Adira Finance Pertahakan Target Pembiayaan Baru

Meski dihantui dampak pandemi Covid-19 dan belum adanya kepastian kapan berakhirnya pandemi ini berakhir, tidak membuat target bisnis PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) berubah. Dimana perusahaan pembiayaan ini tetap mempertahankan target pembiayaan baru sebesar Rp 23-24 triliun pada 2021. Sejumlah program disiapkan untuk mendukung proyeksi tersebut, termasuk peran dari kanal pemasaran digital.

Sementara sampai dengan semester I-2021, pembiayaan baru (booking) Adira Finance tumbuh 17,3% year on year (yoy) menjadi Rp 11, 8 triliun. Di sisi lain, piutang yang dikelola perusahaan masih tercatat menurun sebesar 18,1% (yoy) menjadi Rp 41,3 triliun. Dengan rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) relatif dijaga baik di level 2,8%.

Direktur Penjualan Pelayanan & Distribusi Adira Finance, Niko Kurniawan mengatakan, pencapaian kinerja sepanjang paruh pertama itu didukung sejumlah indikator perekonomian yang tumbuh positif. Tapi pencapaian itu mesti terhambat dengan adanya peningkatan kasus penularan Covid-19 dan penerapan pembatasan sosial pada awal semester II-2021.”Ada hubungan antara perbaikan ekonomi dan daya beli yang membaik dengan kinerja Adira Finance karena dealer bisa menjual lebih banyak. Di Adira FInance, penjualan kami (Juli 2021) meningkat 25,5% (yoy) menjadi Rp 13,7 triliun. Meski begitu, perekonomian belum sepenuhnya membaik," ujarnya dalam media gathering di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut, dia memaparkan, sampai Juni 2021 pihaknya telah melakukan restrukturisasi pembiayaan mencapai Rp 19 triliun kepada sekitar 831 ribu kontrak. Jumlah itu mewakili 36% dari piutang pembiayaan yang dikelola per Februari 2021. Namun demikian, lebih dari 80% portofolio pembiayaan yang direstrukturisasi telah membayarkan angsurannya kembali."Kami masih optimis terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, kami tidak merevisi target ke atas, tapi juga tidak merevisi target ke bawah. Walaupun ada PPKM dan pambatasan lain itu kami tidak merevisi target. Kami yakin target ini masih bisa dihadapi, kebijakan pemerintah sudah mulai melihat keseimbangan," ujar Niko.

Niko menambahkan, sejumlah strategi telah disiapkan untuk bisa mencapai target pembiayaan di tahun ini, mulai dari pemasaran lewat kanal digital hingga pameran virtual yang bakal diselenggarakan kembali pada tahun ini. Berikutnya adalah melakukan kampanye penjualan bersama pihak dealer, baik produk otomotif maupun non otomotif seperti dana tunai secara langsung di wilayah-wilayah tertentu.

Kemudian dalam rangka memberikan apresiasi kepada pelanggan setianya yang tetap membayarkan angsuran tepat waktu, lanjut Niko, perseroan kembali mengelar program Harinya Cicilan Lunas (Harcilnas) yakni undian berhadiah pelunasan angsuran. Program tersebut dapat diikuti semua pelanggan aktif Adira Finance dengan cara menukarkan adirapoin dengan kupon undian pada aplikasi adiraku. "Melalui program Harcilnas 2021, dimana pelanggan yang beruntung akan mendapatkan hadiah undian berupa pelunasan sisa cicilan atau pelunasan cicilan 1 bulan, kami mengapresiasi para pelanggan yang tetap berkomitmen memenuhi kewajibannya di tengah kondisi pandemi. Kami berharap hal ini dapat memotivasi mereka untuk tetap setia memilih solusi pembiayaan melalui Adira Finance," kata dia.

Pelanggan yang telah terdaftar pada program itu berkesempatan mendapatkan hadiah utama berupa pelunasan seluruh sisa cicilan untuk 31 pemenang. Selain itu, tersedia juga hadiah hiburan berupa pelunasan 1 bulan cicilan untuk 310 pemenang. Pelanggan dapat menukarkan 500 adirapoin yang dimiliki di aplikasi adiraku, dengan satu kupon Undian Harcilnas.

Periode penukaran dapat dilakukan mulai 1 Agustus sampai dengan 30 November 2021. Setiap pelanggan boleh menukarkan lebih dari satu kupon undian. Pengundian akan dilakukan Desember 2021 dan pemenang akan diumumkan di website resmi Adira Finance www.adira.co.id dan aplikasi adiraku.

 

 

BERITA TERKAIT

Berkat Kemampuan Beradaptasi - Fanasitsme dan Eksistensi Vespa Tak Tergantikan di Pasar

Kehadiran Vespa bagi Yanto (65) bapak empat anak dan kakek dari lima cucu ini bukanlah sekedar kendaraan roda dua biasa…

Berkat Pojok Otomotif Lazada - Lapak Dagangan UMKM Laris Manis Tanjung Kimpul

Pandemi Covid-19 tidak hanya bicara soal pentingya kesehatan tetapi dampaknya terhadap sosial ekonomi. Cepatnya penyebaran virus corona, memaksa beberapa negara…

Menyongsong Energi Bersih Dengan Elektrifikasi Transportasi

“Jakarta terasa puncak, udaranya segar dan masih bersih jam 9 pagi. Padahal kalau normalnya, jam 8 saja sudah terasa polusi…

BERITA LAINNYA DI Otomotif

Berkat Kemampuan Beradaptasi - Fanasitsme dan Eksistensi Vespa Tak Tergantikan di Pasar

Kehadiran Vespa bagi Yanto (65) bapak empat anak dan kakek dari lima cucu ini bukanlah sekedar kendaraan roda dua biasa…

Berkat Pojok Otomotif Lazada - Lapak Dagangan UMKM Laris Manis Tanjung Kimpul

Pandemi Covid-19 tidak hanya bicara soal pentingya kesehatan tetapi dampaknya terhadap sosial ekonomi. Cepatnya penyebaran virus corona, memaksa beberapa negara…

Menyongsong Energi Bersih Dengan Elektrifikasi Transportasi

“Jakarta terasa puncak, udaranya segar dan masih bersih jam 9 pagi. Padahal kalau normalnya, jam 8 saja sudah terasa polusi…