Kebijakan Vaksin Lansia Bawa IHSG Menguat

NERACA

Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/11) sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat, dipimpin saham-saham dari sektor keuangan. IHSG ditutup menguat 64 poin atau 0,91% ke posisi 7.081,31. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 11,52 poin atau 1,16% ke posisi 1.008,28.

Tim riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, kemarin menjelaskan, pergerakan IHSG dan bursa regional Asia menguat di saat pelaku pasar dan investor terus mencermati perkembangan kondisi demonstrasi akhir-akhir ini. Di tengah tekanan gelombang demonstrasi, pejabat Kesehatan China mengumumkan akan mendorong peningkatan pemberian vaksin Covid-19 untuk lanjut usia.

Pelaku pasar memandang pemberian vaksin pada lanjut usia tersebut merupakan salah satu indikator penting untuk membuka kembali aktivitas ekonomi dalam negeri dan juga untuk memberikan lebih banyak dukungan guna menghidupkan kembali perekonomian. Dibuka melemah, IHSG langsung menguat dan terus bergerak di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam 1,81%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor transportasi & logistik masing-masing turun 0,17% dan 0,13%. Sedangkan delapan sektor meningkat dengan sektor keuangan paling tinggi 1,8%, diikuti sektor esehatan dan sektor barang konsumen primer masing-masing naik 1,2% dan 0,89%.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BBRM, BSBK, AMRT, SLIS, dan KDTN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni GGRM, EMTK, UFOE, GOTO, dan ZATA. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.454.730 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,14 miliar lembar saham senilai Rp26,57 triliun. Sebanyak 265 saham naik, 270 saham menurun, dan 176 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei ditutup melemah 58,85 atau 0,21% ke 27.968,99, Indeks Hang Seng naik 392,55 atau 2,16% ke 18.597,23, Indeks Shanghai meningkat 1,59 poin atau 0,05% ke 3.151,34, dan Indeks Straits Times menguat 1,74 poin atau 0,05% ke 3.278,1.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG dibuka melemah 20,96 poin atau 0,3% ke posisi 6.996,4. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,09 poin atau 0,51% ke posisi 991,67.”Sentimen positif datang dari China di mana tensi ketegangan terkait Covid mereda setelah laporan pemerintah yang menunjukkan penurunan kasus Covid dan kenaikan vaksinasi. Bahkan ada potensi China akan melakukan pelonggaran pembatasan," tulis Tim Riset Surya Fajar Sekuritas dalam kajiannya.
Di sisi lain, pasar akan wait and see menantikan data inflasi November yang akan dirilis besok. Berdasarkan konsensus, inflasi diperkirakan sebesar 5,5% (yoy) pada November, melambat dari 5,71% (yoy) pada Oktober.

BERITA TERKAIT

Dinilai Melanggar UU KPK - Lagi, Bumigas Polisikan Mantan Anggota KPK Pahala Nainggolan

Kuasa hukum PT Bumigas Energi, Khresna Guntarto akan mempolisikan mantan Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan.…

RMK Energy Bidik Laba Bersih Rp 558,6 Miliar

NERACA Jakarta – Meningkatnya permintaan batu bara menjadi sentiment positif bagi emiten pertambangan untuk memacu pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi.…

Kantongi Pinjaman - Transcoal Pacific Bakal Tambah 20 Kapal Baru

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, emiten pelayaran PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI) melalui anak usahanya PT Sentra Makmur Lines…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Dinilai Melanggar UU KPK - Lagi, Bumigas Polisikan Mantan Anggota KPK Pahala Nainggolan

Kuasa hukum PT Bumigas Energi, Khresna Guntarto akan mempolisikan mantan Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan.…

RMK Energy Bidik Laba Bersih Rp 558,6 Miliar

NERACA Jakarta – Meningkatnya permintaan batu bara menjadi sentiment positif bagi emiten pertambangan untuk memacu pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi.…

Kantongi Pinjaman - Transcoal Pacific Bakal Tambah 20 Kapal Baru

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, emiten pelayaran PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI) melalui anak usahanya PT Sentra Makmur Lines…