Sadari Potensi Dunia Digital, Raih Cuan Jutaan dari Jualan Online

 


NERACA

Magetan – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo RI) menyelenggarakan kegiatan Chip In #MakinCakapDigital2024 bertema “Etika Bebas Berpendapat di Dunia Digital”. Kegiatan yang dihadiri beberapa komunitas ini berlangsung di Lapangan Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (19/4).

Survei dari We Are Social dan Kepios 2022 menyebutkan, pengguna internet di Indonesia terus bertambah setiap tahunnya, kini bahkan mencapai 204 juta pengguna atau sudah digunakan oleh 73,7 persen penduduk Indonesia.

Sejumlah 80,1 persen penduduk Indonesia menggunakan internet untuk mencari informasi dan dapat menghabiskan waktu 8 jam 36 menit dalam satu hari menggunakan internet.

Indeks literasi digital Indonesia pada 2023 berada di angka 3,65 dari skala 1-5. Angka ini berada di tingkat sedang, sekaligus menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 3,54. Kegiatan Chip In kali ini menjadi wujud komitmen Kominfo RI mempercepat transformasi digital menuju Indonesia Makin Cakap Digital.

Direktur CV Toserba Pesantren, Mohammad Rofiuddin mengatakan, masyarakat perlu menyadari potensi besar di dunia digital. Individu yang terliterasi digital akan memanfaatkan media sosial untuk menjadi lebih produktif.

“Setop scroll short video, waktunya hasilkan jutaan rupiah dari jualan online,” kata Rofiuddin saat menjadi pembicara kegiatan Chip In Makin Cakap Digital 2024 untuk segmen komunitas di Lapangan Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (19/4).

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan ketika berjualan online. Individu perlu menentukan produk barang atau jasa yang ingin dijual, kemudian pelajari lebih mendalam mengenai produk tersebut. Media sosial pun sekarang ini bisa digunakan untuk memasarkan produk sehingga dapat dikenal lebih luas.

Pegiat Literasi Digital, Mei Sya Ardhi menambahkan, masyarakat juga perlu memahami netiket ketika memulai bisnis online. Netiket yang baik membuat pelanggan maupun partner bisnis lebih percaya. “Ingatlah keberadaan orang lain, selalu memiliki empati ketika berinteraksi di internet. Gunakan bahasa yang sopan,” kata Mei.

Kegiatan chip-in Makin Cakap Digital 2024 merupakan rangkaian program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI. Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital 50 juta masyarakat di Indonesia.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya, yaitu Direktur PT. Mahakarya Grup, Muhajir Sulthonul Aziz, Direktur CV Toserba Pesantren, Mohammad Rofiuddin, dan Pegiat Literasi Digital, Mei Sya Ardhi.

Adapun informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dapat diakses melalui Website literasidigital.id atau akun Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Literasi Digital Kominfo dan YouTube Literasi Digital Kominfo.

BERITA TERKAIT

Anak Usaha SIG Siapkan Separuh Area Pabrik Cilacap Sebagai Hutan Kota

  NERACA Jakarta – Di tengah tantangan perubahan iklim dan semakin mendesaknya upaya pelestarian lingkungan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk…

Kenali Dunia Kerja, SMK-PP Kementan di Banjarbaru Magangkan Siswa ke Iduka

NERACA Banjarbaru - Guna terus menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompeten, produktif dan berdaya saing, Kementerian Pertanian RI…

Kemenkeu : APBN Siap Dukung Penyelesaian Permasalahan Air

    NERACA Jakarta – Kepala Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bobby…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Makro

Anak Usaha SIG Siapkan Separuh Area Pabrik Cilacap Sebagai Hutan Kota

  NERACA Jakarta – Di tengah tantangan perubahan iklim dan semakin mendesaknya upaya pelestarian lingkungan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk…

Kenali Dunia Kerja, SMK-PP Kementan di Banjarbaru Magangkan Siswa ke Iduka

NERACA Banjarbaru - Guna terus menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompeten, produktif dan berdaya saing, Kementerian Pertanian RI…

Kemenkeu : APBN Siap Dukung Penyelesaian Permasalahan Air

    NERACA Jakarta – Kepala Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bobby…