Kemenkes RI Berikan Award Kota Depok Enam Penghargaan Kesehatan - Dorong Percepatan Pulihkan Ekonomi Daerah:

NERACA

Depok - ‎Pemerintah Kota Depok meraih 6 (Enam) award sebagai penghargaan dalam prestasi kinerja pembangunan untuk masyarakat dalam urusan wajib bidang kesehatan bagi warga Kota Depok. Keberhasian Walikota Depok dan jajarannya dalam pembangunan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Tahun 2022 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) yang diberikan langsung kepada Walikota Depok Dr. KH. Mohammad Idris MA‎ dalam acara resmi di ‎Hotel Discovery Ancol Jakarta jelang akhir tahun 2022 raih prestasi keberhasilan pembangunan bidang kesehatan ini, memiliki potensi sangat potensial dalam mendorong percepatan pemulihan perekonomian daerah Kota Depok.‎ Bahkan, mampu tetap mempertahankan stabilisasi Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) dan tingkat inflasi serta harga bahan pokok pangan di tingkat konsumen yang selalu lebih unggul dari target nasional maupun Provinsi Jabar. Demikian sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Depok, H. Manto Djorgi SH, M.Si di gedung Dibaleka Kota Depok kepada NERACA, akhir pekan kemarin.

Menurut Walikota Mohammad Idris, Pemkot Depok berhasil meraih enam penghargaan bidang kesehatan lingkungan Tahun 2022 pada kategori STBM Award 2022.”Hal ini merupakan  penghargaan atas dukungan semua pihak berbagai elemen masyarakat bersama dinas kesehatan dan dinas terkait lainnya," tuturnya kepada pers saat langsung pada 23 November 2022 lalu.

"Alhamdulillah, Pemkot Depok dapat meraih enam penghargaan bidang kesehatan lingkungan Tahun 2022 kategori STBM Award dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia," tutur Walikota Depok Mohammad Idris bersyukur atas raihan berbagai penghargaan tersebut.

Adapun, lanjutnya, penghargaan yang didapat Kota Depok antara lain kategori Pemenuhan Kebutuhan Sanitasi atau Supply Creation, Penerapan Lima Pilar STBM, Kabupaten atau Kota Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau dikenal juga dengan istilah ODF.

Penghargaan disampaikan juga untuk Ketua Forum Kota Sehat atau FKDS Kota Depok, Bunda Elly Farida pada kategori Natural Leader. ‎Juga, penghargaan kepada Camat Cimanggis Dody Setiawan sebagai kepala desa terbaik dalam upaya mendorong percepatan STBM. Serta Ibu Ecih sebagai sanitarian terbaik.

"Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk mewujudkan Depok sebagai Kota Sehat," ujar Walikota Depok Mohammad Idris yang berharap potensi ini makin mendorong percepatan mewujudkan Kota Depok yang makin maju berbudaya dan sejahtera kehidupan perekonomian warga Depok.

‎Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Dr Mary Liziawati menjelaskan, bahwa STBM merupakan strategi nasional pembangunan sanitasi yang menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan perilaku masyarakat yang higienis dan saniter. 

"Perilaku tersebut dilakukan masyarakat secara mandiri dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya," ujar Kadiskes Kota Depok, 

‎Menurutnya terdapat 5 (lima)  pilar STBM yaitu: 1.‎STOP BABS atau Open Defecation Free (ODF), ‎2.‎ Cuci Tangan Pakai Sabun, ‎3.‎ Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga,‎4.‎ Pengamanan Sampah Rumah Tangga, dan‎ 5.‎ Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga.

Dikatakan, dalam rangka mendorong percepatan sanitasi yang layak dan aman, "Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan memberikan penghargaan kepada Kabupaten/Kota yang dinilai berhasil mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih higienis dan saniter melalui pendekatan STBM," ujar Kadiskes Mary Liziawati. 

Dikemukakan pula oleh Dr. Zakia, Kabid di Dinkes Kota Depok yang akrab dipangil dr. Qiqi, bahwa pada  23 November 2022 telah dilakukan penyerahan penghargaan dari Kementerian Kesehatan beberapa penghargaan diantaranya: ‎1.‎ Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1896/2022 tentang Penganugerahan Tanda Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Tahun 2022. Meliputi: a. ‎Kota ODF (Open Defecation Free) 100%; ‎b. ‎Kota dengan Penerapan 5 (Lima) Pilar STBM ; dan ‎c. ‎Kota dengan Upaya Percepatan ODF dengan Kategori Pemenuhan Kebutuhan Sanitasi/Supply Creation Terbaik.

Selain itu, lanjut dr.Qiqi, berdasarkan surat keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Nomor HK. 02.02/C/5326/2022 tentang Penetapan Penerima Tanda Penghargaan STBM bagi Sanitarian, Kepala Desa dan Natural Leader  terbaik dalam upaya mendorong percepatan STBM tahun 2022: ‎a. ‎Sanitarian  : Ecih Sumiarsih, Amd. Kes (UPTD Puskesmas Pancoran Mas); ‎b. ‎Camat : Drs. Dody Setiawan, M.Si (Camat Cimanggis); dan ‎c. ‎Natural Leader  : Bunda Elly Farida. 

Hal ini adalah penghargaan yang diterima oleh Kota Depok, yaitu: ‎1. ‎Kota ODF 100%; ‎2. ‎Kota dengan Penerapan 5 (Lima) Pilar STBM dan‎ 3.‎ Kota dengan Upaya Percepatan ODF dengan Kategori Pemenuhan Kebutuhan Sanitasi/Supply Creation Terbaik‎. Demikian liputan bahan dan keterangan dari Dinkes dan Diskominfo Kota Depok yang diperoleh NERACA. Dasmir

 

 

BERITA TERKAIT

Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi meraih penghargaan terbaik ke II Kabupaten/Kota dengan kinerja terbaik dalam pelaksanaan aksi konvergensi…

Kota Bandung Buka Layanan Jemput Bola Fasilitasi Izin Usaha

NERACA Kota Bandung - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung, Jawa Barat, memberikan layanan “jemput…

BI dan Perbankan Sumsel Bantu 12 Ribu Bibit Cabai

NERACA Palembang - Bank Indonesia dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah Sumsel serahkan  bantuan 12 ribu batang bibit cabai kepada Pemkot…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi meraih penghargaan terbaik ke II Kabupaten/Kota dengan kinerja terbaik dalam pelaksanaan aksi konvergensi…

Kota Bandung Buka Layanan Jemput Bola Fasilitasi Izin Usaha

NERACA Kota Bandung - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung, Jawa Barat, memberikan layanan “jemput…

BI dan Perbankan Sumsel Bantu 12 Ribu Bibit Cabai

NERACA Palembang - Bank Indonesia dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah Sumsel serahkan  bantuan 12 ribu batang bibit cabai kepada Pemkot…