Penjualan Tiga Raksa Satria Turun 5,2%

Di kuartal tiga 2020, PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) membukukan penjualan bersih sebesar Rp 9,74 triliun atau turun 5,2% secara tahunan. Sebaliknya laba bersih menguat 14,8% secara tahunan menjadi Rp 360,6 miliar di kuartal tiga. Syahrizal Sabir, Head of Legal & Corporate Secretary mengatakan, adanya pandemi Covid-19 tahun ini menjadi tantangan bagi perseroan. Apalagi, penjualan turun lantaran divisi digital platform mengalami penurunan hingga 66% secara tahunan menjadi Rp 702,14 miliar saja di kuartal ketiga tahun ini. Adapun produk yang disalurkan divisi tersebut ialah buku pendidikan. “Untuk mengantisipasinya, maka kami pangkas biaya-biaya terkait divisi tersebut sehingga meminimalisir impact pada laba," ujarnya dalam paparan publik virtual di Jakarta, pekan lalu.

Dirinya juga menyampaikan, perseroan terus berupa memperkuat kinerja di tengah pandemi saat ini. Oleh sebab itu, fokus perusahaan adalah memaksimalkan produktivitas dan efisiensi di segala bidang. Bahkan anggaran belanja modal (capex) tahun ini hanya berkisar rp 19,04 miliar yang diserap untuk keperluan maintenance.

Perseroan menyebutkan, keempat divisi bisnis TGKA lainnya seperti consumer goods, manufacturing service, smart family, dan tabung gas tetap mengalami pertumbuhan di kuartal ketiga tahun ini. Beberapa rinciannya, untuk divisi consumer goods menjadi penyumbang utama bisnis perseroan dengan kontribusi 84,7% dari total revenua di sembilan bulan pertama tahun ini. Kenaikan penjualannya mencapai 10% secara tahunan menjadi Rp 8,25 triliun di triwulan ketiga 2020.

Sedangkan pertumbuhan yang cukup tinggi diraih dari divisi manufacturing service dan penjualan tabung gas, masing-masing bertumbuh 14% dan 11% secara tahunan di periode kuartal ketiga tahun ini. Mengenai target sampai akhir tahun, manajemen mengakui belum dapat membeberkannya terlebih dahulu.

BERITA TERKAIT

Saham Alfa Energi Kembali Diperdagangkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan membuka kembali penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE)…

Pasca Gempa, Layanan Telkom Tetap Beroperasi

Pasca gempa yang terjadi di wilayah Manjene dan Mamuju, Sulawesi Barat pada akhir pekan kemarin, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk…

Pengimpunan Dana Ditaksir Rp 180 Triliun

Seiring dengan pemulihan ekonomi nasional dan dimulainya program vaksin Covid-19, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi penghimpunan dana di pasar modal…

BERITA LAINNYA DI

Saham Alfa Energi Kembali Diperdagangkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan membuka kembali penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE)…

Pasca Gempa, Layanan Telkom Tetap Beroperasi

Pasca gempa yang terjadi di wilayah Manjene dan Mamuju, Sulawesi Barat pada akhir pekan kemarin, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk…

Pengimpunan Dana Ditaksir Rp 180 Triliun

Seiring dengan pemulihan ekonomi nasional dan dimulainya program vaksin Covid-19, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi penghimpunan dana di pasar modal…