Jamsostek Kucurkan Seribu Paket Bantuan Banjir - Ditjen Cipta Karya Fasilitasi Air Bersih

NERACA

Jakarta - PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) membagikan seribu paket bantuan untuk korban banjir di beberapa wilayah di DKI Jakarta. Wilayah tersebut antara lain Kelurahan Bukit Duri, Bendungan Hilir, Setiabudi, Rawa Jati dan Kebayoran Baru.

Menurut Iwan Kusnawan, Kepala Kantor Jamsostek Cabang Setiabudi menyatakan, paket bantuan tersebut terdiri dari tikar, sarung dan biskuit. “Tapi di tiap Posko kita siapkan sarapan buat korban banjir. Kita sediakan minuman panas dan snacknya,” jelas Iwan disela penyaluran paket bantuan di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Senin (21/1).

Iwan mengungkap, Jamsostek juga menyediakan bantuan pengobatan untuk korban banjir. “Kita buka posko pengobatan setiap hari sejak Kamis pekan lalu. Mulai pukul delapan pagi sampai lima sore,” terangnya. Dia menambahkan, kebanyakan penyakit yang diobati adalah luka-luka, gatal-gatal dan sesak nafas.

Tak jauh dari Posko Jamsostek di kawasan Bukit Duri, Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) juga membuka posko untuk korban banjir. Bekerjasama dengan kalangan akademisi antara lain Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Trisakti dan Universitas Satya Negara Indonesia membantu penyediaan air bersih untuk masyarakat Kampung Pulo, Bukit Duri dan Jati Asih, Bekasi.

Bantuan Kementerian PU

Menurut Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono, Ditjen Cipta Karya memfasilitas sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi. Piranti yang disediakan adalah Instalasi Pengolah Air (IPA) mobile, tangki mobil air, MCK mobile, toilet knockdown, jerigen, tester air bersih, tenda dan hidran umum.

“Saat ini kami menyediakan fasilitas penyediaan air bersih ini di lima lokasi. Namun jika ada permintaan dari masyarakat, kami akan siapkan di lokasi yang membutuhkan,” terang Budi.

Dia menambahkan, lokasi yang saat ini menyediakan fasilitas air bersih ditentukan oleh para mahasiswa. Sejak Sabtu peralatan ini sudah beroperasi,” tuturnya.

Sarana penyediaan air bersih ini, imbuh Budi, akan dioperasikan sampai masa tanggap darurat pada 27 Januari 2013. Selain bekerjasama dengan kalangan akademisi, Dirjen juga mengaku menjalin kerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia dan LAPI ITB. [kam]

BERITA TERKAIT

Laba Bersih Sido Muncul Terkoreksi 24,37%

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatatkan laba bersih sebesar…

Danai Belanja Modal - Adhi Karya Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas guna mendanai proyek baru, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berencana menerbitkan surat utang atau obligasi…

XL Bukukan Rugi Bersih Rp 3,29 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT XL Axiata Tbk (EXCL) membukukan rugi bersih hingga Rp 3,29 triliun. Perseroan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK Jalin Kerjasama dengan Kemendagri dan PPATK - Cegah dan Berantas Pencucian Uang

  NERACA   Jakarta - Guna mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang di Industri Jasa Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan…

Gubernur BI Rombak 18 Pejabat

    NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Senin, melantik 18 pejabat baru BI, di antaranya…

BPR Diminta Konsolidasi Untuk Perkuat Modal

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bank perkreditan rakyat (BPR) yang tidak bisa memenuhi syarat…