Ditopang Sektor Logistik - Zebra Nusantara Bidik Laba Tumbuh 30%

NERACA

Jakarta – Setelah resmi mengakuisisi PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA), PT Dos Ni Roha (DNR) atau DNR Corporation akan memacu pertumbuhan bisnis dengan menargetkan laba sebesar 30% tahun ini. Target itu akan ikut dikontribusi sektor non distribusi seperti logistik dan teknologi informasi yang berada di bawah naungan DNR.

Presiden Direktur Zebra Nusantara Rudy Tanoesoedibjo mengatakan, sepanjang tahun 2020, DNR mencetak laba komprehensif sekitar Rp 287 miliar dengan laba operasi Rp 136 miliar lalu ekuitas Rp 1,06 miliar. ”Target naik 30% dari laba operasi, kontribusinya datang dari non distribusi, termasuk dari online,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Diketahui Zebra Nusantara mendapatkan notasi khusus (notasi E) dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena memiliki ekuitas negatif. ”Setelah nantinya terkonsolidasi (DNR-ZBRA), maka sudah pasti Ekuitas ZBRA sudah tidak lagi negatif lagi,” imbuh dia.

Ditambahkannya, saat ini DNR yang nantinya akan dikelola oleh ZBRA memiliki aset yang cukup besar pada sektor distribusi. Meski demikian, tingkat profitabilitasnya belum optimal. "Ini adalah sektor bisnis yang potensial jika kami masuk lebih cepat. Ini juga merupakan upaya kami dalam mengurangi biaya logistik di Indonesia yang kerap menjadi halangan. Apalagi, kami punya kekayaan di jaringan dan infrastruktur yang tersebar di seluruh Tanah Air, dari Aceh sampai Papua. Berbekal dengan itu, kami optimis akan menjadi perusahaan besar yang dapat menopang jaringan distribusi secara nasional serta bisnis logistik yang terintegrasi dalam satu perusahaan,” ungkapnya.

Kedepan, ZBRA, jelas Rudy ingin mengembangkan konsep bisnis integrated end-to-end supply chain solution lewat DNR bersama dengan unit usaha dibawahnya yaitu DNR Distribution, iStoreiSend Indonesia (SSI), MTG, DPORT, dan juga BIG. "Melalui salah satu anak usaha yakni MTG, kami akan menyediakan layanan logistik yakni jasa pergudangan dan freight forwarding. Kemudian melalui Ipanganan.com, kami menyajikan serta melayani pengiriman berbagai kebutuhan sembako, ada lagi Digital Transportasi (DPORT) yang akan membantu jasa pengiriman supaya lebih efisien, dan masih banyak lagi bisnis perusahaan yang akan berkontribusi nantinyanya terhadap kinerja Zebra,” jelas dia.

Sementara itu, dalam RUPST dan RUPSLB diputuskan bahwa mantan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Robert Pakpahan ditunjuk menjadi Komisaris Utama dan Independen Zebra Nusantara.Selain itu pada dua kursi komisaris diisi oleh Julie Tanoesoedibjo dan Komjen.Pol. (Purn) Dwi Priyatno. Sementara itu, posisi Presiden Direktur diisi oleh Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo atau Rudy Tanoe yang merupakan kakak Harry Tanoesoedibjo.

Selanjutnya, Gary Tanoesoedibjo dan Paulus Lo melengkapi susunan direksi. Selain itu, rapat juga membahas persetujuan atas rencana penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue kepada pemegang saham yang akan dilakukan oleh perseroan (PMHETD).

 

BERITA TERKAIT

Gandeng Mitra Strategis - Multipolar Technology Perkuat Bisnis Data Center

NERACA Jakarta – Pesatnya pertumbuhan digital di era pandemi saat ini membawa berkah tersendiri bagi bisnis layanan data center yang…

Siapkan Capex Rp 50 Miliar - Mulia Boga Raya Kembangkan Produk Baru

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis dobel digit, PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) sudah menyiapkan sejumlah strategi dengan lebih…

Bidik Tambahan Laba Rp 600 Miliar - Triniti Properti Garap Dua Proyek di Lampung

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis, emiten properti PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) terus mengembangkan ekspansi bisnisnya. Teranyar bekerjasama…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Gandeng Mitra Strategis - Multipolar Technology Perkuat Bisnis Data Center

NERACA Jakarta – Pesatnya pertumbuhan digital di era pandemi saat ini membawa berkah tersendiri bagi bisnis layanan data center yang…

Siapkan Capex Rp 50 Miliar - Mulia Boga Raya Kembangkan Produk Baru

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis dobel digit, PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) sudah menyiapkan sejumlah strategi dengan lebih…

Bidik Tambahan Laba Rp 600 Miliar - Triniti Properti Garap Dua Proyek di Lampung

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis, emiten properti PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) terus mengembangkan ekspansi bisnisnya. Teranyar bekerjasama…