InJourney Hospitality: Okupansi Jaringan HIG Meningkat Signifikan

 

InJourney Hospitality: Okupansi Jaringan HIG Meningkat Signifikan
NERACA
Jakarta - InJourney Hospitality mengatakan, tingkat hunian hotel-hotel yang dikelola PT Hotel Indonesia Group (HIG) mengalami peningkatan lebih dari 90 persen selama periode libur panjang akhir pekan perayaan Hari Raya Waisak 2568 BE.
Direktur Operasi & Portofolio Bisnis InJourney Hospitality M. Ariadevi Hermaini mengatakan, tingkat hunian yang meningkat di hotel-hotel Yogyakarta menjadi bukti bahwa perayaan Hari Raya Waisak di Borobudur berdampak pada sektor pariwisata di sekitarnya.
"Pada momen long weekend perayaan Hari Raya Waisak tahun ini, hotel jaringan HIG region Jogja mengalami peningkatan dengan highest okupansi yaitu The Manohara Hotel Yogyakarta dan Khas Malioboro Hotel. Selain itu, hotel jaringan HIG di region lainnya juga mengalami kenaikan okupansi signifikan, di mana region Bali tingkat hunian mencapai 94 persen," ujar Ariadevi melalui keterangan di Jakarta, Selasa (28/5).
Peningkatan juga terjadi di wilayah Sumatera di mana Hotel Khas Parapat mengalami okupansi tertinggi yakni sebesar 85 persen. Hal serupa juga terjadi di hotel wilayah Nusa Tenggara, Kalimantan dan Sulawesi di mana terjadi peningkatan tingkat hunian yang signifikan.
Berdasarkan data PHRI, terjadi lonjakan okupansi hotel selama libur panjang akhir pekan Hari Raya Waisak untuk periode 23-29 Mei 2024 di Kota Yogyakarta dan Sleman sebesar 90 persen, di kabupaten lainnya mencapai 85 persen.
Peningkatan okupansi di wilayah Yogyakarta ini sangat menggembirakan karena tidak terpusat di kota saja, namun menyebar ke seluruh wilayah.
Selain itu, peningkatan okupansi hotel ini memberikan efek ganda bagi pelaku usaha sekitar, lonjakan jumlah wisatawan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal, seperti kuliner, toko suvenir, layanan transportasi, dan lainnya.
Direktur Utama HIG Rizal R. Kasim menyampaikan, peningkatan tingkat hunian Hotel jaringan HIG tidak lepas dari beragam promo menarik yang ditawarkan, pelayanan yang baik serta fasilitas yang tersedia di masing-masing unit hotel sehingga mampu menarik wisatawan.
"Hal ini menunjukkan meningkatnya preferensi terhadap hotel jaringan HIG di kalangan wisatawan baik domestik maupun internasional yang mencari pengalaman menginap bermakna," ujar Rizal. Ant

 

 

 

NERACA

Jakarta - InJourney Hospitality mengatakan, tingkat hunian hotel-hotel yang dikelola PT Hotel Indonesia Group (HIG) mengalami peningkatan lebih dari 90 persen selama periode libur panjang akhir pekan perayaan Hari Raya Waisak 2568 BE.

Direktur Operasi & Portofolio Bisnis InJourney Hospitality M. Ariadevi Hermaini mengatakan, tingkat hunian yang meningkat di hotel-hotel Yogyakarta menjadi bukti bahwa perayaan Hari Raya Waisak di Borobudur berdampak pada sektor pariwisata di sekitarnya.

"Pada momen long weekend perayaan Hari Raya Waisak tahun ini, hotel jaringan HIG region Jogja mengalami peningkatan dengan highest okupansi yaitu The Manohara Hotel Yogyakarta dan Khas Malioboro Hotel. Selain itu, hotel jaringan HIG di region lainnya juga mengalami kenaikan okupansi signifikan, di mana region Bali tingkat hunian mencapai 94 persen," ujar Ariadevi melalui keterangan di Jakarta, Selasa (28/5).

Peningkatan juga terjadi di wilayah Sumatera di mana Hotel Khas Parapat mengalami okupansi tertinggi yakni sebesar 85 persen. Hal serupa juga terjadi di hotel wilayah Nusa Tenggara, Kalimantan dan Sulawesi di mana terjadi peningkatan tingkat hunian yang signifikan.

Berdasarkan data PHRI, terjadi lonjakan okupansi hotel selama libur panjang akhir pekan Hari Raya Waisak untuk periode 23-29 Mei 2024 di Kota Yogyakarta dan Sleman sebesar 90 persen, di kabupaten lainnya mencapai 85 persen.

Peningkatan okupansi di wilayah Yogyakarta ini sangat menggembirakan karena tidak terpusat di kota saja, namun menyebar ke seluruh wilayah.

Selain itu, peningkatan okupansi hotel ini memberikan efek ganda bagi pelaku usaha sekitar, lonjakan jumlah wisatawan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal, seperti kuliner, toko suvenir, layanan transportasi, dan lainnya.

Direktur Utama HIG Rizal R. Kasim menyampaikan, peningkatan tingkat hunian Hotel jaringan HIG tidak lepas dari beragam promo menarik yang ditawarkan, pelayanan yang baik serta fasilitas yang tersedia di masing-masing unit hotel sehingga mampu menarik wisatawan.

"Hal ini menunjukkan meningkatnya preferensi terhadap hotel jaringan HIG di kalangan wisatawan baik domestik maupun internasional yang mencari pengalaman menginap bermakna," ujar Rizal. Ant

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT

Dana Abadi Perumahan Bisa Kurangi Kawasan Kumuh di Jakarta

  Dana Abadi Perumahan Bisa Kurangi Kawasan Kumuh di Jakarta NERACA Jakarta - Direktur Pembiayaan Perumahan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembiayaan…

Ekonom Ragu Iuran Tapera Dapat Selesaikan

  Ekonom Ragu Iuran Tapera Dapat Selesaikan "Backlog" Perumahan  NERACA Jakarta - Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law…

Bank Mandiri: Livin' KPR Jadi Solusi Rampingkan Proses Pembiayaan KPR

  Bank Mandiri: Livin' KPR Jadi Solusi Rampingkan Proses Pembiayaan KPR  NERACA Jakarta - Direktur Jaringan dan Retail Banking PT…

BERITA LAINNYA DI Hunian

Dana Abadi Perumahan Bisa Kurangi Kawasan Kumuh di Jakarta

  Dana Abadi Perumahan Bisa Kurangi Kawasan Kumuh di Jakarta NERACA Jakarta - Direktur Pembiayaan Perumahan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembiayaan…

Ekonom Ragu Iuran Tapera Dapat Selesaikan

  Ekonom Ragu Iuran Tapera Dapat Selesaikan "Backlog" Perumahan  NERACA Jakarta - Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law…

Bank Mandiri: Livin' KPR Jadi Solusi Rampingkan Proses Pembiayaan KPR

  Bank Mandiri: Livin' KPR Jadi Solusi Rampingkan Proses Pembiayaan KPR  NERACA Jakarta - Direktur Jaringan dan Retail Banking PT…