Telkom Bagikan Dividen Rp 16,6 Triliun

NERACA

Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyetujui  pembagian dividen sebesar Rp16,6 triliun atau 80% dari perolehan laba bersih tahun buku 2022. “Dividen perseroan mengalami pertumbuhan sebesar 11,7% dari tahun sebelumnya. Sementara itu, sisa laba bersih sebesar 20% atau Rp4,2 triliun dialokasikan sebagai laba ditahan,”kata Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah di Jakarta,kemarin

Disampaikannya, dividen sebesar Rp167,6 per lembar saham tersebut akan dibayarkan paling lambat pada 5 Juli 2023 bagi pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada penutupan perdagangan 13 Juni 2023. Selain itu, RUSPT juga menyetujui aksi korporasi pemisahan segmen usaha (spin-off) IndiHome ke Telkomsel.

Aksi korporasi yang tergolong sebagai transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.42/2020 ini memerlukan persetujuan pemegang saham independen di mana telah tercapai kuorum dan disetujui mayoritas pemegang saham independen. Pemisahan IndiHome dalam rangka implementasi Fixed Mobile Convergence (FMC) merupakan bagian dari strategi utama perusahaan “Five Bold Moves” yang strategis bagi Telkom dalam mendukung terciptanya inklusi digital melalui peningkatan keandalan konektivitas yang lebih luas dan merata bagi masyarakat. Sinergi antara IndiHome dan Telkomsel yang merupakan pemimpin pasar bisnis broadband diharapkan akan memudahkan masyarakat dalam mengakses beragam layanan digital.

Telkomsel akan memiliki mesin pertumbuhan baru yang akan memperkuat kinerja perusahaan ke depannya. Dari sisi bisnis, integrasi layanan broadband ini diharapkan dapat menjadikan belanja modal (capital expenditure) perusahaan lebih efisien dan mampu menciptakan nilai yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

Sejalan dengan arahan Menteri BUMN, ke depannya Telkomsel akan fokus menjalankan segmen bisnis Business to Customer (B2C), sementara Telkom fokus pada segmen Business to Business (B2B). Potensi pasar yang besar dan masih banyak perusahaan maupun instansi yang memerlukan dukungan digitalisasi menjadi peluang bagi Telkom untuk menjadi pemain besar di segmen bisnis B2B."Kami berterima kasih kepada para pemangku kepentingan atas dukungan kepada Telkom untuk mencapai kinerja terbaik serta mengapresiasi kepercayaan yang senantiasa diberikan, terutama dalam upaya perseroan melakukan transformasi. Persetujuan atas implementasi FMC menjadi penting dalam langkah transformasi perseroan untuk menciptakan nilai yang optimal baik bagi perusahaan, pelanggan, masyarakat, pemegang saham dan pemerintah,”kata Ririek.

Selain itu, lanjutnya,integrasi ini sejalan dengan fokus Telkom untuk menjadi pemain dan pemimpin di pasar bisnis B2B. Kemudian dengan diperolehnya persetujuan pemegang saham independen, maka proses integrasi IndiHome ke Telkomsel diharapkan selesai pada awal kuartal ketiga 2023.

Sepanjang 2022, Telkom membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp147,31 triliun atau tumbuh sebesar 2,9% dibanding periode yang sama tahun lalu. EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp78,99 triliun atau tumbuh 4,3% YoY dengan laba bersih operasi Rp25,86 triliun atau tumbuh 7,7% YoY.

BERITA TERKAIT

Ramaikan Jakarta Fair Kemayoran - Kampung Adira Finance Tawarkan Beragam Promo

Genjot pertumbuhan bisnisnya, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) kembali hadir meramaikan perhelatan Jakarta Fair Kemayoran 2024 yang…

Komisi X Setujui Usulan Anggaran Perpusnas Tahun 2025

Komisi X DPR RI menyetujui pagu indikatif Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) pada RAPBN Tahun Anggaran (TA) 2025 sebesar Rp721…

Jasa Armada Bagikan Dividen Rp118 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM) mengumumkan akan membagikan dividen tahun…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Ramaikan Jakarta Fair Kemayoran - Kampung Adira Finance Tawarkan Beragam Promo

Genjot pertumbuhan bisnisnya, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) kembali hadir meramaikan perhelatan Jakarta Fair Kemayoran 2024 yang…

Komisi X Setujui Usulan Anggaran Perpusnas Tahun 2025

Komisi X DPR RI menyetujui pagu indikatif Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) pada RAPBN Tahun Anggaran (TA) 2025 sebesar Rp721…

Jasa Armada Bagikan Dividen Rp118 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM) mengumumkan akan membagikan dividen tahun…