endang Widjajanti menuturkan dengan pembayaran PBB yang dikelola oleh Pemprov DKI, pendapatan asli daerah diharapkan bisa meningkat. Wajib Pajak bisa mendatangi kantor layanan Bank DKI yang berjumlah 19 kantor cabang, 2 kantor cabang syariah, 35 Cabang Pembantu, 6 kantor cabang pembantu syariah, 98 kantor kas konvensional dan 6 kantor kas syariah. ”Bank DKI senantiasa siap menerima pembayaran PBB,” terang dia. [kam]